Cite This        Tampung        Export Record
Judul KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (LKPD) DI KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / MUHAMMAD ILAL HAMDI
Pengarang MUHAMMAD ILAL HAMDI
Decky Dwi Utomo
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 14 :ilus
Subjek Keuangan daerah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) harus berdasarkan peraturan dan pedoman yang telah ditetapkan, seiring perkembangan zaman tata cara pengelolaan keuangan selalu berubah menjadi lebih baik. Berdasarkan aturan terbaru laporan keuangan saat ini disusun menggunakan sebuah aplikasi yang telah terintegrasi yaitu Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Dalam penyusunan laporan keuangan, penerapan SIPD masih terdapat beberapa permasalahan dan kualitas dari kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) juga mempengaruhi hasil dari kualitas laporan keuangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dari LKPD, faktor kendala penyusunan LKPD, dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu faktor kendala tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk informan ditentukan penulis dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: Penggunaan aplikasi SIPD pada proses penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Kabupaten Tanah Bumbu belum dapat terlaksana sepenuhnya karena terdapat beberapa masalah pada sistemnya, sehingga penyusunan laporan keuangan menggunakan cara manual. Pada pelaksanaan penyusunan laporan keuangan selain terkendala pada aplikasi SIPD dan kualitas dari Sumber Daya Manusia juga berpengaruh dimana terdapat beberapa bendahara dari beberapa SKPD yang terlambat dalam menyampaikan laporan keuangannya sehingga terjadi keterlambatan dalam penysunan laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman akuntansinya yang kurang, sehingga syarat normatif laporan keuangan dikatakan berkualitas tidak tercapai. Syarat kualitas laporan keuangan yang tidak tercapai ini yaitu relevan, untuk itu pemerintah daerah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Kesimpulan: Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan menggunakan aplikasi SIPD belum dapat berjalan sepenuhnya dikarenakan masih terdapat beberapa masalah pada sistemnya yang mengharuskan penyusunan laporan keuangan dilakukan secara manual. Selain terkendala pada aplikasi SIPD, proses penyusunan laporan keuangan juga terkendala pada kualitas dari SDM nya. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah dengan menyusun laporan keuangan secara manual dan tetap memperhatikan prosedur penyusunan laporan keuangan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kemudian melakukan evaluasi kebutuhan dan kinerja Sumber Daya Aparatur (SDA) pada setiap SKPD dan membuatkan BIMTEK (Bimbingan Teknis), pelatihan-pelatihan atau diklat untuk menambah pengetahuan dan skill pegawai yang bekerja sebagai akuntan di masing-masing SKPD. Dan juga melakukan regenrasi pegawai untuk meningkatkan kualitas SDM.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14976

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06852/IPDN/2023 336.013 598 365 2 MUH k Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195152
005 20260410030936
035 # # $a 0010-0426000297
082 # # $a 336.013 598 365 2
084 # # $a 336.013 598 365 2 MUH k
100 0 # $a MUHAMMAD ILAL HAMDI
245 1 # $a KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (LKPD) DI KABUPATEN TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c MUHAMMAD ILAL HAMDI
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 14 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) harus berdasarkan peraturan dan pedoman yang telah ditetapkan, seiring perkembangan zaman tata cara pengelolaan keuangan selalu berubah menjadi lebih baik. Berdasarkan aturan terbaru laporan keuangan saat ini disusun menggunakan sebuah aplikasi yang telah terintegrasi yaitu Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Dalam penyusunan laporan keuangan, penerapan SIPD masih terdapat beberapa permasalahan dan kualitas dari kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) juga mempengaruhi hasil dari kualitas laporan keuangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dari LKPD, faktor kendala penyusunan LKPD, dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu faktor kendala tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk informan ditentukan penulis dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil/Temuan: Penggunaan aplikasi SIPD pada proses penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Kabupaten Tanah Bumbu belum dapat terlaksana sepenuhnya karena terdapat beberapa masalah pada sistemnya, sehingga penyusunan laporan keuangan menggunakan cara manual. Pada pelaksanaan penyusunan laporan keuangan selain terkendala pada aplikasi SIPD dan kualitas dari Sumber Daya Manusia juga berpengaruh dimana terdapat beberapa bendahara dari beberapa SKPD yang terlambat dalam menyampaikan laporan keuangannya sehingga terjadi keterlambatan dalam penysunan laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman akuntansinya yang kurang, sehingga syarat normatif laporan keuangan dikatakan berkualitas tidak tercapai. Syarat kualitas laporan keuangan yang tidak tercapai ini yaitu relevan, untuk itu pemerintah daerah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Kesimpulan: Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan menggunakan aplikasi SIPD belum dapat berjalan sepenuhnya dikarenakan masih terdapat beberapa masalah pada sistemnya yang mengharuskan penyusunan laporan keuangan dilakukan secara manual. Selain terkendala pada aplikasi SIPD, proses penyusunan laporan keuangan juga terkendala pada kualitas dari SDM nya. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah dengan menyusun laporan keuangan secara manual dan tetap memperhatikan prosedur penyusunan laporan keuangan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kemudian melakukan evaluasi kebutuhan dan kinerja Sumber Daya Aparatur (SDA) pada setiap SKPD dan membuatkan BIMTEK (Bimbingan Teknis), pelatihan-pelatihan atau diklat untuk menambah pengetahuan dan skill pegawai yang bekerja sebagai akuntan di masing-masing SKPD. Dan juga melakukan regenrasi pegawai untuk meningkatkan kualitas SDM.
650 # 4 $a Keuangan daerah
700 0 # $a Decky Dwi Utomo
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14976
Content Unduh katalog