Cite This        Tampung        Export Record
Judul EVALUASI KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MELAKSANAKAN KETERTIBAN UMUM DI KABUPATEN TOLIKARA PROVINSI PAPUA / Mitera Yikwa
Pengarang Mitera Yikwa
Deti Mulyati
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 7
Subjek Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang: Evaluasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Melaksanakan Ketertiban Umum di Kabupaten Tolikara Tujuan: untuk mendeskripsikan dan menganalisis Evaluasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Melaksanakan Ketertiban Umum di Kabupaten Tolikara, mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukungnya serta mendeskripiskan dan menganalisis upaya-upaya yang untuk mengatasi hambatannya. Metode: penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Teori yang digunakan peneliti adalah teori kinerja menurut Mitchel dalam buku Bintoro dan Daryanto (2017:158). Hasil: penelitian ini menunjukan bahwa, Satuan Polisi Pamong Praja dalam melaksanakan ketertiban umum di Kabupaten Tollikara sudah berjalan namun belum maksimal. Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu 1. Kurangnya personal anggota pada saat pelaksanaan apel pagi di kantor. 2.Terbatasnya sarana dan prasarana serta kurangnya pemeliarahan yang baik, faktor pendukungnya yaitu 1. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. terjalinnya komunikasi dan koordinasiyang baik di lingkungan internal Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tolikara. Kesimpulan: Pelaksanaan ketertiban umum sudah berjalan dengan baik. Namun masih ada beberapa kendala yang menghambat ketertiban umum. Saran yang di berikan dalam melaksanakan ketertiban umum adalah Perlunya aparat Satpol PP meningkatkan kemampuannya dengan mengikuti pendidikan formal dan non formal. Agar tugas-tugas organisasi dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan .Perlunya pembinaan dilakukan secara terus menerus kepada aparat melalui latihan manajemen kepemimpinan, agar aparat memiliki inisiatif yang tinggi dalam bekerja, dan berusaha melaksanakan pekerjaan sesuai dengan rencana. Serta dapat memahami tupoksinya dengan baik, agar tugas-tugas organisasi lebih efektif dilaksanakan .Perlunya perhatian pemerintah Daerah dalam menyediakan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang menunjang digunakan oleh Kantor Satpol PP Kabupaten Tolikara dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14390

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06523/IPDN/2023 361.598 815 3 MIT e Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001194774
005 20260316024926
035 # # $a 0010-0326000214
035 # # $a 0010-0326000221
082 # # $a 361.598 815 3
084 # # $a 361.598 815 3 MIT e
100 0 # $a Mitera Yikwa
245 1 # $a EVALUASI KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MELAKSANAKAN KETERTIBAN UMUM DI KABUPATEN TOLIKARA PROVINSI PAPUA /$c Mitera Yikwa
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 7
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Evaluasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Melaksanakan Ketertiban Umum di Kabupaten Tolikara Tujuan: untuk mendeskripsikan dan menganalisis Evaluasi Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Melaksanakan Ketertiban Umum di Kabupaten Tolikara, mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukungnya serta mendeskripiskan dan menganalisis upaya-upaya yang untuk mengatasi hambatannya. Metode: penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Teori yang digunakan peneliti adalah teori kinerja menurut Mitchel dalam buku Bintoro dan Daryanto (2017:158). Hasil: penelitian ini menunjukan bahwa, Satuan Polisi Pamong Praja dalam melaksanakan ketertiban umum di Kabupaten Tollikara sudah berjalan namun belum maksimal. Adapun yang menjadi faktor penghambat yaitu 1. Kurangnya personal anggota pada saat pelaksanaan apel pagi di kantor. 2.Terbatasnya sarana dan prasarana serta kurangnya pemeliarahan yang baik, faktor pendukungnya yaitu 1. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. terjalinnya komunikasi dan koordinasiyang baik di lingkungan internal Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tolikara. Kesimpulan: Pelaksanaan ketertiban umum sudah berjalan dengan baik. Namun masih ada beberapa kendala yang menghambat ketertiban umum. Saran yang di berikan dalam melaksanakan ketertiban umum adalah Perlunya aparat Satpol PP meningkatkan kemampuannya dengan mengikuti pendidikan formal dan non formal. Agar tugas-tugas organisasi dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan .Perlunya pembinaan dilakukan secara terus menerus kepada aparat melalui latihan manajemen kepemimpinan, agar aparat memiliki inisiatif yang tinggi dalam bekerja, dan berusaha melaksanakan pekerjaan sesuai dengan rencana. Serta dapat memahami tupoksinya dengan baik, agar tugas-tugas organisasi lebih efektif dilaksanakan .Perlunya perhatian pemerintah Daerah dalam menyediakan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang menunjang digunakan oleh Kantor Satpol PP Kabupaten Tolikara dalam mendukung pelaksanaan tugas organisasi.
650 # 4 $a Permasalahan Sosial dan Layanan Sosial pada Umumnya
700 0 # $a Deti Mulyati
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14390
Content Unduh katalog