Cite This        Tampung        Export Record
Judul PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN GAMBUT DI KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH : - / Nala Divany Putri Wiyono
Pengarang Nala Divany Putri Wiyono
-
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 11 :- ;--
ISBN -
Subjek Kebakaran hutan dan lahan
Abstrak : Stigma masyarakat yang beranggapan bahwa penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya adalah tugas pemerintah padahal diperlukan adanya kerjasama yang aktif antara pemerintah dan masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bentuk, hambatan dan upaya partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teori pasrtisipasi masyarakat dari Marschall (2006) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang di peroleh peneliti bahwa bentuk partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut adanya pembentukan organisasi pemberdayaan masyarakat yang terlibat dalam pemadaman kebakaran (seperti Kaltana, MPA, BPK), serta keterlibatan dalam proses-proses seperti sosialisasi dan aksi pemadaman kebakaran. Hambatan utama dalam partisipasi meliputi kurangnya sosialisasi mengenai peran serta masyarakat, akses informasi dan kondisi finansial yang rendah. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah peningkatan kesadaran dan kapasitas masyarakat, peningkatan koordinasi dan komunikasi, serta memberikan insentif bagi masyarakat yang aktif terlibat dalam penannggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya. Kesimpulan: Partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya masih perlu di tingkatkan, hal ini karena walaupun kolaborasi dari pemerintah Kota Palangka Raya dengan organisasi pemberdayaan masyarakat di bidang pemadam kebakaran telah terlaksana namun masih banyak masyarakat yang belum terlibat, tingkat kesadaran masyarakat juga masih tergolong rendah. Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut, di sarankan bagi Pemerintah Kota untuk lebih memfokuskan sosialisasi secara “door to door” untuk lebih menjangkau masyarakat serta menyediakan layanan secara daring untuk memudahkan akses informasi terkait peran masyarakat serta memberikan akses saran dan masukan. Mengenalkan keberadaan organisasi pemberdayaan masyarakat di bidang pemadaman kebakaran melalui media sosial agar lebih mudah di jangkau semua kalangan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17250

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05018/IPDN/2024 363.379 598 34 NAL p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193850
005 20260210095330
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000934
082 # # $a 363.379 598 34
084 # # $a 363.379 598 34 NAL p
100 0 # $a Nala Divany Putri Wiyono
245 1 # $a PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN GAMBUT DI KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH : $b - /$c Nala Divany Putri Wiyono
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 11 : $b - ; $c -$e -
520 # # $a : Stigma masyarakat yang beranggapan bahwa penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya adalah tugas pemerintah padahal diperlukan adanya kerjasama yang aktif antara pemerintah dan masyarakat. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bentuk, hambatan dan upaya partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teori pasrtisipasi masyarakat dari Marschall (2006) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang di peroleh peneliti bahwa bentuk partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut adanya pembentukan organisasi pemberdayaan masyarakat yang terlibat dalam pemadaman kebakaran (seperti Kaltana, MPA, BPK), serta keterlibatan dalam proses-proses seperti sosialisasi dan aksi pemadaman kebakaran. Hambatan utama dalam partisipasi meliputi kurangnya sosialisasi mengenai peran serta masyarakat, akses informasi dan kondisi finansial yang rendah. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah peningkatan kesadaran dan kapasitas masyarakat, peningkatan koordinasi dan komunikasi, serta memberikan insentif bagi masyarakat yang aktif terlibat dalam penannggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya. Kesimpulan: Partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kota Palangka Raya masih perlu di tingkatkan, hal ini karena walaupun kolaborasi dari pemerintah Kota Palangka Raya dengan organisasi pemberdayaan masyarakat di bidang pemadam kebakaran telah terlaksana namun masih banyak masyarakat yang belum terlibat, tingkat kesadaran masyarakat juga masih tergolong rendah. Guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut, di sarankan bagi Pemerintah Kota untuk lebih memfokuskan sosialisasi secara “door to door” untuk lebih menjangkau masyarakat serta menyediakan layanan secara daring untuk memudahkan akses informasi terkait peran masyarakat serta memberikan akses saran dan masukan. Mengenalkan keberadaan organisasi pemberdayaan masyarakat di bidang pemadaman kebakaran melalui media sosial agar lebih mudah di jangkau semua kalangan.
650 # 4 $a Kebakaran hutan dan lahan
700 0 # $a -
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17250
Content Unduh katalog