
| Judul | BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI DINAS INSPEKTORAT KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Marsaoly, Muhammad Musyawir |
| Pengarang | Marsaoly, Muhammad Musyawir Ismunarta |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 11 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Kinerja Pegawai |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian dilakukan dengan memperhatikan arti penting budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja aparatur. Dalam menciptakan budaya organisasi yang baik, dibutuhkan keberanian dan inovasi, perhatian secara detail, orientasi hasil kerja, orientasi tim dan keagresifan aparatur dalam rangka pencapaian tujuan organisasi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja aparatur, apa saja faktor penghambat serta upaya apa yang dilakukan Inspektur dalam meningkatkan kinerja aparatur di Dinas Inspektorat Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif melalui pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan mengumpulkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan fokus penelitian. Kemudian hasil penelitian dianalisa melalui langkah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini bahwa secara umum budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja ASN Inspektorat Kota Kendari berhasil. Inspektur dalam kepemimpinannya telah mampu menjadi teladan bagi bawahan, memberikan motivasi dan dorongan, memberikan masukan dan arahan, melakukan pengawasan terhadap aparatur, memberikan sanksi kepada aparatur yang kurang disiplin, menampung aspirasi bawahan, serta mampu untuk memberikan perintah dengan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti. Namun dalam pelaksanaannya terdapat kendala yang masih ditemukan antara lain ada beberapa aparatur yang melakukan pelanggaran dan kurang kesadaran aparatur akan disiplin, belum optimalnya pemberian penghargaan/reward oleh Inspektur, serta belum lengkapnya fasilitas penunjang. Kesimpulan: Peningkatan kinerja ASN yang dipengaruhi oleh budaya organisasi telah berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa kendala tetapi diharapkan budaya organisasi dapat terus dioptimalkan sehingga mampu meningkatkan kinerja aparatur di Inspektorat Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16163 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06098/IPDN/2023 | 352.630 959 848 32 MAR b | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194163 | ||
| 005 | 20260211092534 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226001247 |
| 082 | # | # | $a 352.630 959 848 32 |
| 084 | # | # | $a 352.630 959 848 32 MAR b |
| 100 | 0 | # | $a Marsaoly, Muhammad Musyawir |
| 245 | 1 | # | $a BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI DINAS INSPEKTORAT KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Marsaoly, Muhammad Musyawir |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 11 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian dilakukan dengan memperhatikan arti penting budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja aparatur. Dalam menciptakan budaya organisasi yang baik, dibutuhkan keberanian dan inovasi, perhatian secara detail, orientasi hasil kerja, orientasi tim dan keagresifan aparatur dalam rangka pencapaian tujuan organisasi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja aparatur, apa saja faktor penghambat serta upaya apa yang dilakukan Inspektur dalam meningkatkan kinerja aparatur di Dinas Inspektorat Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif melalui pendekatan induktif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan mengumpulkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan fokus penelitian. Kemudian hasil penelitian dianalisa melalui langkah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini bahwa secara umum budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja ASN Inspektorat Kota Kendari berhasil. Inspektur dalam kepemimpinannya telah mampu menjadi teladan bagi bawahan, memberikan motivasi dan dorongan, memberikan masukan dan arahan, melakukan pengawasan terhadap aparatur, memberikan sanksi kepada aparatur yang kurang disiplin, menampung aspirasi bawahan, serta mampu untuk memberikan perintah dengan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti. Namun dalam pelaksanaannya terdapat kendala yang masih ditemukan antara lain ada beberapa aparatur yang melakukan pelanggaran dan kurang kesadaran aparatur akan disiplin, belum optimalnya pemberian penghargaan/reward oleh Inspektur, serta belum lengkapnya fasilitas penunjang. Kesimpulan: Peningkatan kinerja ASN yang dipengaruhi oleh budaya organisasi telah berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa kendala tetapi diharapkan budaya organisasi dapat terus dioptimalkan sehingga mampu meningkatkan kinerja aparatur di Inspektorat Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. |
| 650 | # | 4 | $a Kinerja Pegawai |
| 700 | 0 | # | $a Ismunarta |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16163 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :