Cite This        Tampung        Export Record
Judul PERAN DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGATASI PENGANGGURAN DI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA / Bambang Yodi Wibisono
Pengarang Bambang Yodi Wibisono
Ela Lesmanawaty Wargadinata
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2023
Deskripsi Fisik 11 hlm :Ilust ;--
ISBN -
Subjek ketenagakerjaan
Abstrak Penelitian ini di latarbelakangi atas dasar angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara selalu mengalami peningkatan disetiap tahun, hal ini dikarenakan banyak nya pencari kerja dengan tingkat pendidikan rendah, minim dalam hal keterampilan dan keahlian sehingga kualifikasi perusahaan tidak dapat terpenuhi, terlebih lagi kesempatan kerja yang tersedia sangat terbatas, karena faktor tersebut, Disnaker Kota Medan Prov. Sumatera Utara bertugas untuk menurunkan angka pengangguran di Kota Medan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi dinas ketenagakerjaan dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara. Metode: . Penelitian ini memakai teori menurut Siagian (2000: 142-150), dimana teori tersebut memiliki peran yang dibagi menjadi tiga dimensi, yaitu, peran sebagai Inovator, peran sebagai Modernisator dan peran sebagai Pelopor. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif, yaitu melalui teknik wawancara dan observasi serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Bersumber pada hasil penelitian ini, dapat diambil kesimpulan peran DISNAKER sudah berjalan secara baik tetapi tidak dikatakan secara maksimal. Adapun faktor yang mempengaruhi meningkatnya angka pengangguran, seperti belum adanya kebijakan khusus terkait dengan pengangguran, rendahnya pendidikan para pencari kerja, keterampilan dan keahlian yang masih minim, serta keterbatasannya lowongan kerja sehingga para pencari kerja masih sulit untuk di tempatkan. Kesimpulan: Peran Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan sebagai Inovator dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara ini tentunya sudah membuat beberapa inovasi, salah satunya mendata berbagai pelaku industri maupun pelaku usaha guna membangun link komunikasi antara para pencari kerja maupun yang membutuhkan pekerja untuk bekerja, hal ini masih saja belum berjalan lancar dikarenakan kurangnya kesadaran dari pihak pengangguran akan adanya promosi dalam pengisian lowongan pekerjaan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14920

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05971/IPDN/2023 331.598 121 1 BAM p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193910
005 20260210111050
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000994
082 # # $a 331.598 121 1
084 # # $a 331.598 121 1 BAM p
100 0 # $a Bambang Yodi Wibisono
245 1 # $a PERAN DINAS KETENAGAKERJAAN DALAM MENGATASI PENGANGGURAN DI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Bambang Yodi Wibisono
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023
300 # # $a 11 hlm : $b Ilust ; $c -$e -
520 # # $a Penelitian ini di latarbelakangi atas dasar angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara selalu mengalami peningkatan disetiap tahun, hal ini dikarenakan banyak nya pencari kerja dengan tingkat pendidikan rendah, minim dalam hal keterampilan dan keahlian sehingga kualifikasi perusahaan tidak dapat terpenuhi, terlebih lagi kesempatan kerja yang tersedia sangat terbatas, karena faktor tersebut, Disnaker Kota Medan Prov. Sumatera Utara bertugas untuk menurunkan angka pengangguran di Kota Medan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi dinas ketenagakerjaan dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara. Metode: . Penelitian ini memakai teori menurut Siagian (2000: 142-150), dimana teori tersebut memiliki peran yang dibagi menjadi tiga dimensi, yaitu, peran sebagai Inovator, peran sebagai Modernisator dan peran sebagai Pelopor. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif, yaitu melalui teknik wawancara dan observasi serta dokumentasi. Hasil/Temuan: Bersumber pada hasil penelitian ini, dapat diambil kesimpulan peran DISNAKER sudah berjalan secara baik tetapi tidak dikatakan secara maksimal. Adapun faktor yang mempengaruhi meningkatnya angka pengangguran, seperti belum adanya kebijakan khusus terkait dengan pengangguran, rendahnya pendidikan para pencari kerja, keterampilan dan keahlian yang masih minim, serta keterbatasannya lowongan kerja sehingga para pencari kerja masih sulit untuk di tempatkan. Kesimpulan: Peran Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan sebagai Inovator dalam menurunkan angka pengangguran di Kota Medan Prov. Sumatera Utara ini tentunya sudah membuat beberapa inovasi, salah satunya mendata berbagai pelaku industri maupun pelaku usaha guna membangun link komunikasi antara para pencari kerja maupun yang membutuhkan pekerja untuk bekerja, hal ini masih saja belum berjalan lancar dikarenakan kurangnya kesadaran dari pihak pengangguran akan adanya promosi dalam pengisian lowongan pekerjaan.
650 # 4 $a ketenagakerjaan
700 0 # $a Ela Lesmanawaty Wargadinata
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14920
Content Unduh katalog