Cite This        Tampung        Export Record
Judul FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK TAHUN 2020 : STUDI KASUS DI KECAMATAN PALU SELATAN KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH / Firdha Rezki Dwitya Anggiriani Rifai
Pengarang Firdha Rezki Dwitya Anggiriani Rifai
Dewi Safitri
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 8
Subjek Pemilihan umum
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang: Partisipasi politik masyarakat Kota Palu dalam pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 tentu saja dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut membuat tingkat partisipasi masyarakat Kota Palu belum mencapai target nasional maupun target yang telah ditetapkan. KPU Kota Palu juga selaku penyelenggara pemilihan telah melakukan berbagai upaya agar tingkat partisipasi dapat meningkat serta mencapai target. Namun, tingkat partisipasi tersebut belum mencapai target nasional. Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 (Studi Kasus Di Kecamatan Palu Selatan Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah)”. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi partisipasi politik masyarakat Kota Palu dalam pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran, yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan angket. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, kuesioner/angket dengan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori faktor pendorong partisipasi politik masyarakat oleh Lester Walter Milbrath yang meliputi adanya rangsangan politik, faktor karakteristik pribadi, faktor karakteristik sosial dan faktor situasi atau lingkungan politik. Hasil/Temuan: Pemilihan kepala daerah yang diselenggarakan tahun 2020 dilaksanakan tidak pada hari libur, sehingga masyarakat lebih memilih bekerja daripada menggunakan hak pilihnya serta masih banyak masyarakat yang enggan datang ke tempat pemungutan suara dikarenakan jauh dari lokasi domisilinya, meskipun sudah difasilitasi oleh KPU agar tetap menggunakan hak pilihnya pada tempat pemungutan suara terdekat yang dapat dilakukan pada pukul 13.00 WITA. Kesimpulan: Setiap unsur terkait harus lebih aktif serta terlibat secara maksimal terutama dalam suatu ajang pemilihan. Saran yang diberikan oleh penulis untuk calon kepala daerah agar lebih aktif untuk mempengaruhi masyarakat dalam keterlibatannya pada suatu ajang pemilihan. Dan untuk Komisi Pemilihan Umum Kota Palu agar memberikan pendidikan politik secara berkesinambungan serta intens bukan hanya aktif menjelang pemilu.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14612

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06933/IPDN/2023 324.959 844 31 FIR f Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195235
005 20260413102808
035 # # $a 0010-0426000380
082 # # $a 324.959 844 31
084 # # $a 324.959 844 31 FIR f
100 0 # $a Firdha Rezki Dwitya Anggiriani Rifai
245 1 # $a FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK TAHUN 2020 : $b STUDI KASUS DI KECAMATAN PALU SELATAN KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH /$c Firdha Rezki Dwitya Anggiriani Rifai
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 8
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang: Partisipasi politik masyarakat Kota Palu dalam pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 tentu saja dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut membuat tingkat partisipasi masyarakat Kota Palu belum mencapai target nasional maupun target yang telah ditetapkan. KPU Kota Palu juga selaku penyelenggara pemilihan telah melakukan berbagai upaya agar tingkat partisipasi dapat meningkat serta mencapai target. Namun, tingkat partisipasi tersebut belum mencapai target nasional. Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 (Studi Kasus Di Kecamatan Palu Selatan Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah)”. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi partisipasi politik masyarakat Kota Palu dalam pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran, yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan angket. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, kuesioner/angket dengan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori faktor pendorong partisipasi politik masyarakat oleh Lester Walter Milbrath yang meliputi adanya rangsangan politik, faktor karakteristik pribadi, faktor karakteristik sosial dan faktor situasi atau lingkungan politik. Hasil/Temuan: Pemilihan kepala daerah yang diselenggarakan tahun 2020 dilaksanakan tidak pada hari libur, sehingga masyarakat lebih memilih bekerja daripada menggunakan hak pilihnya serta masih banyak masyarakat yang enggan datang ke tempat pemungutan suara dikarenakan jauh dari lokasi domisilinya, meskipun sudah difasilitasi oleh KPU agar tetap menggunakan hak pilihnya pada tempat pemungutan suara terdekat yang dapat dilakukan pada pukul 13.00 WITA. Kesimpulan: Setiap unsur terkait harus lebih aktif serta terlibat secara maksimal terutama dalam suatu ajang pemilihan. Saran yang diberikan oleh penulis untuk calon kepala daerah agar lebih aktif untuk mempengaruhi masyarakat dalam keterlibatannya pada suatu ajang pemilihan. Dan untuk Komisi Pemilihan Umum Kota Palu agar memberikan pendidikan politik secara berkesinambungan serta intens bukan hanya aktif menjelang pemilu.
600 # 4 $a Pemilihan umum
700 0 # $a Dewi Safitri
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14612
Content Unduh katalog