
| Judul | PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENCARI KERJA DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN OLEH DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI DI KABUPATEN GROBOGAN / Ata Kaukaba Mumtaz |
| Pengarang | Ata Kaukaba Mumtaz Suaib Ibrahim |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 10 |
| Subjek | Tenaga kerja |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemberdayaan masyarakat merupakan hal yang penting dalam terwujudnya kesejahteraan umum. Pemberdayaan masyarakat memiliki tujuan untuk membangun kesadaran dan kemauan rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri. Tujuan: Untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan masyarakat pencari kerja serta mengetahui upaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Grobogan untuk mengatasi permasalahan pengangguran yang ditandai dengan masih tingginya angka pengangguran yang terjadi di Kabupaten Grobogan. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu penlitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif menjadi desain pengamatan dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai desain pengamatan dalam Penelitian ini. Desain Penelitian yang digunakan adalah teori pemberdayaan oleh Mardikanto yang terdiri empat dimensi yaitu bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina lembaga. Hasil/Temuan: Berdasarkan teori yang dikemukakan Mardikanto menunjukkan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat pencari kerja berdampak baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Grobogan dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat pencari kerja sehingga lebih optimal untuk terjun ke dunia kerja. Akan tetapi adanya kendala dan permasalahan yang terjadi terkait pelaksanaan pemberdayaan masyarakat pencari kerja membuat program ini belum berjalan dengan maksimal sesuai dengan tujuan.. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat pencari kerja dalam mengurangi angka pengangguran oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Grobogan secara garis besar sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan teori pemberdayaan yang dikemukakan Mardikanto. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13776 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06559/IPDN/2023 | 353.535 982 45 ATA p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194811 | ||
| 005 | 20260317110054 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0326000258 |
| 082 | # | # | $a 353.535 982 45 |
| 084 | # | # | $a 353.535 982 45 ATA p |
| 100 | 0 | # | $a Ata Kaukaba Mumtaz |
| 245 | 1 | # | $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENCARI KERJA DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN OLEH DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI DI KABUPATEN GROBOGAN /$c Ata Kaukaba Mumtaz |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 10 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemberdayaan masyarakat merupakan hal yang penting dalam terwujudnya kesejahteraan umum. Pemberdayaan masyarakat memiliki tujuan untuk membangun kesadaran dan kemauan rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri. Tujuan: Untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan masyarakat pencari kerja serta mengetahui upaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Grobogan untuk mengatasi permasalahan pengangguran yang ditandai dengan masih tingginya angka pengangguran yang terjadi di Kabupaten Grobogan. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu penlitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif menjadi desain pengamatan dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai desain pengamatan dalam Penelitian ini. Desain Penelitian yang digunakan adalah teori pemberdayaan oleh Mardikanto yang terdiri empat dimensi yaitu bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina lembaga. Hasil/Temuan: Berdasarkan teori yang dikemukakan Mardikanto menunjukkan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat pencari kerja berdampak baik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Grobogan dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat pencari kerja sehingga lebih optimal untuk terjun ke dunia kerja. Akan tetapi adanya kendala dan permasalahan yang terjadi terkait pelaksanaan pemberdayaan masyarakat pencari kerja membuat program ini belum berjalan dengan maksimal sesuai dengan tujuan.. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat pencari kerja dalam mengurangi angka pengangguran oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Grobogan secara garis besar sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan teori pemberdayaan yang dikemukakan Mardikanto. |
| 650 | # | 4 | $a Tenaga kerja |
| 700 | 0 | # | $a Suaib Ibrahim |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13776 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :