
| Judul | ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BONE DALAM PENGEMBALIAN PINJAMAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL : Fokus pada Analisis Debt Service Coverage Ratio / A. Nurul Aulia Arsyad |
| Pengarang | A. Nurul Aulia Arsyad Elvira Mulya Nalien |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 13 :ilus |
| Subjek | Keuangan Daerah |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pinjaman daerah memberikan konsekuensi bagi daerah untuk melakukan pembayaran atas pinjaman pada waktu yang ditentukan. Tentu saja hal ini membebankan keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan keuangan Kabupaten Bone dalam melakukan pengembalian pinjaman PEN selama delapan tahun ke depan, diukur menggunakan salah satu analisis rasio keuangan yaitu Debt Service Coverage Ratio (DSCR) oleh Mahmudi. Metode: Pada penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif, Metode Deskriptif dan Kerangka Berpikir Induktif. Teknik pengumpulan data berupa Wawancara Semi Terstruktur, Observasi Partisipasi Pasif dan Dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari validasi data, mengorganisasi data, menyajikan temuan, validasi temuan dan menafsirkan temuan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Bone memiliki kemampuan dalam pengembalian pinjaman PEN selama 8 tahun mendatang dan memenuhi kriteria nilai minimum DSCR yaitu 2,5. Tahun 2022 sebesar 20,88 point, tahun 2023 sebesar 15,92 point, tahun 2024 sebesar 4,25 point, tahun 2025 sebesar 3,89 point, tahun 2026 sebesar 3,71 point, tahun 2027 sebesar 3,51 point, tahun 2028 sebesar 3,29 point dan tahun 2029 sebesar 3,04 point. Tidak diperoleh hambatan dalam pengembalian pinjaman PEN namun pada tahun 2024 keuangan daerah diprediksi akan terbebani karena dilaksanakannya pilkada. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi defisit anggaran yang kemungkinan terjadi pada tahun 2024 yaitu dengan dengan menganggarkan dana cadangan. Dimulai pada tahun 2022 dan dapat dicairkan pada tahun 2024. Demi meringankan beban keuangan daerah khususnya pada tahun 2024 disamping kewajiban daerah dalam membayar utang. Kesimpulan: Kabupaten Bone memilki kemampuan keuangan dalam pengembalian pinjaman PEN yang dibuktikan dengan nilai DSCR yang telah memenuhi kriteria diatan 2,5 point. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13674 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06351/IPDN/2023 | 336.013 598 476 2 A. a | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194507 | ||
| 005 | 20260222105706 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0226001591 |
| 082 | # | # | $a 336.013 598 476 2 |
| 084 | # | # | $a 336.013 598 476 2 A. a |
| 100 | 0 | # | $a A. Nurul Aulia Arsyad |
| 245 | 1 | # | $a ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BONE DALAM PENGEMBALIAN PINJAMAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL : $b Fokus pada Analisis Debt Service Coverage Ratio /$c A. Nurul Aulia Arsyad |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 13 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pinjaman daerah memberikan konsekuensi bagi daerah untuk melakukan pembayaran atas pinjaman pada waktu yang ditentukan. Tentu saja hal ini membebankan keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan keuangan Kabupaten Bone dalam melakukan pengembalian pinjaman PEN selama delapan tahun ke depan, diukur menggunakan salah satu analisis rasio keuangan yaitu Debt Service Coverage Ratio (DSCR) oleh Mahmudi. Metode: Pada penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif, Metode Deskriptif dan Kerangka Berpikir Induktif. Teknik pengumpulan data berupa Wawancara Semi Terstruktur, Observasi Partisipasi Pasif dan Dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari validasi data, mengorganisasi data, menyajikan temuan, validasi temuan dan menafsirkan temuan. Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Bone memiliki kemampuan dalam pengembalian pinjaman PEN selama 8 tahun mendatang dan memenuhi kriteria nilai minimum DSCR yaitu 2,5. Tahun 2022 sebesar 20,88 point, tahun 2023 sebesar 15,92 point, tahun 2024 sebesar 4,25 point, tahun 2025 sebesar 3,89 point, tahun 2026 sebesar 3,71 point, tahun 2027 sebesar 3,51 point, tahun 2028 sebesar 3,29 point dan tahun 2029 sebesar 3,04 point. Tidak diperoleh hambatan dalam pengembalian pinjaman PEN namun pada tahun 2024 keuangan daerah diprediksi akan terbebani karena dilaksanakannya pilkada. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi defisit anggaran yang kemungkinan terjadi pada tahun 2024 yaitu dengan dengan menganggarkan dana cadangan. Dimulai pada tahun 2022 dan dapat dicairkan pada tahun 2024. Demi meringankan beban keuangan daerah khususnya pada tahun 2024 disamping kewajiban daerah dalam membayar utang. Kesimpulan: Kabupaten Bone memilki kemampuan keuangan dalam pengembalian pinjaman PEN yang dibuktikan dengan nilai DSCR yang telah memenuhi kriteria diatan 2,5 point. |
| 650 | # | 4 | $a Keuangan Daerah |
| 700 | 0 | # | $a Elvira Mulya Nalien |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13674 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :