
| Judul | INOVASI PELAYANAN PAJAK MANDIRI MELALUI SISTEM ELEKTRONIK PAJAK DAERAH “SEROJA” PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU / Fanyanurul Fathia |
| Pengarang | Fanyanurul Fathia Eem Nurnawati |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 11 hlm |
| Subjek | Manajemen Keuangan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Luasnya Kabupaten Indragiri hulu menyebabkan akses pelayanan pajak daerah sulit di jangkau oleh masyarakat yang berada di pinggiran Kabupaten Indragiri Hulu dan petugas pajak juga sulit menjangkau wajib pajak yang berada jauh dari pusat pemerintahan. Maka dari itu Bapenda Kabupaten Indragiri Hulu merilis sebuah inovasi pelayanan pajak daerah berbasis online melalui aplikasi “seroja”. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penerapan inovasi pelayanan pajak daerah berdasarkan 5 dimensi dari teori inovasi yang dikemukakan oleh Everret M. Rogers. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang menghambat dalam pelaksanaan inovasi serta upaya dalam penerapan inovasi pelayanan pajak daerah melalui aplikasi “seroja”. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data pendekatan induktif. Metode ini digunakan karena menurut peneliti dapat dipahami dengan baik serta mampu menjelaskan bagaimana implementasi dari inovasi pelayanan pajak mandiri melalui aplikasi “seroja” di Bapenda Inhu. Hasil/Temuan: Masih ditemukan beberapa faktor penghambat dalam implementasi inovasi pelayanan pajak ini yaitu kurang maksimalnya pelaksanaan publikasi serta sosialisasi mengenai Aplikasi “seroja” pada media sosial dan platform lain oleh Bapenda Kabupaten Indragiri Hulu, kurang cepatnya pengelola dalam melakukan penyesuaian Aplikasi “seroja” dengan aturan baru yang berlaku dan kurangnya kesadaran masyarakat wajib pajak untuk menggunakan Aplikasi “seroja” agar mempermudah segala pihak dan melakukan pembayaran dengan tepat waktu. Kesimpulan: Yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut antara lain meningkatkan Publikasi dan sosialisasi Aplikasi “seroja” kepada masyarakat wajib pajak, membuat regulasi yang jelas mengenai tata cara pelayanan pajak daerah melalui Aplikasi “seroja” serta memberikan sanksi administratif dengan tegas apabila terdapat pelanggaran dan dengan mengoptimalkan pengelolaan Aplikasi dengan cara monitoring terkait jaringan yang menyebabkan Aplikasi ini tidak dapat diakses oleh pengguna. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17585 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 05068/IPDN/2024 | 658.109 598 141 51 FAN i | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193963 | ||
| 005 | 20260210023654 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0226001047 |
| 082 | # | # | $a 658.109 598 141 51 |
| 084 | # | # | $a 658.109 598 141 51 FAN i |
| 100 | 0 | # | $a Fanyanurul Fathia |
| 245 | 1 | # | $a INOVASI PELAYANAN PAJAK MANDIRI MELALUI SISTEM ELEKTRONIK PAJAK DAERAH “SEROJA” PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU /$c Fanyanurul Fathia |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 11 hlm |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Luasnya Kabupaten Indragiri hulu menyebabkan akses pelayanan pajak daerah sulit di jangkau oleh masyarakat yang berada di pinggiran Kabupaten Indragiri Hulu dan petugas pajak juga sulit menjangkau wajib pajak yang berada jauh dari pusat pemerintahan. Maka dari itu Bapenda Kabupaten Indragiri Hulu merilis sebuah inovasi pelayanan pajak daerah berbasis online melalui aplikasi “seroja”. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penerapan inovasi pelayanan pajak daerah berdasarkan 5 dimensi dari teori inovasi yang dikemukakan oleh Everret M. Rogers. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang menghambat dalam pelaksanaan inovasi serta upaya dalam penerapan inovasi pelayanan pajak daerah melalui aplikasi “seroja”. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data pendekatan induktif. Metode ini digunakan karena menurut peneliti dapat dipahami dengan baik serta mampu menjelaskan bagaimana implementasi dari inovasi pelayanan pajak mandiri melalui aplikasi “seroja” di Bapenda Inhu. Hasil/Temuan: Masih ditemukan beberapa faktor penghambat dalam implementasi inovasi pelayanan pajak ini yaitu kurang maksimalnya pelaksanaan publikasi serta sosialisasi mengenai Aplikasi “seroja” pada media sosial dan platform lain oleh Bapenda Kabupaten Indragiri Hulu, kurang cepatnya pengelola dalam melakukan penyesuaian Aplikasi “seroja” dengan aturan baru yang berlaku dan kurangnya kesadaran masyarakat wajib pajak untuk menggunakan Aplikasi “seroja” agar mempermudah segala pihak dan melakukan pembayaran dengan tepat waktu. Kesimpulan: Yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut antara lain meningkatkan Publikasi dan sosialisasi Aplikasi “seroja” kepada masyarakat wajib pajak, membuat regulasi yang jelas mengenai tata cara pelayanan pajak daerah melalui Aplikasi “seroja” serta memberikan sanksi administratif dengan tegas apabila terdapat pelanggaran dan dengan mengoptimalkan pengelolaan Aplikasi dengan cara monitoring terkait jaringan yang menyebabkan Aplikasi ini tidak dapat diakses oleh pengguna. |
| 650 | # | 4 | $a Manajemen Keuangan |
| 700 | 0 | # | $a Eem Nurnawati |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17585 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :