Cite This        Tampung        Export Record
Judul FUNGSI PENGAWASAN DALAM PELAKSANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN MUARA ENIM PROVINSI SUMATERA SELATAN / MARISCHO IFAN TRIO
Pengarang MARISCHO IFAN TRIO
Ninuk Triyanti
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 20 hlm :Ilust ;--
ISBN -
Subjek Lingkungan Hidup
Abstrak Banyaknya tumpukan sampah belum terkelola secara maksimal oleh pihak ketiga menyebabkan terganggunya kebersihan dan ketentraman lingkungan masyarakat sedangkan sudah jelas diterangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah pasal 23 yang menjelaskan mengenai kewajiban pihak pengelola sampah.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan fungsi Pengawasan dalam pengelolaan sampah dan untuk mendeksripsikan faktor penghambat serta upaya yang dilakukan dalam melaksanakan fungsi pengawasan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah. Metode: Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dilakukan keabsahaan data yang diperoleh dengan triangulasi serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Fungsi pengawasan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah ini belum berjalan dengan optimal dikarenakan ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan pengelolaan sampah, permasalahan yang dalam pelaksanaan pengelolaan sampah di beberapa area rawan sampah yang sulit dijangkau oleh petugas pengawas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim. Hal tersebut dapat dilihat dari data persentase produksi samaph yang setiap tahunnya mengalami peningkatan.Dalam pelaksanaan fungsi ini, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim menemukan beberapa penghambat berupa keterbatasan sumber daya, kurangnya anggaran, minimnya kesadaran masyarakt serta lahan TPA yang kurang memadai sehingga mesti dilakukan upaya lebih lanjut dalam bentuk, Melakukan Sosialisasi dan pembinaan, Melengkapi sarana dan prasarana Dinas Lingkungan Hidup dan Melaksanakan koordinasi terkait perluasan lahan TPA yang dapat menampung produksi sampah untuk mengatasi hambatan fungsi pengawasan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah di Kabupaten Muara Enim. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini mampu disimpulkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim sudah melakukan pengawasan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah, akan tetapi dalam pelaksanaannya ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam pengelolaan sampah
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14678

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05926/IPDN/2023 577. 598 161 42 MAR f Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193747
005 20260209011332
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000831
082 # # $a 577. 598 161 42
084 # # $a 577. 598 161 42 MAR f
100 0 # $a MARISCHO IFAN TRIO
245 1 # $a FUNGSI PENGAWASAN DALAM PELAKSANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN MUARA ENIM PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c MARISCHO IFAN TRIO
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 20 hlm : $b Ilust ; $c -$e -
520 # # $a Banyaknya tumpukan sampah belum terkelola secara maksimal oleh pihak ketiga menyebabkan terganggunya kebersihan dan ketentraman lingkungan masyarakat sedangkan sudah jelas diterangkan dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah pasal 23 yang menjelaskan mengenai kewajiban pihak pengelola sampah.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan fungsi Pengawasan dalam pengelolaan sampah dan untuk mendeksripsikan faktor penghambat serta upaya yang dilakukan dalam melaksanakan fungsi pengawasan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah. Metode: Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dilakukan keabsahaan data yang diperoleh dengan triangulasi serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Fungsi pengawasan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah ini belum berjalan dengan optimal dikarenakan ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan pengelolaan sampah, permasalahan yang dalam pelaksanaan pengelolaan sampah di beberapa area rawan sampah yang sulit dijangkau oleh petugas pengawas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim. Hal tersebut dapat dilihat dari data persentase produksi samaph yang setiap tahunnya mengalami peningkatan.Dalam pelaksanaan fungsi ini, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim menemukan beberapa penghambat berupa keterbatasan sumber daya, kurangnya anggaran, minimnya kesadaran masyarakt serta lahan TPA yang kurang memadai sehingga mesti dilakukan upaya lebih lanjut dalam bentuk, Melakukan Sosialisasi dan pembinaan, Melengkapi sarana dan prasarana Dinas Lingkungan Hidup dan Melaksanakan koordinasi terkait perluasan lahan TPA yang dapat menampung produksi sampah untuk mengatasi hambatan fungsi pengawasan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah di Kabupaten Muara Enim. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini mampu disimpulkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muara Enim sudah melakukan pengawasan dalam pelaksanaan pengelolaan sampah, akan tetapi dalam pelaksanaannya ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam pengelolaan sampah
650 # 4 $a Lingkungan Hidup
700 0 # $a Ninuk Triyanti
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14678
Content Unduh katalog