
| Judul | STRATEGI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DALAM MENEKAN KASUS KEBAKARAN DI KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT / Luthfiatunnisa Herayanti |
| Pengarang | Luthfiatunnisa Herayanti Kusworo |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 14 :ilus |
| Subjek | Kebakaran hutan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Bekasi merupakan wilayah yang memiliki potensi ancaman terjadinya kebakaran. Hal ini menjadi permasalahan tahunan yang dihadapi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi karena mengalami peningkatan kasus kebakaran yang semula pada tahun 2019 sebanyak 204 menjadi 255 kasus pada tahun 2020 yang penyebabnya didominasi akibat dari korsleting listrik. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi dalam menekan kasus kebakaran di Kota Bekasi dengan mengidentifikasi faktor internal maupun eksternal. Metode: Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teori strategi dengan teknik analisis SWOT oleh Freddy Rangkuti untuk menganalisis data yang diperoleh dalam merumuskan strategi terbaik. Hasil/Temuan: Penelitian menunjukkan bahwa dalam merumuskan strategi untuk menekan kasus kebakaran berdasarkan faktor internal dan faktor eksternal diperoleh indikator kekuatan dengan skor tertinggi sebesar 1,84 diikuti oleh indikator peluang sebesar 1,83. Kesimpulan: Diperoleh matriks S-O dengan perumusan strategi, yaitu meningkatkan kemampuan stakeholders dalam menguasai teknologi dan komputer, mengintegrasikan sistem penanganan kebakaran untuk pencapaian response time, meningkatkan kerjasama antara personil pemadam kebakaran dengan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), koordinasi dengan jajaran instansi lain dalam memanfaatkan teknologi sesuai regulasi, pemberian edukasi bahaya dan penanganan kebakaran kepada masyarakat, dan pembentukan regulasi terkait standar kelengkapan alat proteksi kebakaran. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15821 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06767/IPDN/2023 | 353.955 982 422 LUT s | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195062 | ||
| 005 | 20260408101057 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000207 |
| 082 | # | # | $a 353.955 982 422 |
| 084 | # | # | $a 353.955 982 422 LUT s |
| 100 | 0 | # | $a Luthfiatunnisa Herayanti |
| 245 | 1 | # | $a STRATEGI DINAS PEMADAM KEBAKARAN DALAM MENEKAN KASUS KEBAKARAN DI KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT /$c Luthfiatunnisa Herayanti |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 14 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Bekasi merupakan wilayah yang memiliki potensi ancaman terjadinya kebakaran. Hal ini menjadi permasalahan tahunan yang dihadapi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi karena mengalami peningkatan kasus kebakaran yang semula pada tahun 2019 sebanyak 204 menjadi 255 kasus pada tahun 2020 yang penyebabnya didominasi akibat dari korsleting listrik. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi dalam menekan kasus kebakaran di Kota Bekasi dengan mengidentifikasi faktor internal maupun eksternal. Metode: Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teori strategi dengan teknik analisis SWOT oleh Freddy Rangkuti untuk menganalisis data yang diperoleh dalam merumuskan strategi terbaik. Hasil/Temuan: Penelitian menunjukkan bahwa dalam merumuskan strategi untuk menekan kasus kebakaran berdasarkan faktor internal dan faktor eksternal diperoleh indikator kekuatan dengan skor tertinggi sebesar 1,84 diikuti oleh indikator peluang sebesar 1,83. Kesimpulan: Diperoleh matriks S-O dengan perumusan strategi, yaitu meningkatkan kemampuan stakeholders dalam menguasai teknologi dan komputer, mengintegrasikan sistem penanganan kebakaran untuk pencapaian response time, meningkatkan kerjasama antara personil pemadam kebakaran dengan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), koordinasi dengan jajaran instansi lain dalam memanfaatkan teknologi sesuai regulasi, pemberian edukasi bahaya dan penanganan kebakaran kepada masyarakat, dan pembentukan regulasi terkait standar kelengkapan alat proteksi kebakaran. |
| 650 | # | 4 | $a Kebakaran hutan |
| 700 | 0 | # | $a Kusworo |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15821 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :