Cite This        Tampung        Export Record
Judul EVALUASI PENGUSULAN KENAIKAN PANGKAT APARATUR SIPIL NEGARA JABATAN FUNGSIONAL GURU DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA / DAMANIK, YUNAN ANANDA PERDANA MANWELL
Pengarang DAMANIK, YUNAN ANANDA PERDANA MANWELL
Yani Alfian
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 13
Subjek Aparatur Sipil Negara
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini dilakukan guna untuk mengevaluasi pengusulan kenaikan pangkat Aparatur Sipil Negara Jabatan Fungsional Guru di Kabupaten Biak Numfor. Sebagaimana diketahui bahwasanya Jabatan Fungsional Guru di Kabupaten Biak Numfor sering mengalami keterlambatan kenaikan pangkat karena adanya faktor – faktor yang menjadi kendala dalam mengusulkan kenaikan pangkat. Hal ini tentunya akan menurunkan motivasi guru dalam melaksanakan tugasnya sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Biak Numfor akan mengalami penurunan kedepannya. Tujuan : Penelitian harus dilaksanakan agar dapat mengetahui apa saja faktor – faktor yang menjadi penghambat serta mencari tau upaya apa yang akan dilakukan sehingga dapat diberikan saran guna mengatasi permasalahan tersebut. Metode : Metode penelititan yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang baik yaitu metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Dengan menggunakan indikator Evaluasi menurut William N. Dunn dengan jumlah 5 indikator yang diteliti dan juga didasari dengan aturan – aturan dasar legalistik yang berkaitan dengan pengusulan kenaikan pangkat serta aturan – aturan yang berkaitan dengan penggunaan format sasaran kinerja pegawai (SKP) yang digunakan dalam mengusulkan kenaikan pangkat. Hasil/Temuan : Berdasarkan evaluasi yang dilakukan terhadap prosedur pengusulan kenaikan pangkat Jabatan Fungsional Guru bahwa banyaknya guru – guru yang terlambat untuk naik pangkat dikarenakan adanya faktor – faktor penghambat yang ditemui dalam mengusulkan kenaikan. Hal ini menyebabkan banyak guru – guru yang mengajukan keluhan terhadap pemerintah daerah karena rumitnya pengusulan kenaikan pangkat setiap periode yang menyebabkan seringnya terjadi keterlambatan kenaikan pangkat bagi Jabatan Fungsional Guru di Kabupaten Biak Numfor terutama bagi guru – guru yang bertempat tinggal jauh dari kota yang kesulitan untuk mengakses informasi mengenai pengusulan kenaikan pangkat. Namun Pemerintah Daerah telah merespons keluhan – keluhan tersebut dengan menyiapkan beberapa upaya yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan kenaikan pangkat bagi jabatan fungsional guru di Kabupaten Biak Numfor. Kesimpulan : Dari kelima indikator evaluasi yang diteliti peneliti menemukan faktor – faktor penghambat pada 3 indikator yaitu pada indikator efektif, kecukupan dan pemerataan sedangkan pada indikator responsivitas peneliti mengetahui bagaimana respon Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta BKPSDM Kabupaten Biak Numfor dalam mengatasi permasalahan tersebut. kemudian yang terakhir peneliti mengetahui apa saja yang didapatkan oleh guru jika naik pangkat tepat waktu melalui indikator ketepatan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13433

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06375/IPDN/2023 351.175 984 833 AHL k Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194567
005 20260302095150
035 # # $a 0010-0326000014
082 # # $a 351.115 988 131
084 # # $a 351.115 988 131 DAM e
100 0 # $a DAMANIK, YUNAN ANANDA PERDANA MANWELL
245 1 # $a EVALUASI PENGUSULAN KENAIKAN PANGKAT APARATUR SIPIL NEGARA JABATAN FUNGSIONAL GURU DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BIAK NUMFOR PROVINSI PAPUA /$c DAMANIK, YUNAN ANANDA PERDANA MANWELL
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 13
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini dilakukan guna untuk mengevaluasi pengusulan kenaikan pangkat Aparatur Sipil Negara Jabatan Fungsional Guru di Kabupaten Biak Numfor. Sebagaimana diketahui bahwasanya Jabatan Fungsional Guru di Kabupaten Biak Numfor sering mengalami keterlambatan kenaikan pangkat karena adanya faktor – faktor yang menjadi kendala dalam mengusulkan kenaikan pangkat. Hal ini tentunya akan menurunkan motivasi guru dalam melaksanakan tugasnya sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten Biak Numfor akan mengalami penurunan kedepannya. Tujuan : Penelitian harus dilaksanakan agar dapat mengetahui apa saja faktor – faktor yang menjadi penghambat serta mencari tau upaya apa yang akan dilakukan sehingga dapat diberikan saran guna mengatasi permasalahan tersebut. Metode : Metode penelititan yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang baik yaitu metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Dengan menggunakan indikator Evaluasi menurut William N. Dunn dengan jumlah 5 indikator yang diteliti dan juga didasari dengan aturan – aturan dasar legalistik yang berkaitan dengan pengusulan kenaikan pangkat serta aturan – aturan yang berkaitan dengan penggunaan format sasaran kinerja pegawai (SKP) yang digunakan dalam mengusulkan kenaikan pangkat. Hasil/Temuan : Berdasarkan evaluasi yang dilakukan terhadap prosedur pengusulan kenaikan pangkat Jabatan Fungsional Guru bahwa banyaknya guru – guru yang terlambat untuk naik pangkat dikarenakan adanya faktor – faktor penghambat yang ditemui dalam mengusulkan kenaikan. Hal ini menyebabkan banyak guru – guru yang mengajukan keluhan terhadap pemerintah daerah karena rumitnya pengusulan kenaikan pangkat setiap periode yang menyebabkan seringnya terjadi keterlambatan kenaikan pangkat bagi Jabatan Fungsional Guru di Kabupaten Biak Numfor terutama bagi guru – guru yang bertempat tinggal jauh dari kota yang kesulitan untuk mengakses informasi mengenai pengusulan kenaikan pangkat. Namun Pemerintah Daerah telah merespons keluhan – keluhan tersebut dengan menyiapkan beberapa upaya yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan kenaikan pangkat bagi jabatan fungsional guru di Kabupaten Biak Numfor. Kesimpulan : Dari kelima indikator evaluasi yang diteliti peneliti menemukan faktor – faktor penghambat pada 3 indikator yaitu pada indikator efektif, kecukupan dan pemerataan sedangkan pada indikator responsivitas peneliti mengetahui bagaimana respon Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta BKPSDM Kabupaten Biak Numfor dalam mengatasi permasalahan tersebut. kemudian yang terakhir peneliti mengetahui apa saja yang didapatkan oleh guru jika naik pangkat tepat waktu melalui indikator ketepatan.
650 # 4 $a Aparatur Sipil Negara
700 0 # $a Yani Alfian
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13433
Content Unduh katalog