
| Judul | ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT / Rafiz Kamili Alkadrie |
| Pengarang | Rafiz Kamili Alkadrie Decky Dwi Utomo |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 11 :ilus |
| Subjek | Keuangan Daerah |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pendapatan Asli daerah Kota Pontianak terbilang cukup rendah, sehingga untuk tetap melaksanakan otonomi daerah, pemerintah Kota Pontianak memerlukan dana transfer dari pemerintah pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah Kota Pontianak melalui analisi rasio keuangan selama periode 5 tahun anggaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisa kemampuan keuangan, faktor penghambat, dan upaya meningkatkan kemampuan keuangan daerah dalam mendukung otonomi daerah di Kota Pontianak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah hasil wawancara dari pejabat BKD Kota Pontianak sebagai data primer dan Laporan Realisasi APBD Kota Pontianak sebagai data sekunder. Data yang dianalisi menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kemampuan keuangan Kota Pontianak masih tergolong rendah terkhusus pada periode 2017- 2021 dengan rasio desentralisasi fiskal sebesar 27%, rasio kemandirian keuangan sebesar 41%, dan rasio ketergantungan diangka 67%, tetapi pada rasio efektivitas pengelolaan PAD Kota Pontianak tergolong cukup efektif karena dalam persentase 96,2%. Berdasarkan hasil analisis terdapat faktor pendorong dan penghambat dalam meningkatkan kemampuan keuangan daerah Kota Pontianak. Kesimpulan: Berdasarkan temuan yang didapat, terdapat upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kota Pontianak untuk mendongkrak sumber pendapatan asli daerah terutama dalam mengoptimalkan pendapatan pajak dan retribusi daerah di Kota Pontianak. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16004 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06449/IPDN/2023 | 336.015 988 12 RAF a | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194653 | ||
| 005 | 20260302023458 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0326000100 |
| 082 | # | # | $a 336.015 988 12 |
| 084 | # | # | $a 336.015 988 12 RAF a |
| 100 | 0 | # | $a Rafiz Kamili Alkadrie |
| 245 | 1 | # | $a ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT /$c Rafiz Kamili Alkadrie |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 11 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pendapatan Asli daerah Kota Pontianak terbilang cukup rendah, sehingga untuk tetap melaksanakan otonomi daerah, pemerintah Kota Pontianak memerlukan dana transfer dari pemerintah pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah Kota Pontianak melalui analisi rasio keuangan selama periode 5 tahun anggaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisa kemampuan keuangan, faktor penghambat, dan upaya meningkatkan kemampuan keuangan daerah dalam mendukung otonomi daerah di Kota Pontianak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah hasil wawancara dari pejabat BKD Kota Pontianak sebagai data primer dan Laporan Realisasi APBD Kota Pontianak sebagai data sekunder. Data yang dianalisi menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kemampuan keuangan Kota Pontianak masih tergolong rendah terkhusus pada periode 2017- 2021 dengan rasio desentralisasi fiskal sebesar 27%, rasio kemandirian keuangan sebesar 41%, dan rasio ketergantungan diangka 67%, tetapi pada rasio efektivitas pengelolaan PAD Kota Pontianak tergolong cukup efektif karena dalam persentase 96,2%. Berdasarkan hasil analisis terdapat faktor pendorong dan penghambat dalam meningkatkan kemampuan keuangan daerah Kota Pontianak. Kesimpulan: Berdasarkan temuan yang didapat, terdapat upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah Kota Pontianak untuk mendongkrak sumber pendapatan asli daerah terutama dalam mengoptimalkan pendapatan pajak dan retribusi daerah di Kota Pontianak. |
| 650 | # | 4 | $a Keuangan Daerah |
| 700 | 0 | # | $a Decky Dwi Utomo |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16004 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :