Cite This        Tampung        Export Record
Judul MANAJEMEN LOGISTIK BAGI KORBAN BENCANA BANJIR DIKABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN : - / A.Inayah Ainun Fajriyah
Pengarang A.Inayah Ainun Fajriyah
-
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 13 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Bantuan bencana
Abstrak Banyaknya masalah Kesehatan yang muncul merupakan bukti salah satu dampak bencana yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat. Pasca evakuasi, bencana berpotensi menimbulkan masalah Kesehatan yang sebenarnya disebabkan oleh masalah di daerah atau sektor lain., Pada tahap pasca bencana, penyaluran bantuan merupakan hal yang sangat penting yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan dengan manajerial yang baik oleh Pemerintah Daerah guna menunjang kelangsungan hidup para warga yang terdampak banjir. Warga yang kehilangan harta benda tentu saja menggantungkan hidupnya pada bantuan dari pemerintah tersebut karena kondisi yang masih belum normal sehingga belum memungkinkan terselenggaranya aktivitas masyarakat yang produktif untuk menghidupi kehidupannya masing-masing (Iskaputri et al., 2020) Namun, dalam proses penyaluran bantuan ada beberapa hambatan akibat dari terbenturnya kewajiban antara pemberi bantuan dan penerima bantuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis pengelolaan logistik terhadap korban bencana banjir bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Bone, faktor penghambatnya dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan dasar teori Manajemen yang dikemukakan oleh George R. Tery (1976). Teori Manajemen mempunyai 4 (empat) dimensi pelaksanaan yang terdiri dari Planning, Organizing, Actuating dan Controlling.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif untuk menjelaskan objek penelitian berdasarakan fakta dilapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen logistik bagi korban bencana banjir oleh BPBD di Kabupaten Bone sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan aspek Planning, Organizing, Actuating dan Controlling. Kesimpulan: Adapun faktor yang menghambat manajemen berupa masalah internal yang tidak terlalu dominan dan dapat diatasi secara bertahap. Adapun saran yang diberikan oleh peneliti adalah tetap pertahankan apa yang sudah baik dan terus meningkatkan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pegawai dalam menunjang proses manajemen logistik agar dapat memberikan hasil kerja yang maksimal.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17450

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04995/IPDN/2024 363.348 598 47 A.I m Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193806
005 20260210090848
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000890
082 # # $a 363.348 598 47
084 # # $a 363.348 598 47 A.I m
100 0 # $a A.Inayah Ainun Fajriyah
245 1 # $a MANAJEMEN LOGISTIK BAGI KORBAN BENCANA BANJIR DIKABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN : $b - /$c A.Inayah Ainun Fajriyah
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 13 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Banyaknya masalah Kesehatan yang muncul merupakan bukti salah satu dampak bencana yang dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat. Pasca evakuasi, bencana berpotensi menimbulkan masalah Kesehatan yang sebenarnya disebabkan oleh masalah di daerah atau sektor lain., Pada tahap pasca bencana, penyaluran bantuan merupakan hal yang sangat penting yang harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan dengan manajerial yang baik oleh Pemerintah Daerah guna menunjang kelangsungan hidup para warga yang terdampak banjir. Warga yang kehilangan harta benda tentu saja menggantungkan hidupnya pada bantuan dari pemerintah tersebut karena kondisi yang masih belum normal sehingga belum memungkinkan terselenggaranya aktivitas masyarakat yang produktif untuk menghidupi kehidupannya masing-masing (Iskaputri et al., 2020) Namun, dalam proses penyaluran bantuan ada beberapa hambatan akibat dari terbenturnya kewajiban antara pemberi bantuan dan penerima bantuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis pengelolaan logistik terhadap korban bencana banjir bencana melalui Badan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Bone, faktor penghambatnya dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan dasar teori Manajemen yang dikemukakan oleh George R. Tery (1976). Teori Manajemen mempunyai 4 (empat) dimensi pelaksanaan yang terdiri dari Planning, Organizing, Actuating dan Controlling.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif untuk menjelaskan objek penelitian berdasarakan fakta dilapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen logistik bagi korban bencana banjir oleh BPBD di Kabupaten Bone sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan aspek Planning, Organizing, Actuating dan Controlling. Kesimpulan: Adapun faktor yang menghambat manajemen berupa masalah internal yang tidak terlalu dominan dan dapat diatasi secara bertahap. Adapun saran yang diberikan oleh peneliti adalah tetap pertahankan apa yang sudah baik dan terus meningkatkan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pegawai dalam menunjang proses manajemen logistik agar dapat memberikan hasil kerja yang maksimal.
650 # 4 $a Bantuan bencana
700 0 # $a -
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17450
Content Unduh katalog