Cite This        Tampung        Export Record
Judul INOVASI PENTAGRAM DALAM PEMBUATAN KARTU KELUARGA DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN WAJO PROVINSI SULAWESI SELATAN / A. Ashabul Kahfi Kaleleng
Pengarang A. Ashabul Kahfi Kaleleng
Yana Sahyana
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 12 :ilus
Subjek Kartu keluarga
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran serta penjelasan tentang pelaksanaan inovasi Pentagram di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wajo untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan khususnya pada Kartu Keluarga. Namun terhambat dengan jarak ke kantor Disdukcapil Kabupaten Wajo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi Pentagram, Apa saja faktor yang menjadi penghambat inovasi Pentagram dan Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam inovasi Pentagram oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wajo. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan triangulasi teknik triangulasi untuk memperoleh data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang peneliti dapati dalam pelaksanaan penelitian inovasi Pentagram yaitu inovasi Pentagram dapat membantu masyarakat yang terkendala dengan jarak sehingga tidak dapat datang ke kantor Dukcapil untuk membuat dokumen kependudukan khususnya Kartu Keluarga, kemudian peneliti juga mendapati masyarakat yang memang terkendala dengan pengetahuan masyarakat yang minim tentang teknologi sehingga tidak dapat melakukan pelayanan melalui inovasi Pentagram ini. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, penulis menyimpulkan bahwa inovasi Pentagram oleh Disdukcapil Wajo adalah sebuah inovasi dari produk inovasi, hal ini ditunjukkan bahwa inovasi Pentagram memenuhi lima karakteristik inovasi Rogers yaitu keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, pengaplikasian dan kemudahan diamati. Inovasi Pentagram memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya yang berada atau tinggal jauh dari kantor Dukcapil serta sangat membantu masyarakat yang tidak bisa datang ke Dukcapil dan juga sebagai solusi terhadap kurangnya kesadaran masyarakat yang tidak bisa ke Disdukcapil karena terhalang jam kerja. Adapun saran dari penulis kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wajo untuk mempertahankan dan meng-upgrade pelayanan inovasi Pentagram ini dan diharapkan untuk Disdukcapil Wajo bekerjasama dengan pihak lain dalam hal peningkatan jaringan internet agar pelayanan melalui inovasi Pentagram ini tidak terhambat atas maintenance jaringan yang ada.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13950

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06722/IPDN/2023 352.387 598 42 A. i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195008
005 20260407014813
035 # # $a 0010-0426000153
082 # # $a 352.387 598 42
084 # # $a 352.387 598 42 A. i
100 0 # $a A. Ashabul Kahfi Kaleleng
245 1 # $a INOVASI PENTAGRAM DALAM PEMBUATAN KARTU KELUARGA DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN WAJO PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c A. Ashabul Kahfi Kaleleng
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 12 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran serta penjelasan tentang pelaksanaan inovasi Pentagram di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wajo untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan khususnya pada Kartu Keluarga. Namun terhambat dengan jarak ke kantor Disdukcapil Kabupaten Wajo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi Pentagram, Apa saja faktor yang menjadi penghambat inovasi Pentagram dan Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam inovasi Pentagram oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wajo. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan triangulasi teknik triangulasi untuk memperoleh data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang peneliti dapati dalam pelaksanaan penelitian inovasi Pentagram yaitu inovasi Pentagram dapat membantu masyarakat yang terkendala dengan jarak sehingga tidak dapat datang ke kantor Dukcapil untuk membuat dokumen kependudukan khususnya Kartu Keluarga, kemudian peneliti juga mendapati masyarakat yang memang terkendala dengan pengetahuan masyarakat yang minim tentang teknologi sehingga tidak dapat melakukan pelayanan melalui inovasi Pentagram ini. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, penulis menyimpulkan bahwa inovasi Pentagram oleh Disdukcapil Wajo adalah sebuah inovasi dari produk inovasi, hal ini ditunjukkan bahwa inovasi Pentagram memenuhi lima karakteristik inovasi Rogers yaitu keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, pengaplikasian dan kemudahan diamati. Inovasi Pentagram memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya yang berada atau tinggal jauh dari kantor Dukcapil serta sangat membantu masyarakat yang tidak bisa datang ke Dukcapil dan juga sebagai solusi terhadap kurangnya kesadaran masyarakat yang tidak bisa ke Disdukcapil karena terhalang jam kerja. Adapun saran dari penulis kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wajo untuk mempertahankan dan meng-upgrade pelayanan inovasi Pentagram ini dan diharapkan untuk Disdukcapil Wajo bekerjasama dengan pihak lain dalam hal peningkatan jaringan internet agar pelayanan melalui inovasi Pentagram ini tidak terhambat atas maintenance jaringan yang ada.
650 # 4 $a Kartu keluarga
700 0 # $a Yana Sahyana
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13950
Content Unduh katalog