
| Judul | EKSPEKTASI KINERJA ANTAR GENERASI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA BIRO UMUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI LAMPUNG / Muhammad Revanza Rasyid |
| Pengarang | Muhammad Revanza Rasyid Azharisman Rozie |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023 |
| Deskripsi Fisik | 10 |
| Subjek | Manajemen kepegawaian |
| Abstrak | Permasalahan (GAP) : Hal yang melatarbelakangi penulisan skripsi ini adalah terkait perbedaan ekspektasi kinerja antar generasi ASN di lingkungan kerja Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis ekspektasi kinerja, faktor penghambat kinerja, dan upaya yang dilakukan Aparatur Sipil Negara untuk mengatasi hambatan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya selaku ASN pada Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun analisisnya menggunakan teori ekspektasi vroom yang di gagas oleh Viktor Harold Vroom (1964). Hasil/Temuan : Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa setiap generasi ASN pada Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung memiliki tingkat ekspektasi dan keyakinan yang berbeda tentang apa yang dapat mereka lakukan dan apa yang dapat mereka peroleh dalam bekerja. Sebagian ASN sudah memilki ekpektasi kinerja yang jelas dan menunjukkan nilai positif dalam bekerja, sebagian lagi masih memiliki tingkat keyakinan yang lebih pesimis dalam ekspektasi kinerjanya. Ekspektasi atau harapan yang bernilai negatif menunjukkan keyakinan bahwa suatu tindakan tidak akan menghasilkan hasil yang diinginkan, sebaliknya ekspektasi yang bernilai positif menunjukkan keyakinan bahwa tindakan tersebut pasti akan membawa hasil. Kesimpulan : Menunjukan bahwa berdasarkan indikator usaha individu, perilaku individu, dialog kinerja, hasil yang dicapai (output) dan manfaat yang dicapai (outcome), ekspektasi kinerja pegawai Biro Umum dinilai sudah baik, sudah tercapai atau menunjukkan nilai positif. Namun, ekspektasi kinerja berdasarkan indikator motivasi dan reward masih belum maksimal, perlu dievaluasi, perlu ditingkatkan lagi. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21229 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07478/IPDN/2025 | 360.598 18 MUH e | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001195412 | ||
| 005 | 20260414024014 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0426000557 |
| 082 | # | # | $a 360.598 18 |
| 084 | # | # | $a 360.598 18 MUH e |
| 100 | 0 | # | $a Muhammad Revanza Rasyid |
| 245 | 1 | # | $a EKSPEKTASI KINERJA ANTAR GENERASI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA BIRO UMUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI LAMPUNG /$c Muhammad Revanza Rasyid |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 |
| 300 | # | # | $a 10 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan (GAP) : Hal yang melatarbelakangi penulisan skripsi ini adalah terkait perbedaan ekspektasi kinerja antar generasi ASN di lingkungan kerja Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis ekspektasi kinerja, faktor penghambat kinerja, dan upaya yang dilakukan Aparatur Sipil Negara untuk mengatasi hambatan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya selaku ASN pada Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun analisisnya menggunakan teori ekspektasi vroom yang di gagas oleh Viktor Harold Vroom (1964). Hasil/Temuan : Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa setiap generasi ASN pada Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung memiliki tingkat ekspektasi dan keyakinan yang berbeda tentang apa yang dapat mereka lakukan dan apa yang dapat mereka peroleh dalam bekerja. Sebagian ASN sudah memilki ekpektasi kinerja yang jelas dan menunjukkan nilai positif dalam bekerja, sebagian lagi masih memiliki tingkat keyakinan yang lebih pesimis dalam ekspektasi kinerjanya. Ekspektasi atau harapan yang bernilai negatif menunjukkan keyakinan bahwa suatu tindakan tidak akan menghasilkan hasil yang diinginkan, sebaliknya ekspektasi yang bernilai positif menunjukkan keyakinan bahwa tindakan tersebut pasti akan membawa hasil. Kesimpulan : Menunjukan bahwa berdasarkan indikator usaha individu, perilaku individu, dialog kinerja, hasil yang dicapai (output) dan manfaat yang dicapai (outcome), ekspektasi kinerja pegawai Biro Umum dinilai sudah baik, sudah tercapai atau menunjukkan nilai positif. Namun, ekspektasi kinerja berdasarkan indikator motivasi dan reward masih belum maksimal, perlu dievaluasi, perlu ditingkatkan lagi. |
| 650 | # | 4 | $a Manajemen kepegawaian |
| 700 | 0 | # | $a Azharisman Rozie |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21229 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :