
| Judul | PELAKSANAAN TATA KELOLA ADAPTIF DALAM IMPLEMENTASI STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN DELI SERDANG / Siregar, Rofli Salim Ramadhan |
| Pengarang | Siregar, Rofli Salim Ramadhan Sarwani |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 14 :ilus |
| Subjek | Layanan Penanggulangan Kemiskinan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan merupakan salah satu masalah klasik yang hingga saat ini menjadi perhatian bagi pemerintah. Kondisi kemiskinan di Indonesia dimana data yang didapatkan dari BPS bahwa persentase penduduk miskin di hingga bulan Maret 2023 yaitu 9,36% dengan jumlah penduduk miskin 25,90 Juta jiwa. Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah penduduk 1.953.986 Jiwa pada tahun 2022 berdasarkan data BPS mempunyai kondisi tingkat kemiskinan hanya diangka 3,62% atau 85.280 Jiwa Penduduk miskin. Kondisi tersebut menjadi yang terendah seSumatera Utara. Berikut tabel Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten/Kota di Sumatera Utara pada tahun 2020-2022. Tujuan: Tujuan dari penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan tata kelola adaptif dalam implementasi strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian berlokus pada Dinas Sosial Kabupaten Deli Serdang. Teori yang digunakan yaitu adaptive Governance sharma (2018). Hasil/Temuan: Dinas Sosial sebagai leading sector dalam penanggulangan kemiskinan yang berkolaborasi dengan pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, dan Dinas dan Badan dengan peran masyarakat lokal berperan dalam pendataan dan pengawasan kondisi yang berada dalam kateogri miskin. Pemberdayaan dan ketertiban masyarakat tidak hanya memberikan bantuan tetapi meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM dengan harapan dapat terjadi kesinambungan dengan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan. Pembuatan keputusan dan pengetahuan sebagai proses pemahaman pertukaran pengetahuan dalam mencapai tujuan dari pihak berkolaborasi untuk mencapai tujuan dengan keputusan tetap berada di Kepala Daerah. Kesimpulan: Dinas Sosial sebagai leading Sector dalam penanggulangan kemiskinan berkolaborasi dengan lembaga pemerintah ataupun nonpemerintah dengan mengutamakan pengabdian dan pelayanan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama. Saran yang diberikan berupa membuat masterplan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Deli Serdang. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18113 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 05041/IPDN/2024 | 362.509 598 121 2 SIR p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193899 | ||
| 005 | 20260210105524 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0226000983 |
| 082 | # | # | $a 362.509 598 121 2 |
| 084 | # | # | $a 362.509 598 121 2 SIR p |
| 100 | 0 | # | $a Siregar, Rofli Salim Ramadhan |
| 245 | 1 | # | $a PELAKSANAAN TATA KELOLA ADAPTIF DALAM IMPLEMENTASI STRATEGI PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN DELI SERDANG /$c Siregar, Rofli Salim Ramadhan |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 14 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemiskinan merupakan salah satu masalah klasik yang hingga saat ini menjadi perhatian bagi pemerintah. Kondisi kemiskinan di Indonesia dimana data yang didapatkan dari BPS bahwa persentase penduduk miskin di hingga bulan Maret 2023 yaitu 9,36% dengan jumlah penduduk miskin 25,90 Juta jiwa. Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah penduduk 1.953.986 Jiwa pada tahun 2022 berdasarkan data BPS mempunyai kondisi tingkat kemiskinan hanya diangka 3,62% atau 85.280 Jiwa Penduduk miskin. Kondisi tersebut menjadi yang terendah seSumatera Utara. Berikut tabel Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten/Kota di Sumatera Utara pada tahun 2020-2022. Tujuan: Tujuan dari penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan tata kelola adaptif dalam implementasi strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian berlokus pada Dinas Sosial Kabupaten Deli Serdang. Teori yang digunakan yaitu adaptive Governance sharma (2018). Hasil/Temuan: Dinas Sosial sebagai leading sector dalam penanggulangan kemiskinan yang berkolaborasi dengan pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, dan Dinas dan Badan dengan peran masyarakat lokal berperan dalam pendataan dan pengawasan kondisi yang berada dalam kateogri miskin. Pemberdayaan dan ketertiban masyarakat tidak hanya memberikan bantuan tetapi meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM dengan harapan dapat terjadi kesinambungan dengan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan. Pembuatan keputusan dan pengetahuan sebagai proses pemahaman pertukaran pengetahuan dalam mencapai tujuan dari pihak berkolaborasi untuk mencapai tujuan dengan keputusan tetap berada di Kepala Daerah. Kesimpulan: Dinas Sosial sebagai leading Sector dalam penanggulangan kemiskinan berkolaborasi dengan lembaga pemerintah ataupun nonpemerintah dengan mengutamakan pengabdian dan pelayanan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama. Saran yang diberikan berupa membuat masterplan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Deli Serdang. |
| 650 | # | 4 | $a Layanan Penanggulangan Kemiskinan |
| 700 | 0 | # | $a Sarwani |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18113 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :