Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI CAKUPAN AKTA KEMATIAN MELALUI BUKU POKOK PEMAKAMAN DI ERA DIGITALISASI SIAK TERPUSAT DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUMAS / Falah Maulana Nur Setyadi
Pengarang Falah Maulana Nur Setyadi
Arnold Ferdinand Bura
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 9 hlm
Subjek Administrasi Kependudukan
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dimana awal mula diberlakukannya sejak adanyaSurat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 472.1/4996/SJ tentang Percepatan Penerapan Buku Pokok Pemakaman. Selanjutnya ditindaklajuti serius oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi cakupan akta kematian melalui Buku Pokok Pemakaman di era digitalisasi SIAK terpusat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas. Metode: Penulis memakai metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif, untuk teknik pengumpulan yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, optimalisasi cakupan akta kematian melalui buku pokok pemakaman di era digitalisasi SIAK terpusat ini sudah dilaksanakan dan sudah berjalan secara maksimal dan optimal karena dari beberapa wawancara yang dilakukan oleh peneliti sudah optimal, walaupun sebelum adanya inovasi Buku Pokok Pemakaman masih terdapat hambatan. Faktor penghambat sebelum adanya optimalisasi cakupan Akta Kematian melalui Buku Pokok Pemakaman di era digitalisasi SIAK Terpusat yaitu: belum semua masyarakat Kabupaten Banyumas yang sadar akan tertib administrasi kependudukan terkhusus tentang pelaporan kematian, belum semua Instansi baik Instansi Pemerintah maupun non Pemerintah Kabupaten Banyumas yang sadar akan tertib administrasi kependudukan terkhusus tentang pelaporan kematian, dan masyarakat Kabupaten Banyumas sebagian besar masih lalai dengan pelaporan kematian ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyarankan agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas untuk melakukan sosialisasi secara berkala dan memperluas jangkauan sampe ke desa mengenai pentingnya akta kematian. Kesimpulan: Optimalisasi cakupan Akta Kematian melalui Buku Pokok Pemakaman di Era Digitalisasi SIAK Terpusat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas dianalisis menggunakan teori Mardiasmo (2018) dinilai sudah terlaksana dengan baik dan sudah optimal karena dari beberapa wawancara yang dilaksanakan menyetujui dan mengungkapkan bahwa Buku Pokok Pemakaman sudah optimal dalam pelaksanaannya di Kabupaten Banyumas, walaupun perlu adanya peningkatan untuk lebih baik lagi.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16385

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06304/IPDN/2023 352.160 959 826 21 FAL o Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194457
005 20260222010632
035 # # $a 0010-0226001541
082 # # $a 352.160 959 826 21
084 # # $a 352.160 959 826 21 FAL o
100 0 # $a Falah Maulana Nur Setyadi
245 1 # $a OPTIMALISASI CAKUPAN AKTA KEMATIAN MELALUI BUKU POKOK PEMAKAMAN DI ERA DIGITALISASI SIAK TERPUSAT DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANYUMAS /$c Falah Maulana Nur Setyadi
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 9 hlm
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dimana awal mula diberlakukannya sejak adanyaSurat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 472.1/4996/SJ tentang Percepatan Penerapan Buku Pokok Pemakaman. Selanjutnya ditindaklajuti serius oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana optimalisasi cakupan akta kematian melalui Buku Pokok Pemakaman di era digitalisasi SIAK terpusat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas. Metode: Penulis memakai metode penelitian yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif, untuk teknik pengumpulan yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, optimalisasi cakupan akta kematian melalui buku pokok pemakaman di era digitalisasi SIAK terpusat ini sudah dilaksanakan dan sudah berjalan secara maksimal dan optimal karena dari beberapa wawancara yang dilakukan oleh peneliti sudah optimal, walaupun sebelum adanya inovasi Buku Pokok Pemakaman masih terdapat hambatan. Faktor penghambat sebelum adanya optimalisasi cakupan Akta Kematian melalui Buku Pokok Pemakaman di era digitalisasi SIAK Terpusat yaitu: belum semua masyarakat Kabupaten Banyumas yang sadar akan tertib administrasi kependudukan terkhusus tentang pelaporan kematian, belum semua Instansi baik Instansi Pemerintah maupun non Pemerintah Kabupaten Banyumas yang sadar akan tertib administrasi kependudukan terkhusus tentang pelaporan kematian, dan masyarakat Kabupaten Banyumas sebagian besar masih lalai dengan pelaporan kematian ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyarankan agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas untuk melakukan sosialisasi secara berkala dan memperluas jangkauan sampe ke desa mengenai pentingnya akta kematian. Kesimpulan: Optimalisasi cakupan Akta Kematian melalui Buku Pokok Pemakaman di Era Digitalisasi SIAK Terpusat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas dianalisis menggunakan teori Mardiasmo (2018) dinilai sudah terlaksana dengan baik dan sudah optimal karena dari beberapa wawancara yang dilaksanakan menyetujui dan mengungkapkan bahwa Buku Pokok Pemakaman sudah optimal dalam pelaksanaannya di Kabupaten Banyumas, walaupun perlu adanya peningkatan untuk lebih baik lagi.
650 # 4 $a Administrasi Kependudukan
700 0 # $a Arnold Ferdinand Bura
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16385
Content Unduh katalog