Cite This        Tampung        Export Record
Judul KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI PERIZINAN NON BERUSAHA MELALUI SICANTIK DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN DHARMASRAYA / HARAHAP, CHINDY FEBRIRA
Pengarang HARAHAP, CHINDY FEBRIRA
Sampara Lukman
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 12 hlm :Ilust ;--
ISBN -
Subjek Kualitas Pelayanan
Abstrak Permasalahan (GAP): Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu untuk Publik atau biasa disebut SICANTIK berupa sistem cloud untuk layanan perizinan non-berusaha dan non-perizinan yang dapat digunakan oleh instansi pemerintah secara gratis. Terkhususnya di Kabupaten Dharmasraya 2 SICANTIK digunakan untuk mempermudah Masyarakat dalam pembuatan surat tenaga Kesehatan dan surat izin penelitian. Tujuan: Tujuan dari penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan kualitas pelayanan administrasi perizinan non berusaha melalui SICANTIK, hambatan, dan upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik anaIisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 indikator yang digunakan untuk mengetahui kualitas pelayanan hanya terdapat 12 indikator yang memenuhi standar kualitas pelayanan. Sedangkan hambatannya belum seluruhnya masyarakat mengetahui aplikasi pelayanan ini, kurangnya sarana dan prasarana, aplikasi yang belum sempurna, dan kualitas sumber daya manusia yang masih kurang. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Dharmasraya untuk mengatasi hambatan adalah dengan melaksanakan sosialisasi secara kontinu, menambah sarana dan prasarana, mengirimkan perwakilan di setiap kantor desa atau kelurahan, serta memberikan pelatihan secara bertahap untuk para pegawai. Kesimpulan: Kesimpulannya, Kualitas Pelayanan administrasi perizinan non berusaha melalui SICANTIK di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Dharmasraya sudah dapat dinilai baik. Namun, terdapat beberapa hambatan yang harus diselesaikan
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18852

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04970/IPDN/2024 352.385 981 332 HAR k Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193718
005 20260209100133
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000802
082 # # $a 352.385 981 332
084 # # $a 352.385 981 332 HAR k
100 0 # $a HARAHAP, CHINDY FEBRIRA
245 1 # $a KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI PERIZINAN NON BERUSAHA MELALUI SICANTIK DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN DHARMASRAYA /$c HARAHAP, CHINDY FEBRIRA
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 12 hlm : $b Ilust ; $c -$e -
520 # # $a Permasalahan (GAP): Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu untuk Publik atau biasa disebut SICANTIK berupa sistem cloud untuk layanan perizinan non-berusaha dan non-perizinan yang dapat digunakan oleh instansi pemerintah secara gratis. Terkhususnya di Kabupaten Dharmasraya 2 SICANTIK digunakan untuk mempermudah Masyarakat dalam pembuatan surat tenaga Kesehatan dan surat izin penelitian. Tujuan: Tujuan dari penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan kualitas pelayanan administrasi perizinan non berusaha melalui SICANTIK, hambatan, dan upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik anaIisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 indikator yang digunakan untuk mengetahui kualitas pelayanan hanya terdapat 12 indikator yang memenuhi standar kualitas pelayanan. Sedangkan hambatannya belum seluruhnya masyarakat mengetahui aplikasi pelayanan ini, kurangnya sarana dan prasarana, aplikasi yang belum sempurna, dan kualitas sumber daya manusia yang masih kurang. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Dharmasraya untuk mengatasi hambatan adalah dengan melaksanakan sosialisasi secara kontinu, menambah sarana dan prasarana, mengirimkan perwakilan di setiap kantor desa atau kelurahan, serta memberikan pelatihan secara bertahap untuk para pegawai. Kesimpulan: Kesimpulannya, Kualitas Pelayanan administrasi perizinan non berusaha melalui SICANTIK di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Dharmasraya sudah dapat dinilai baik. Namun, terdapat beberapa hambatan yang harus diselesaikan
650 # 4 $a Kualitas Pelayanan
700 0 # $a Sampara Lukman
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18852
Content Unduh katalog