Cite This        Tampung        Export Record
Judul ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENUNJANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH DI KOTA SERANG PROVINSI BANTEN / Salma Ramadhanti
Pengarang Salma Ramadhanti
Decky Dwi Utomo
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 18 :ilus
Subjek Keuangan Daerah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penulis berfokus pada kontribusi PAD yang rendah di Kota Serang. Penulis menyadari bahwa pada penyelenggaraan pemerintahan daerah, permasalahan seperti kontribusi PAD yang rendah akan mempengaruhi tingkat kemampuan keuangan daerah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan keuangan daerah dalam menunjang penyelenggaraan pemerintahan di Kota Serang selama 5 tahun anggaran yang dilihat dari rumus analisis rasio keuangan serta mengetahui faktor yang dapat memengaruhi kemampuan keuangan daerah dan juga upaya dalam meningkatkan kemampuan keuangan daerah di Kota Serang. Metode : Metode yang digunakan yaitu deskriptif Kualitatif. Data yang digunakan dalam penulisan ini yaitu hasil wawancara dari beberapa informan yaitu pejabat dari BPKAD Kota Serang sebagai data primer dan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kota Serang tahun 2017-2021 sebagai data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan keuangan daerah di Kota Serang pada tahun 2017-2021 cenderung meningkat jika dilihat dari pertumbuhan Pendapatan Daerahnya. Kota Serang dinyatakan masih sangat bergantung terhadap Pendapatan Transfer, terutama dari Dana Alokasi Umum. Hasil dari penghitungan Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) memiliki rata-rata sebesar 15%, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah sebesar 80%, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah Kota Serang sebesar 30%, serta Rasio Efektivitas PAD Kota Serang memiliki rata-rata sebesar 110%. Kesimpulan : Kemampuan keuangan daerah Kota Serang masih termasuk ke dalam kategori rendah, dimana berdasarkan analisis terkait perbandingan antara Kontribusi dari pendapatan asli daerah dengan pendapatan transfer masih sangat jauh melihat pendapatan asli daerah Kota Serang jauh lebih rendah dibandingkan pendapatan transfer.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14860

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06334/IPDN/2023 336.013 598 233 2 SAL a Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194490
005 20260222033437
035 # # $a 0010-0226001574
082 # # $a 336.013 598 233 2
084 # # $a 336.013 598 233 2 SAL a
100 0 # $a Salma Ramadhanti
245 1 # $a ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENUNJANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH DI KOTA SERANG PROVINSI BANTEN /$c Salma Ramadhanti
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 18 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penulis berfokus pada kontribusi PAD yang rendah di Kota Serang. Penulis menyadari bahwa pada penyelenggaraan pemerintahan daerah, permasalahan seperti kontribusi PAD yang rendah akan mempengaruhi tingkat kemampuan keuangan daerah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan keuangan daerah dalam menunjang penyelenggaraan pemerintahan di Kota Serang selama 5 tahun anggaran yang dilihat dari rumus analisis rasio keuangan serta mengetahui faktor yang dapat memengaruhi kemampuan keuangan daerah dan juga upaya dalam meningkatkan kemampuan keuangan daerah di Kota Serang. Metode : Metode yang digunakan yaitu deskriptif Kualitatif. Data yang digunakan dalam penulisan ini yaitu hasil wawancara dari beberapa informan yaitu pejabat dari BPKAD Kota Serang sebagai data primer dan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kota Serang tahun 2017-2021 sebagai data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan keuangan daerah di Kota Serang pada tahun 2017-2021 cenderung meningkat jika dilihat dari pertumbuhan Pendapatan Daerahnya. Kota Serang dinyatakan masih sangat bergantung terhadap Pendapatan Transfer, terutama dari Dana Alokasi Umum. Hasil dari penghitungan Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) memiliki rata-rata sebesar 15%, Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah sebesar 80%, Rasio Kemandirian Keuangan Daerah Kota Serang sebesar 30%, serta Rasio Efektivitas PAD Kota Serang memiliki rata-rata sebesar 110%. Kesimpulan : Kemampuan keuangan daerah Kota Serang masih termasuk ke dalam kategori rendah, dimana berdasarkan analisis terkait perbandingan antara Kontribusi dari pendapatan asli daerah dengan pendapatan transfer masih sangat jauh melihat pendapatan asli daerah Kota Serang jauh lebih rendah dibandingkan pendapatan transfer.
650 # 4 $a Keuangan Daerah
700 0 # $a Decky Dwi Utomo
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14860
Content Unduh katalog