
| Judul | KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH TERHADAP BENCANA BANJIR DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU : - / Anisa Nevi Herdiana |
| Pengarang | Anisa Nevi Herdiana . Ilham |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 17 :Ilust. ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | penanggulangan banjir |
| Abstrak | Banjir merupakan suatu peristiwa meluapnya air dari batas tebing sungai dalam jangka waktu relatif pendek atau suatu peristiwa menggenangnya air di permukaan tanah sampai melebihi batas waktu tertentu yang mengakibatkan kerugian. Banjir juga terjadi hampir setiap tahun, dari yang berskala kecil hingga yang berskala besar. Bencana banjir disebabkan oleh beberapa faktor salah seperti letak geografis, curah hujan yang tinggi, masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sejalan dengan mengevaluasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai pendukung penanggulangan bencana dari Pemerintah Daerah dalam meningkatkan efektivitas perencanaan penanggulangan bencana banjir yang akan terjadi di Kota Bengkulu. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah terhadap bencana banjir, faktor-faktor yang menghambatnya, dan upaya pendukung yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan bencana banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang berlokasi di Kota Bengkulu. Metode: Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, teknik accidental dan, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penelitian menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu menghadapi beberapa hambatan dalam menangani bencana banjir termasuk kurangnya sarana prasarana, kurangnya anggaran, dan perlu ditingkatkan lagi untuk sumber daya manusia dalam menangani bencana banjir maka akan semakin siap dalam bertindak cepat, tepat serta efektif dan efisien. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan BPBD dalam mengatasi permasalahan dan hambatan yang ada seperti melaksanakan program pelatihan simulasi kebencanaan dan menyediakan sarana dan prasarana yang sudah rusak, serta Tim Reaksi Cepat terhadap bencana banjir di Kota Bengkulu |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17071 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04991/IPDN/2024 | 627.459 817 ANI k | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193801 | ||
| 005 | 20260210090425 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000885 |
| 082 | # | # | $a 627.459 817 |
| 084 | # | # | $a 627.459 817 ANI k |
| 100 | 0 | # | $a Anisa Nevi Herdiana |
| 245 | 1 | # | $a KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH TERHADAP BENCANA BANJIR DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU : $b - /$c Anisa Nevi Herdiana |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 17 : $b Ilust. ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Banjir merupakan suatu peristiwa meluapnya air dari batas tebing sungai dalam jangka waktu relatif pendek atau suatu peristiwa menggenangnya air di permukaan tanah sampai melebihi batas waktu tertentu yang mengakibatkan kerugian. Banjir juga terjadi hampir setiap tahun, dari yang berskala kecil hingga yang berskala besar. Bencana banjir disebabkan oleh beberapa faktor salah seperti letak geografis, curah hujan yang tinggi, masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sejalan dengan mengevaluasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai pendukung penanggulangan bencana dari Pemerintah Daerah dalam meningkatkan efektivitas perencanaan penanggulangan bencana banjir yang akan terjadi di Kota Bengkulu. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah terhadap bencana banjir, faktor-faktor yang menghambatnya, dan upaya pendukung yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan bencana banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang berlokasi di Kota Bengkulu. Metode: Dalam penelitian ini digunakan pendekatan yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Penentuan informan dan responden dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, teknik accidental dan, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Penelitian menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu menghadapi beberapa hambatan dalam menangani bencana banjir termasuk kurangnya sarana prasarana, kurangnya anggaran, dan perlu ditingkatkan lagi untuk sumber daya manusia dalam menangani bencana banjir maka akan semakin siap dalam bertindak cepat, tepat serta efektif dan efisien. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan BPBD dalam mengatasi permasalahan dan hambatan yang ada seperti melaksanakan program pelatihan simulasi kebencanaan dan menyediakan sarana dan prasarana yang sudah rusak, serta Tim Reaksi Cepat terhadap bencana banjir di Kota Bengkulu |
| 650 | # | 4 | $a penanggulangan banjir |
| 700 | 0 | # | $a . Ilham |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17071 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :