Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGELOLAAN LAYANAN ADUAN PUBLIK MELALUI APLIKASI REAKSI ATASBERITAWARGA (RABEG) DIKOTA SERANG PROVINSIBANTEN / Ekky Algifary Taufik
Pengarang Ekky Algifary Taufik
Rotzami
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 11 hlm
Subjek Administrasi Publik
Abstrak Permasalahan (GAP): Aplikasi ini diresmikan pada tahun 2018 dan pada awalnya mendapatkan respons positif dengan 210 aduan. Namun, pada tahun 2019, jumlah aduan mengalami penurunan drastis menjadi hanya 21, dan partisipasi masyarakat terus menurun di tahun-tahun berikutnya. Masih terdapat masalah keterlambatan dalam penanganan aduan yang dilaporkan oleh masyarakat melalui aplikasi RABEG, yang disebabkan oleh ketergantungan pada admin pusat untuk memproses aduan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui lebih lanjut terkait pengelolaan layanan aduan publik melalui aplikasi RABEG di Kota Serang. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan teori A Parsu Parasuraman. Hasil/Temuan: Meskipun mengalami beberapa masalah teknis selama pengembangan, RABEG telah berfungsi efektif sebagai alat pengaduan pembangunan masyarakat. Kesimpulan: Diperlukan sosialisasi khususnya di Kota Serang untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaannya. Dengan demikian, RABEG memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aduan karena dapat diakses oleh siapa pun.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19185

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05045/IPDN/2024 351.095 982 332 EKK p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193906
005 20260210110706
035 # # $a 0010-0226000990
082 # # $a 351.095 982 332
084 # # $a 351.095 982 332 EKK p
100 0 # $a Ekky Algifary Taufik
245 1 # $a PENGELOLAAN LAYANAN ADUAN PUBLIK MELALUI APLIKASI REAKSI ATASBERITAWARGA (RABEG) DIKOTA SERANG PROVINSIBANTEN /$c Ekky Algifary Taufik
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 11 hlm
520 # # $a Permasalahan (GAP): Aplikasi ini diresmikan pada tahun 2018 dan pada awalnya mendapatkan respons positif dengan 210 aduan. Namun, pada tahun 2019, jumlah aduan mengalami penurunan drastis menjadi hanya 21, dan partisipasi masyarakat terus menurun di tahun-tahun berikutnya. Masih terdapat masalah keterlambatan dalam penanganan aduan yang dilaporkan oleh masyarakat melalui aplikasi RABEG, yang disebabkan oleh ketergantungan pada admin pusat untuk memproses aduan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui lebih lanjut terkait pengelolaan layanan aduan publik melalui aplikasi RABEG di Kota Serang. Metode: penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan menggunakan teori A Parsu Parasuraman. Hasil/Temuan: Meskipun mengalami beberapa masalah teknis selama pengembangan, RABEG telah berfungsi efektif sebagai alat pengaduan pembangunan masyarakat. Kesimpulan: Diperlukan sosialisasi khususnya di Kota Serang untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaannya. Dengan demikian, RABEG memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aduan karena dapat diakses oleh siapa pun.
650 # 4 $a Administrasi Publik
700 0 # $a Rotzami
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19185
Content Unduh katalog