
| Judul | EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM SOSIALISASI POLITIK BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA JELANG PEMILIHAN UMUM 2024 DI KOTA MADIUN / Haffid Choirul Umam |
| Pengarang | Haffid Choirul Umam Muhadam Labolo |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 7 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Sosialisasi Politik |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pendidikan politik dapat dilakukan secara sadar dan terencana untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat dan harus dilaksanakan secara berkesinambungan supaya diharapkan pemahaman masyarkat mengenai pendidikan politik lebih berkembang. Pengembangan pendidikan politik bagi bangsa di Indonesia merupakan serangkaian usaha guna meningkatkan kesadaran politik dan kenegaraan, sebagai penunjang kelestarian Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai budaya politik bangsa. Kota Madiun dengan komposisi penduduk yang di dominasi oleh kelompok usia 15-19 tahun dan juga termasuk dalam kelompok 2 pemilih pemula. Sosialisasi politik diperlukan untuk meningkatkan kecerdasan politik masyarakat di Kota Madiun khususnya pada kelompok pemilih pemula. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program sosialisasi politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik terhadap sosialisasi politik di Kota Madiun. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualiatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang didapat dari sumber data primer dan sekunder. yang diperoleh melalui teknik wawancara. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program sosialisasi politik ini cukup baik, hal ini dapat dilihat dari berjalannya program sosialisasi politik yang dilaksanakan oleh Bakesbangpol dan Serta secara garis besar telah memenuhi dari ketiga indikator dalam efektivitas organisasi. Kesimpulan: Program sosialisasi politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Madiun telah berjalan dengan efektif, meskipun begitu masih ditemukan beberapa faktor yang menjadi penghamt program tersebut. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15553 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06075/IPDN/2023 | 303.325 982 832 HAF e | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194102 | ||
| 005 | 20260211111233 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226001186 |
| 082 | # | # | $a 303.325 982 832 |
| 084 | # | # | $a 303.325 982 832 HAF e |
| 100 | 0 | # | $a Haffid Choirul Umam |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM SOSIALISASI POLITIK BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA JELANG PEMILIHAN UMUM 2024 DI KOTA MADIUN /$c Haffid Choirul Umam |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 7 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pendidikan politik dapat dilakukan secara sadar dan terencana untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat dan harus dilaksanakan secara berkesinambungan supaya diharapkan pemahaman masyarkat mengenai pendidikan politik lebih berkembang. Pengembangan pendidikan politik bagi bangsa di Indonesia merupakan serangkaian usaha guna meningkatkan kesadaran politik dan kenegaraan, sebagai penunjang kelestarian Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai budaya politik bangsa. Kota Madiun dengan komposisi penduduk yang di dominasi oleh kelompok usia 15-19 tahun dan juga termasuk dalam kelompok 2 pemilih pemula. Sosialisasi politik diperlukan untuk meningkatkan kecerdasan politik masyarakat di Kota Madiun khususnya pada kelompok pemilih pemula. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program sosialisasi politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik terhadap sosialisasi politik di Kota Madiun. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualiatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang didapat dari sumber data primer dan sekunder. yang diperoleh melalui teknik wawancara. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program sosialisasi politik ini cukup baik, hal ini dapat dilihat dari berjalannya program sosialisasi politik yang dilaksanakan oleh Bakesbangpol dan Serta secara garis besar telah memenuhi dari ketiga indikator dalam efektivitas organisasi. Kesimpulan: Program sosialisasi politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Madiun telah berjalan dengan efektif, meskipun begitu masih ditemukan beberapa faktor yang menjadi penghamt program tersebut. |
| 650 | # | 4 | $a Sosialisasi Politik |
| 700 | 0 | # | $a Muhadam Labolo |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15553 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :