
| Judul | ANALISIS PERAN GOVERNMENT CHIEF INFORMATION OFFICER (GCIO) PADA DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, STATISTIK DAN PERSANDIAN KABUPATEN KARIMUN : - / Adelia Nurunnisa |
| Pengarang | Adelia Nurunnisa Frans Dione |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 14 :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Administrasi Publik |
| Abstrak | (Berisi background yang melatarbelakangi penelitian). Penulis berfokus pada permasalahan yang masih banyaknya ditemukan beberapa pembangunan TIK yang kurang berhasil. Beberapa indikasi kurang berhasilnya penerapan TIK selain masalah SDM, masalah kepemimpinan yang mengelola teknologi informasi di organisasi juga masih sangat lemah.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan serta menganalisis Peran Government Chief Information Officer (GCIO) pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Karimun. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dari GCIO pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Karimun sudah terlaksana dengan baik namun perlu dimaksimalkan kembali, dibuktikan dengan keenam peran dari teori peran GCIO yang masih adanya hambatan seperti kurangnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, PPID Pembantu sebagai pendukung dalam penyediaan pelayanan informasi yang masih kurang aktif, dan sosialisasi serta pelatihan yang belum terlaksana secara efektif. Kesimpulan: Peran Government Chief Information Officer (GCIO) pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Karimun sudah terlaksana dengan baik dan tentunya perlu dimaksimalkan dan ditingkatkan mengingat TIK yang selalu berkembang setiap saatnya. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12489 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 05921/IPDN/2023 | 351.598 143 2 ADE a | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193693 | ||
| 005 | 20260209092914 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000777 |
| 082 | # | # | $a 351.598 143 2 |
| 084 | # | # | $a 351.598 143 2 ADE a |
| 100 | 0 | # | $a Adelia Nurunnisa |
| 245 | 1 | # | $a ANALISIS PERAN GOVERNMENT CHIEF INFORMATION OFFICER (GCIO) PADA DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, STATISTIK DAN PERSANDIAN KABUPATEN KARIMUN : $b - /$c Adelia Nurunnisa |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 14 : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a (Berisi background yang melatarbelakangi penelitian). Penulis berfokus pada permasalahan yang masih banyaknya ditemukan beberapa pembangunan TIK yang kurang berhasil. Beberapa indikasi kurang berhasilnya penerapan TIK selain masalah SDM, masalah kepemimpinan yang mengelola teknologi informasi di organisasi juga masih sangat lemah.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan serta menganalisis Peran Government Chief Information Officer (GCIO) pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Karimun. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dari GCIO pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Karimun sudah terlaksana dengan baik namun perlu dimaksimalkan kembali, dibuktikan dengan keenam peran dari teori peran GCIO yang masih adanya hambatan seperti kurangnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, PPID Pembantu sebagai pendukung dalam penyediaan pelayanan informasi yang masih kurang aktif, dan sosialisasi serta pelatihan yang belum terlaksana secara efektif. Kesimpulan: Peran Government Chief Information Officer (GCIO) pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Karimun sudah terlaksana dengan baik dan tentunya perlu dimaksimalkan dan ditingkatkan mengingat TIK yang selalu berkembang setiap saatnya. |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi Publik |
| 700 | 0 | # | $a Frans Dione |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12489 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :