
| Judul | KINERJA PEGAWAI DASIL PENYETARAAN JABATAN PENGAWAS KE JABATAN FUNGSIONA DI SEKRETRIAT DAERAH KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT / FEBRYAN DICKY WAHYUDI |
| Pengarang | FEBRYAN DICKY WAHYUDI Rizki Amalia |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 12 |
| Subjek | Pegawai Negri Sipil |
| Abstrak | Masalah/Latar Belakang (GAP): Penyederhanaan struktur serta kelembagaan birokrasi ialah Langkah awal pada transformasi kelembagaan pemerintah yang selanjutnya diikuti menggunakan penetapan tatalaksana dan koordinasi lintas bidang menuju terwujudnya Smart Institution namun dalam pelaksanaannya tentu masih mengalami berbagai masalah seperti disatu sisi mereka sudah dilantik sebagai pejabat fungsional dengan beban kerja dan penyusunan angka kredit yang harus dilakukan sinkron dengan peraturan yang berlaku pada jabatan fungsional yang diemban, serta pada sisi lain mereka juga masih dibebani dengan pekerjaan struktural. Tujuan: maka penulis menganalisis bahwa kinerja pegawai di sekretariat daerah Kabupaten Sintang belum berjalan dengan maksimal. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan induktif. Analisis deskriptif merupakan jenis penelitian yang bertujuan untuk mengetahui nilai dari masing-masing variabel penelitian, dapat digunakan untuk mengetahui nilai dari satu variabel yang sifatnya independen tanpa melakukan perbandingan ataupun membuat hubungan dengan variabel yang lain. Hasil/Temuan: Kinerja pegawai hasil penyetaraan jabtan pengawas ke jabatan fungsional belum berjalan dengan efektif. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya motivasi yang dimiliki Pegawai, latar belakang pendidikan yang tidak sesuai serta regulasi yang terlalu cepat mengalami perubahan. Kesimpulan: Dalam pelaksanaan kebijakan ini memang masih belum berjalan dengan maksimal adapun masalah masalah yang didapati dapat di upayakan dengan melakukan kegiatan evaluasi, melakukan seleksi internal dalam pengisian jabatan serta meningkatkan kemampan Sumber Daya Manusia |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16087 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06863/IPDN/2023 | 352.630 959 832 6 FEB k | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195163 | ||
| 005 | 20260413082000 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000308 |
| 082 | # | # | $a 352.630 959 832 6 |
| 084 | # | # | $a 352.630 959 832 6 FEB k |
| 100 | 0 | # | $a FEBRYAN DICKY WAHYUDI |
| 245 | 1 | # | $a KINERJA PEGAWAI DASIL PENYETARAAN JABATAN PENGAWAS KE JABATAN FUNGSIONA DI SEKRETRIAT DAERAH KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT /$c FEBRYAN DICKY WAHYUDI |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 12 |
| 520 | # | # | $a Masalah/Latar Belakang (GAP): Penyederhanaan struktur serta kelembagaan birokrasi ialah Langkah awal pada transformasi kelembagaan pemerintah yang selanjutnya diikuti menggunakan penetapan tatalaksana dan koordinasi lintas bidang menuju terwujudnya Smart Institution namun dalam pelaksanaannya tentu masih mengalami berbagai masalah seperti disatu sisi mereka sudah dilantik sebagai pejabat fungsional dengan beban kerja dan penyusunan angka kredit yang harus dilakukan sinkron dengan peraturan yang berlaku pada jabatan fungsional yang diemban, serta pada sisi lain mereka juga masih dibebani dengan pekerjaan struktural. Tujuan: maka penulis menganalisis bahwa kinerja pegawai di sekretariat daerah Kabupaten Sintang belum berjalan dengan maksimal. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan induktif. Analisis deskriptif merupakan jenis penelitian yang bertujuan untuk mengetahui nilai dari masing-masing variabel penelitian, dapat digunakan untuk mengetahui nilai dari satu variabel yang sifatnya independen tanpa melakukan perbandingan ataupun membuat hubungan dengan variabel yang lain. Hasil/Temuan: Kinerja pegawai hasil penyetaraan jabtan pengawas ke jabatan fungsional belum berjalan dengan efektif. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya motivasi yang dimiliki Pegawai, latar belakang pendidikan yang tidak sesuai serta regulasi yang terlalu cepat mengalami perubahan. Kesimpulan: Dalam pelaksanaan kebijakan ini memang masih belum berjalan dengan maksimal adapun masalah masalah yang didapati dapat di upayakan dengan melakukan kegiatan evaluasi, melakukan seleksi internal dalam pengisian jabatan serta meningkatkan kemampan Sumber Daya Manusia |
| 650 | # | 4 | $a Pegawai Negri Sipil |
| 700 | 0 | # | $a Rizki Amalia |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16087 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :