Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN : - / Annisa Zahra
Pengarang Annisa Zahra
Uliana Ria Sembiring
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2023
Deskripsi Fisik 8hlm :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Pengamanan dari Bencana Kebakaran
Abstrak Penulis berfokus pada permasalahan strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam pengurangan risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam pengurangan risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru, Untuk mengetahui, dan menganalisis faktor yang menjadi pendukung dan penghambat Strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam Pengurangan Resiko Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Banjarbaru, serta upaya apa yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru dalam mengatasi faktor penghambat tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data terdiri atas wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap 9 informan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang diperoleh adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru dalam strategi pengurangan risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru sudah baik dalam melaksanakan straregi berdasarkan teori strategi oleh Kooten, yaitu: (1) Strategi Organisasi; (2) Strategi Program; (3) Strategi Sumber Daya; dan (4) Strategi Kelembagaan. Kesimpulan: Strategi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru sudah baik dikarenakan semua indikator dari teori strategi tersebut yang telah dilakukan. Untuk meningkatkan strategi pengurangan risiko bencana kebakaran hutan dan lahan, penulis menyarankan agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru agar tetap menguatkan langkah-langkah penguatan kesiapsiagaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan baik melalui pemantauan sistem peringatan dini yang telah ada seperti Hotspot-LAPAN dan sistem peringatan kebakaran hutan dan lahan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12837

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05995/IPDN/2023 363.375 983 613 ANN s Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193982
005 20260211083020
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226001066
082 # # $a 363.375 983 613
084 # # $a 363.375 983 613 ANN s
100 0 # $a Annisa Zahra
245 1 # $a STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN : $b - /$c Annisa Zahra
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023
300 # # $a 8hlm : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Penulis berfokus pada permasalahan strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam pengurangan risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam pengurangan risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru, Untuk mengetahui, dan menganalisis faktor yang menjadi pendukung dan penghambat Strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam Pengurangan Resiko Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Banjarbaru, serta upaya apa yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru dalam mengatasi faktor penghambat tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data terdiri atas wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap 9 informan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang diperoleh adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru dalam strategi pengurangan risiko bencana kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru sudah baik dalam melaksanakan straregi berdasarkan teori strategi oleh Kooten, yaitu: (1) Strategi Organisasi; (2) Strategi Program; (3) Strategi Sumber Daya; dan (4) Strategi Kelembagaan. Kesimpulan: Strategi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru sudah baik dikarenakan semua indikator dari teori strategi tersebut yang telah dilakukan. Untuk meningkatkan strategi pengurangan risiko bencana kebakaran hutan dan lahan, penulis menyarankan agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru agar tetap menguatkan langkah-langkah penguatan kesiapsiagaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan baik melalui pemantauan sistem peringatan dini yang telah ada seperti Hotspot-LAPAN dan sistem peringatan kebakaran hutan dan lahan.
650 # 4 $a Pengamanan dari Bencana Kebakaran
700 0 # $a Uliana Ria Sembiring
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12837
Content Unduh katalog