Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PEGAWAI DI BIRO ADMINISTRASI PEREKONOMIAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Nadea Putri Wulandari
Pengarang Nadea Putri Wulandari
Didik Suprayitno
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 19 hlm :illus
Subjek Manajemen Sumber Daya Manusia
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Berkaitan dengan Tambahan Penghasilan Pegawai, masih sering terjadi keterlambatan dalam penerimaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), dan masih berbelitnya peraturan yang mengatur tentang pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai. Kemudian dari sisi kedisiplinan pegawai, masih banyaknya pegawai yang mendapat pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai dikarenakan keterlambatan dan ketidakhadiran kerja , kemudian masih ditemukan pegawai yang hanya datang untuk melakukan absensi saja. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan efektivitas pemberian tambahan penghasilan pegawai dalam meningkatkan motivasi pegawai di Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara faktor penghambat serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan dalam pelaksanaan pemberian tambahan penghasilan pegawai dalam meningkatkan motivasi pegawai di Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode : yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif dengan menggunakan teori Efektivitas oleh Sedarmayanti (2012:261-262). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penulis menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Terdapat banyak permasalahan terkait dengan Pemberian tambahan penghasilan pegawai dalam meningkatkan motivasi pegawai Di Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, diantaranya sarana prasarana yang belum memadai, masih kurangnya sumber daya manusia, kurangnya pegawai yang memiliki kompetensi khususnya di bidang IT, masih terbatas mengenai anggaran, sering terjadi peralihan kepemimpinan, penempatan pegawai yang tidak sesuai, dan kurangnya besaran TPP yang diterima oleh pegawai. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yakni melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah dan Badan Kepegawaian Daerah dan Badan Pengembang Sumber Daya mengenai kekurangan pegawai dan pelaksanaan diklat pegawai. Kemudian membuat surat permohonan kepada Badan Kepegawaian Daerah dan Badan Pengembang Sumber Daya Manusia agar dilakukan tindak lanjut mengenai kekurangan pegawai dan pelaksanaan diklat, serta mengupayakan permohonan penambahan anggaran kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Kesimpulan : Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pemberian tambahan penghasilan pegawai dalam meningkatkan motivasi pegawai Di Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara belum berjalan efektif sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Sedarmayanti, yakni kriteria kualitas, kriteria produktifitas, kriteria efisiensi, kriteria kepuasan, kriteria kemampuan beradaptasi dan kriteria perkembangan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16142

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06128/IPDN/2023 658.309 598 48 NAD e Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194219
005 20260216111319
035 # # $a 0010-0226001303
082 # # $a 658.309 598 48
084 # # $a 658.309 598 48 NAD e
100 0 # $a Nadea Putri Wulandari
245 1 # $a EFEKTIVITAS PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PEGAWAI DI BIRO ADMINISTRASI PEREKONOMIAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Nadea Putri Wulandari
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 19 hlm : $b illus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Berkaitan dengan Tambahan Penghasilan Pegawai, masih sering terjadi keterlambatan dalam penerimaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), dan masih berbelitnya peraturan yang mengatur tentang pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai. Kemudian dari sisi kedisiplinan pegawai, masih banyaknya pegawai yang mendapat pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai dikarenakan keterlambatan dan ketidakhadiran kerja , kemudian masih ditemukan pegawai yang hanya datang untuk melakukan absensi saja. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan efektivitas pemberian tambahan penghasilan pegawai dalam meningkatkan motivasi pegawai di Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara faktor penghambat serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan dalam pelaksanaan pemberian tambahan penghasilan pegawai dalam meningkatkan motivasi pegawai di Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode : yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif dengan menggunakan teori Efektivitas oleh Sedarmayanti (2012:261-262). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penulis menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan : Terdapat banyak permasalahan terkait dengan Pemberian tambahan penghasilan pegawai dalam meningkatkan motivasi pegawai Di Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, diantaranya sarana prasarana yang belum memadai, masih kurangnya sumber daya manusia, kurangnya pegawai yang memiliki kompetensi khususnya di bidang IT, masih terbatas mengenai anggaran, sering terjadi peralihan kepemimpinan, penempatan pegawai yang tidak sesuai, dan kurangnya besaran TPP yang diterima oleh pegawai. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yakni melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah dan Badan Kepegawaian Daerah dan Badan Pengembang Sumber Daya mengenai kekurangan pegawai dan pelaksanaan diklat pegawai. Kemudian membuat surat permohonan kepada Badan Kepegawaian Daerah dan Badan Pengembang Sumber Daya Manusia agar dilakukan tindak lanjut mengenai kekurangan pegawai dan pelaksanaan diklat, serta mengupayakan permohonan penambahan anggaran kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Kesimpulan : Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pemberian tambahan penghasilan pegawai dalam meningkatkan motivasi pegawai Di Biro Administrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara belum berjalan efektif sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Sedarmayanti, yakni kriteria kualitas, kriteria produktifitas, kriteria efisiensi, kriteria kepuasan, kriteria kemampuan beradaptasi dan kriteria perkembangan.
650 # 4 $a Manajemen Sumber Daya Manusia
700 0 # $a Didik Suprayitno
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16142
Content Unduh katalog