
| Judul | KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI WISATA ALAM KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG / Bagas Arrohmansyah |
| Pengarang | Bagas Arrohmansyah Sri Hartati |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 12 :ilus |
| Subjek | Administrasi Daerah Setingkat Provinsi |
| Abstrak | Permasalahan/ Latar Belakang (GAP): Kabupaten Tanggamus memiliki banyak objek wisata tetapi hanya delapan objek wisata yang unggul dan dari delapan objek wisata tersebut hanya dua wisata yang di kelola langsung oleh pemerintah Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus yaitu objek wisata Air Terjun Waylalaan dan Pantai Muara Indah. Objek wisata yang lain masih dikelola oleh masyarakat setempat dan belum diserahkan kepada Pemerintah Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus. Sementara itu, masyarakat yang berada di daerah atau wilayah sekitar wisata atau Kabupaten Tanggamus menyatakan bahwa Dinas Pariwisata telah gagal dalam mengelola potensi wisata yang berada di Kabupaten Tanggamus, dikarenakan masyarakat belum merasakan perubahan signifikan khususnya dalam hal ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Kinerja Aparatur Sipil Negara di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Dalam Mengembangkan Potensi Wisata Alam Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung.Faktor penghambat serta upaya yang di lakukan untuk mengatasi hambatan Kinerja Aparatur Sipil Negara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam mengembangkan potensi wisata Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Metode: Metode penelitian yang di gunakan adalah kualitatif deskiptif dengan pendektan induktif. Adapaun Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan adalah reduksi. Hasil/Temuan: Terdapat hambatan dimana Aparatur Sipil Negara tidak memiliki latar belakang Pendidikan Kepariwsiataan, terdapat faktor penghamabat lainnya di indicator kualatias layanan dimana dalam indikator tersebut terdapatan hambatan berupa anggaran yang terbatas, dan sarana prasarana yang kurang memadai. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan mengajukan penambahan anggaran, melaksanakan pendidikan dan pelatihan terkait kepariwisataan, dan meningkatkan sarana prasana di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja Aparatur Sipil Negara Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Dalam Mengembangkan Potensi Wisata Alam Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung masih tergolong cukup baik dilihat dari responsivitas Aparatur Sipil Negara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam pelayanan terhadap masyarakat sudah baik, responsibilitas dalam hal menerapan prosedur dan renstra sudah cukup baik, akuntabilitas kinerja baik kepada masyarakat maupun kepada pimpinan sudah sesuai dengan prosedur dan peraturan perundang- undangan yang berlaku, tetapi dari indicator produktivitas dan kualitas layanan yang masih relative belum cukup baik. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14769 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06696/IPDN/2023 | 352.145 981 812 BAG k | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001194978 | ||
| 005 | 20260407112943 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000123 |
| 082 | # | # | $a 352.145 981 812 |
| 084 | # | # | $a 352.145 981 812 BAG k |
| 100 | 0 | # | $a Bagas Arrohmansyah |
| 245 | 1 | # | $a KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI WISATA ALAM KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG /$c Bagas Arrohmansyah |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 12 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/ Latar Belakang (GAP): Kabupaten Tanggamus memiliki banyak objek wisata tetapi hanya delapan objek wisata yang unggul dan dari delapan objek wisata tersebut hanya dua wisata yang di kelola langsung oleh pemerintah Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus yaitu objek wisata Air Terjun Waylalaan dan Pantai Muara Indah. Objek wisata yang lain masih dikelola oleh masyarakat setempat dan belum diserahkan kepada Pemerintah Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus. Sementara itu, masyarakat yang berada di daerah atau wilayah sekitar wisata atau Kabupaten Tanggamus menyatakan bahwa Dinas Pariwisata telah gagal dalam mengelola potensi wisata yang berada di Kabupaten Tanggamus, dikarenakan masyarakat belum merasakan perubahan signifikan khususnya dalam hal ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Kinerja Aparatur Sipil Negara di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Dalam Mengembangkan Potensi Wisata Alam Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung.Faktor penghambat serta upaya yang di lakukan untuk mengatasi hambatan Kinerja Aparatur Sipil Negara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam mengembangkan potensi wisata Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Metode: Metode penelitian yang di gunakan adalah kualitatif deskiptif dengan pendektan induktif. Adapaun Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan adalah reduksi. Hasil/Temuan: Terdapat hambatan dimana Aparatur Sipil Negara tidak memiliki latar belakang Pendidikan Kepariwsiataan, terdapat faktor penghamabat lainnya di indicator kualatias layanan dimana dalam indikator tersebut terdapatan hambatan berupa anggaran yang terbatas, dan sarana prasarana yang kurang memadai. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan mengajukan penambahan anggaran, melaksanakan pendidikan dan pelatihan terkait kepariwisataan, dan meningkatkan sarana prasana di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja Aparatur Sipil Negara Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Dalam Mengembangkan Potensi Wisata Alam Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung masih tergolong cukup baik dilihat dari responsivitas Aparatur Sipil Negara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam pelayanan terhadap masyarakat sudah baik, responsibilitas dalam hal menerapan prosedur dan renstra sudah cukup baik, akuntabilitas kinerja baik kepada masyarakat maupun kepada pimpinan sudah sesuai dengan prosedur dan peraturan perundang- undangan yang berlaku, tetapi dari indicator produktivitas dan kualitas layanan yang masih relative belum cukup baik. |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi Daerah Setingkat Provinsi |
| 700 | 0 | # | $a Sri Hartati |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14769 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :