
| Judul | KINERJA DINAS PEMBERAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN KAMPUNG DENGAN POLA PADAT KARYA TUNAI DI KABUPATEN JAYAPURA PROVINSI PAPUA / RUTH ROSDIANA YABANSABRA |
| Pengarang | RUTH ROSDIANA YABANSABRA Lina Marlina |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 10 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Pemerintahan Daerah |
| Abstrak | Penulis berfokus pada permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan pembangunan kampung dengan pola padat karya tunai di Kabupaten Jayapura dimana pelaksanaan pembangunan kampung yang masih berupaya untuk mengoptimalkan pembangunan agar menjadi kampung yang mandiri Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui menganalisis dan mendekskripsikan mengenai kinerja salah satu upaya dalam meningkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara yang merupakan reformasi birokrasi Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi ,wawancara mendalam (6 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan:analisis penulis secara keseluruhan, Kinerja Dinas Pembedayaan masyarakat dan Kampung Kabupaten Jayapura dapat dikatakan belum baik, hanya perlu dilakukan perbaikan secara secara optimal di beberapa indikator. Dilihat dari 14 indikator dari teori yang digunakan ada 8 indikator yang menjadi penghambat Kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Jayapura menurut teori Dwiyanto dan Teori Adisasmita sesuai dengan prosedur sebagaimana terjadi di lapangan meskipun hal tersebut dirasa belum maksimal diukur dari kualitas kinerja organisasi dan masih adanya beberapa kendala yang menghambat kinerja dinas tersebut seperti partisipasi masyarakat yang kurang,disiplin pegawai yang kurang serta kualitas SDM yang perlu ditingkatkan. Kesimpulan : Kesimpulan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Dalam Pelaksanaan Pembangunan Kampung Dengan Pola Padat Karya Tunai di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua dapat dikatakan cukup baik dan masih harus dioptimalkan karena dinas tersebut masih memiliki beberapa hambatan sehingga penulis menyarankan dinas tersebut mengatasi kendala yang menjadi penghambat kinerja dinas itu sendiri |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15213 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06013/IPDN/2023 | 352.150 959 881 73 RUT k | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194006 | ||
| 005 | 20260211092509 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226001090 |
| 082 | # | # | $a 352.150 959 881 73 |
| 084 | # | # | $a 352.150 959 881 73 RUT k |
| 100 | 0 | # | $a RUTH ROSDIANA YABANSABRA |
| 245 | 1 | # | $a KINERJA DINAS PEMBERAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN KAMPUNG DENGAN POLA PADAT KARYA TUNAI DI KABUPATEN JAYAPURA PROVINSI PAPUA /$c RUTH ROSDIANA YABANSABRA |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 10 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Penulis berfokus pada permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan pembangunan kampung dengan pola padat karya tunai di Kabupaten Jayapura dimana pelaksanaan pembangunan kampung yang masih berupaya untuk mengoptimalkan pembangunan agar menjadi kampung yang mandiri Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui menganalisis dan mendekskripsikan mengenai kinerja salah satu upaya dalam meningkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara yang merupakan reformasi birokrasi Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi ,wawancara mendalam (6 informan), dan dokumentasi. Hasil/Temuan:analisis penulis secara keseluruhan, Kinerja Dinas Pembedayaan masyarakat dan Kampung Kabupaten Jayapura dapat dikatakan belum baik, hanya perlu dilakukan perbaikan secara secara optimal di beberapa indikator. Dilihat dari 14 indikator dari teori yang digunakan ada 8 indikator yang menjadi penghambat Kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Jayapura menurut teori Dwiyanto dan Teori Adisasmita sesuai dengan prosedur sebagaimana terjadi di lapangan meskipun hal tersebut dirasa belum maksimal diukur dari kualitas kinerja organisasi dan masih adanya beberapa kendala yang menghambat kinerja dinas tersebut seperti partisipasi masyarakat yang kurang,disiplin pegawai yang kurang serta kualitas SDM yang perlu ditingkatkan. Kesimpulan : Kesimpulan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Dalam Pelaksanaan Pembangunan Kampung Dengan Pola Padat Karya Tunai di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua dapat dikatakan cukup baik dan masih harus dioptimalkan karena dinas tersebut masih memiliki beberapa hambatan sehingga penulis menyarankan dinas tersebut mengatasi kendala yang menjadi penghambat kinerja dinas itu sendiri |
| 650 | # | 4 | $a Pemerintahan Daerah |
| 700 | 0 | # | $a Lina Marlina |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15213 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :