Cite This        Tampung        Export Record
Judul MITIGASI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN OLEH SATUN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH PROVINSI LAMPUNG : - / Muhammad Sultan Habib
Pengarang Muhammad Sultan Habib
Bertha Lubis
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 19 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Kerusakan Hutan
Abstrak Setiap tahun bencana kebakaran hutan dan lahan selalu terjadi di Indonesia. Musim kemarau panjang kali ini membuat bencana kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kian mengkhawatirkan. Beberapa provinsi telah menetapkan status siaga nya terhadap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia. Penetapan status siaga bencana ini tidak terlepas dari potensi meluasnya karhutla sebagai dampak kemarau panjang yang membuat intensitas curah hujan menurun dan menimbulkan titik api atau hotspot. Penetapan status siaga dan tanggap darurat ini tidak terlepas dari kian mengkhawatirkannya bencana karhutla. Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman serius bagi lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Kabupaten Lampung Tengah merupakan kabupaten kedua yang hutan dan lahannya tergolong berisiko paling tinggi. Hal ini tentunya menjadi catatan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk mengatasi tingkat kebakaran hutan dan lahan yang semakin lama semakin meningkat grafiknya. Tujuan: Proses mitigasi kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran merupakan suatu tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran telah melakukan proses mitigasi kebakaran dengan cukup baik. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti kurang nya sumber daya manusia yang memadai dan kurang nya fasilitas yang bisa mendukung proses mitigasi bencana. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satpol PP dan Pemadam Kebakaran telah berperan aktif dalam melakukan mitigasi kebakaran dengan berpedoman pada teori mitigasi kebalaran. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan sumber daya dan faktor yang lainya.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17633

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04985/IPDN/2024 634.965 981 8 MUH m Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193794
005 20260210085123
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000878
082 # # $a 634.965 981 8
084 # # $a 634.965 981 8 MUH m
100 0 # $a Muhammad Sultan Habib
245 1 # $a MITIGASI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN OLEH SATUN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH PROVINSI LAMPUNG : $b - /$c Muhammad Sultan Habib
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 19 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Setiap tahun bencana kebakaran hutan dan lahan selalu terjadi di Indonesia. Musim kemarau panjang kali ini membuat bencana kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kian mengkhawatirkan. Beberapa provinsi telah menetapkan status siaga nya terhadap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia. Penetapan status siaga bencana ini tidak terlepas dari potensi meluasnya karhutla sebagai dampak kemarau panjang yang membuat intensitas curah hujan menurun dan menimbulkan titik api atau hotspot. Penetapan status siaga dan tanggap darurat ini tidak terlepas dari kian mengkhawatirkannya bencana karhutla. Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman serius bagi lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Kabupaten Lampung Tengah merupakan kabupaten kedua yang hutan dan lahannya tergolong berisiko paling tinggi. Hal ini tentunya menjadi catatan bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk mengatasi tingkat kebakaran hutan dan lahan yang semakin lama semakin meningkat grafiknya. Tujuan: Proses mitigasi kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran merupakan suatu tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran telah melakukan proses mitigasi kebakaran dengan cukup baik. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti kurang nya sumber daya manusia yang memadai dan kurang nya fasilitas yang bisa mendukung proses mitigasi bencana. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satpol PP dan Pemadam Kebakaran telah berperan aktif dalam melakukan mitigasi kebakaran dengan berpedoman pada teori mitigasi kebalaran. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan sumber daya dan faktor yang lainya.
650 # 4 $a Kerusakan Hutan
700 0 # $a Bertha Lubis
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17633
Content Unduh katalog