Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI PENEGAKAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN NOMOR 3 TAHUN 2009 TENTANG IRIGASI DI WILAYAH KABUPATEN BONE / Nailah Az-zahra
Pengarang Nailah Az-zahra
Batubara, Yusi Eva
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 15
Subjek Administrasi Publik
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peneliti melakukan penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadi banyaknya kendala dalam urusan pengelolaan sumber daya air khususnya irigasi karena kurang ditegakkannya aturan yang mengatur segala hal tentang irigasi. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa permasalahan yang mengakibatkan pengaturan, penataan, dan peningkatan manfaat air irigasi menjadi tidak sesuai dengan fungsi dan peruntukannya seperti yang ada pada dasar hukum yang berlaku. Beberapa permasalahan tersebut seperti mendirikan bangunan di atas sempadan irigasi tanpa izin, pemanfaatan air irigasi untuk kepentingan pribadi, serta banyak masyarakat di sekitar lokasi irigasi yang membuang atau mengalirkan limbah rumah tangga ke saluran irigasi. Tetapi, sampai sekarang belum ada tindakan maupun pemberian sanksi secara tegas terhadap pelanggaran tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu melihat bagaimana implementasi penegakan kebijakan yang mengatur tentang irigasi yang ada di wilayah Kabupaten Bone yang selama ini berjalan namun masih saja banyak pelanggaran yang terjadi. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Serta teori yang digunakan terkait dengan penelitian ini adalah teori implementasi menurut Purwanto & Sulistyastuti yang memfokuskan pada 6 unsur, yaitu Kualitas Kebijakan, Kecukupan Input Kebijakan, Ketepatan Instrumen, Kapasitas Implementor, Karakteristik dan Dukungan, dan Kondisi Lingkungan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil analisis, dalam hal penegakan peraturan daerah tentang irigasi di wilayah Kabupaten Bone belum maksimal dilihat dari pihak-pihak yang seharusnya berwenang untuk melaksanakan hal tersebut. Kesimpulan: Implementasi penegakan peraturan daerah provinsi Sulawesi Selatan Nomor 3 Tahun 2009 tentang Irigasi di wilayah Kabupaten Bone belum terlaksana dengan optimal, khususnya dalam penindakan setiap pelanggaran yang terjadi belum sepenuhnya sesuai dengan perda tersebut. Sehingga, berdasarkan hal tersebut dapat membuat OPD terkait lebih menggencarkan upayaupaya yang lebih efektif agar dapat meminimalisir permasalahan yang masih terjadi.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13401

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06521/IPDN/2023 351.598 476 2 NAI i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194772
005 20260316022554
035 # # $a 0010-0326000219
082 # # $a 351.598 476 2
084 # # $a 351.598 476 2 NAI i
100 0 # $a Nailah Az-zahra
245 1 # $a IMPLEMENTASI PENEGAKAN PERATURAN DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN NOMOR 3 TAHUN 2009 TENTANG IRIGASI DI WILAYAH KABUPATEN BONE /$c Nailah Az-zahra
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 15
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peneliti melakukan penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadi banyaknya kendala dalam urusan pengelolaan sumber daya air khususnya irigasi karena kurang ditegakkannya aturan yang mengatur segala hal tentang irigasi. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa permasalahan yang mengakibatkan pengaturan, penataan, dan peningkatan manfaat air irigasi menjadi tidak sesuai dengan fungsi dan peruntukannya seperti yang ada pada dasar hukum yang berlaku. Beberapa permasalahan tersebut seperti mendirikan bangunan di atas sempadan irigasi tanpa izin, pemanfaatan air irigasi untuk kepentingan pribadi, serta banyak masyarakat di sekitar lokasi irigasi yang membuang atau mengalirkan limbah rumah tangga ke saluran irigasi. Tetapi, sampai sekarang belum ada tindakan maupun pemberian sanksi secara tegas terhadap pelanggaran tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu melihat bagaimana implementasi penegakan kebijakan yang mengatur tentang irigasi yang ada di wilayah Kabupaten Bone yang selama ini berjalan namun masih saja banyak pelanggaran yang terjadi. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Serta teori yang digunakan terkait dengan penelitian ini adalah teori implementasi menurut Purwanto & Sulistyastuti yang memfokuskan pada 6 unsur, yaitu Kualitas Kebijakan, Kecukupan Input Kebijakan, Ketepatan Instrumen, Kapasitas Implementor, Karakteristik dan Dukungan, dan Kondisi Lingkungan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil analisis, dalam hal penegakan peraturan daerah tentang irigasi di wilayah Kabupaten Bone belum maksimal dilihat dari pihak-pihak yang seharusnya berwenang untuk melaksanakan hal tersebut. Kesimpulan: Implementasi penegakan peraturan daerah provinsi Sulawesi Selatan Nomor 3 Tahun 2009 tentang Irigasi di wilayah Kabupaten Bone belum terlaksana dengan optimal, khususnya dalam penindakan setiap pelanggaran yang terjadi belum sepenuhnya sesuai dengan perda tersebut. Sehingga, berdasarkan hal tersebut dapat membuat OPD terkait lebih menggencarkan upayaupaya yang lebih efektif agar dapat meminimalisir permasalahan yang masih terjadi.
650 # 4 $a Administrasi Publik
700 0 # $a Batubara, Yusi Eva
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13401
Content Unduh katalog