Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS ANJUNGAN DUKCAPIL MANDIRI DALAM PENINGKATAN KEPEMILIKAN KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SLEMAN PEOVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA / Safni Rahman
Pengarang Safni Rahman
Arnold Ferdinand Bura
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 9 :ilus
Subjek Administrasi Publik
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): kepemilikan KTP-el di Kabupaten Sleman sudah mencapai 100%, Akta Kelahiran di Kabupaten Sleman juga hampir menyentuh 100% ini membuktikan pelayana penerbitan dokumen kependudukan tersebut sudah sangat memuaskan tetapi berbeda dengan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Sleman yan gbaru menyentuk angka 70 %, tentu angka tersebut belum maksimal jika dibandingkan dokumen seperti KTP-el dan Akta Kelahiran, Pemerintah Kabupaten Sleman berinovasi untuk mengadakan mesin ADM yang membawa semangat mendekatkan layanan dan mempermudah layanan, serta diharpakan dengan adanya mesin ADM bisa memperbaiki kualitas layanan dan mengefektivkan pelayana dokumen kependudukan karena dengan adanya mesin ADM pelayana tidak harus datang ke kantor dan tidak terikat jam masuk kantor, dan itu menjadi solusi dari pelayana dokumen kependuduakn selama pandemi covid-19 karena pemohon tidak berkerumun dan tidak bertatapan langsung oleh petugas. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mngetahui seberapa berpengaruh pelayanan ADM terhadap peningkatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Metode: Penelitian ini adalah penelitain hukum empiris yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan setudi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik analisi kulaitatif. Hasil/Temuan: temuan yang diperoleh oelah penulis dalam penelitain ini adalah dengan adanya pelayanan ADM sangan membantu dalam permohonan dokumen kependudukan terkususnya untuk masyarakat yang tidak mempunyai waktu untuk datang kekantor karena permohon bisa melakukan permohonan melalui online yang bisa dilakukan kapan saja dirumah melalui smartphone atau computer, dan setalah dikonfirmasi oleh petugas pemohon bisa melakuakn pencetakan melalui ADM yang bisa dilakukan kapan saja. Tetapi pemohon yang malakukan permohona melalui online rata-rata setiap harinya berkisar 12 pemohon saja, ini jauh dari target yang harus mencapai 100 pemohon setiap harinya. Kesimpuan: dengan adanya pelayana ADM mempermudah masyarakat dalam proses permohonan dokumen kependudukan dari awal permohonan samapi pencetakan dokuemn keendudukan dengan catatan pemohon melaukan permohonan melalui online. Memeng dengan adanya mesin ADM pelayana penerbitan KIA tidak hanya terpusat di Disdukcapil saja tetapi sejak awal pelayanan ADM pada Juli 2019 samapi Januari 2023 pelayanan penerbitan KIA melalui mesin ADM hanya menyumbang 4 % saja dari keseluruhan kepemiliakn KIA pada tahun 2022 semester II, itu membuktikan bahwa pelayanan KIA melalui mesin ADM tidak efektiv dalam peningkatan kepemiliakna KIA di Kabupaten Sleman.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12594

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06494/IPDN/2023 351.598 274 SAF e Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194745
005 20260316120133
035 # # $a 0010-0326000192
082 # # $a 351.598 274
084 # # $a 351.598 274 SAF e
100 0 # $a Safni Rahman
245 1 # $a EFEKTIVITAS ANJUNGAN DUKCAPIL MANDIRI DALAM PENINGKATAN KEPEMILIKAN KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SLEMAN PEOVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA /$c Safni Rahman
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 9 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): kepemilikan KTP-el di Kabupaten Sleman sudah mencapai 100%, Akta Kelahiran di Kabupaten Sleman juga hampir menyentuh 100% ini membuktikan pelayana penerbitan dokumen kependudukan tersebut sudah sangat memuaskan tetapi berbeda dengan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Sleman yan gbaru menyentuk angka 70 %, tentu angka tersebut belum maksimal jika dibandingkan dokumen seperti KTP-el dan Akta Kelahiran, Pemerintah Kabupaten Sleman berinovasi untuk mengadakan mesin ADM yang membawa semangat mendekatkan layanan dan mempermudah layanan, serta diharpakan dengan adanya mesin ADM bisa memperbaiki kualitas layanan dan mengefektivkan pelayana dokumen kependudukan karena dengan adanya mesin ADM pelayana tidak harus datang ke kantor dan tidak terikat jam masuk kantor, dan itu menjadi solusi dari pelayana dokumen kependuduakn selama pandemi covid-19 karena pemohon tidak berkerumun dan tidak bertatapan langsung oleh petugas. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mngetahui seberapa berpengaruh pelayanan ADM terhadap peningkatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Metode: Penelitian ini adalah penelitain hukum empiris yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan setudi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik analisi kulaitatif. Hasil/Temuan: temuan yang diperoleh oelah penulis dalam penelitain ini adalah dengan adanya pelayanan ADM sangan membantu dalam permohonan dokumen kependudukan terkususnya untuk masyarakat yang tidak mempunyai waktu untuk datang kekantor karena permohon bisa melakukan permohonan melalui online yang bisa dilakukan kapan saja dirumah melalui smartphone atau computer, dan setalah dikonfirmasi oleh petugas pemohon bisa melakuakn pencetakan melalui ADM yang bisa dilakukan kapan saja. Tetapi pemohon yang malakukan permohona melalui online rata-rata setiap harinya berkisar 12 pemohon saja, ini jauh dari target yang harus mencapai 100 pemohon setiap harinya. Kesimpuan: dengan adanya pelayana ADM mempermudah masyarakat dalam proses permohonan dokumen kependudukan dari awal permohonan samapi pencetakan dokuemn keendudukan dengan catatan pemohon melaukan permohonan melalui online. Memeng dengan adanya mesin ADM pelayana penerbitan KIA tidak hanya terpusat di Disdukcapil saja tetapi sejak awal pelayanan ADM pada Juli 2019 samapi Januari 2023 pelayanan penerbitan KIA melalui mesin ADM hanya menyumbang 4 % saja dari keseluruhan kepemiliakn KIA pada tahun 2022 semester II, itu membuktikan bahwa pelayanan KIA melalui mesin ADM tidak efektiv dalam peningkatan kepemiliakna KIA di Kabupaten Sleman.
650 # 4 $a Administrasi Publik
700 0 # $a Arnold Ferdinand Bura
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12594
Content Unduh katalog