
| Judul | ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 2018-2021 / Tiara Adelia Suryani Nugroho |
| Pengarang | Tiara Adelia Suryani Nugroho Haromin |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 15 :ilus |
| Subjek | Keuangan daerah |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini dilakukan berdasarkan kondisi keuangan di Kabupaten Jember yang terus mengalami fluktuasi ketidakstabilan khususnya dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)nya. Tujuan : Untuk menganalisis dan mengetahui perkembangan tingkat kinerja dari keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember. Metode : penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan empat rasio keuangan, yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio IKR, rasio efektivitas anggaran, serta rasio efisiensi anggaran. Hasil/Temuan : Temuan dari analisis keempat rasio tersebut menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten Jember selama empat tahun terakhir masih rendah dan tingkat ketergantungan atas bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun provinsi masih sangat tinggi. Di sisi lain untuk rasio IKR maupun efektivitas menunjukkan kenaikan secara umum tetapi keduanya masih tetap berada di rentang sangat rendah dan kurang. Hanya rasio efisiensi anggaran yang menunjukkan presentase peningkatan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa prsentasi peningkatan PAD Kabupaten Jember masih belum dapat mengimbangi presentase total belanja rutin daerahnya, sehingga daerah masih sangat bergantung kepada bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun provinsi. Kesimpulan : Kondisi kinerja keuangan Kabupaten Jember bisa diktakan tidak stabil dan jika tidak adanya upaya dalam memperbaiki hal tersebut akan membawa Kabupaten Jember ke arah kebangkrutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi early warning bagi pemerintah daerah setempat mengenai kondisi keuangan daerahnya sehingga dapat menentukan langkah-langkah kedepannya untuk meningkatkan kondisi kinerja keuangan daerah masing-masing. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15198 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06942/IPDN/2023 | 336.0135 982 881 TIA a | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195244 | ||
| 005 | 20260413115007 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000389 |
| 082 | # | # | $a 336.0135 982 881 |
| 084 | # | # | $a 336.0135 982 881 TIA a |
| 100 | 0 | # | $a Tiara Adelia Suryani Nugroho |
| 245 | 1 | # | $a ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN JEMBER TAHUN ANGGARAN 2018-2021 /$c Tiara Adelia Suryani Nugroho |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 15 : $b ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini dilakukan berdasarkan kondisi keuangan di Kabupaten Jember yang terus mengalami fluktuasi ketidakstabilan khususnya dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)nya. Tujuan : Untuk menganalisis dan mengetahui perkembangan tingkat kinerja dari keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember. Metode : penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan empat rasio keuangan, yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio IKR, rasio efektivitas anggaran, serta rasio efisiensi anggaran. Hasil/Temuan : Temuan dari analisis keempat rasio tersebut menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten Jember selama empat tahun terakhir masih rendah dan tingkat ketergantungan atas bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun provinsi masih sangat tinggi. Di sisi lain untuk rasio IKR maupun efektivitas menunjukkan kenaikan secara umum tetapi keduanya masih tetap berada di rentang sangat rendah dan kurang. Hanya rasio efisiensi anggaran yang menunjukkan presentase peningkatan yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa prsentasi peningkatan PAD Kabupaten Jember masih belum dapat mengimbangi presentase total belanja rutin daerahnya, sehingga daerah masih sangat bergantung kepada bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun provinsi. Kesimpulan : Kondisi kinerja keuangan Kabupaten Jember bisa diktakan tidak stabil dan jika tidak adanya upaya dalam memperbaiki hal tersebut akan membawa Kabupaten Jember ke arah kebangkrutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi early warning bagi pemerintah daerah setempat mengenai kondisi keuangan daerahnya sehingga dapat menentukan langkah-langkah kedepannya untuk meningkatkan kondisi kinerja keuangan daerah masing-masing. |
| 650 | # | 4 | $a Keuangan daerah |
| 700 | 0 | # | $a Haromin |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15198 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :