Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN SOSIAL TUNAI (BST) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN KARYABARU KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN / Anggun Ria Andera
Pengarang Anggun Ria Andera
Cut Laila Karmila
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 8
Subjek Kesejahteraan Sosial
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bantuan Sosial Tunai (BST) merupakan kebijakan program pemerintah untuk mendorong kemajuan sosial ekonomi serta mensejahterakan masyarakat Indonesia termasuk Kelurahan Karyabaru Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang Sumatera Selatan. Tujuan: Tujuan penulisan ini untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan program Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Karyabaru, faktor penghambat Implementasi Kebijakan Program Bantuan Sosial Tunai (BST) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, dan upaya untuk mengatasi faktor penghambat implementasi kebijakan program Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode: analisis kualitatif digunakan untuk kajian yang menggunakan data-data teks, persepsi, dan bahan-bahan tertulis lain untuk mengetahui hal-hal yang tidak terukur dengan pasti. Hasil/Temuan: Hasil Penulisan menunjukkan bahwa implementasi kebijakan program bantuan sosial tunai (BST) secara umum pelaksanaannya telah berjalan dengan baik namun belum sepenuhnya optimal sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan. Kesimpulan: Adapun faktor penghambat implementasi kebijakan program Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Karyabaru yaitu: tidak dilakukannya pengupdatean data sehingga data penerima tidak akurat dengan yang ada dilapangan, ketetapan aturan pelaksanaan yang belum dijalankan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan, evaluasi yang tidak rutin dilaksanakan. Upaya yang dilakukan yakni melakukan pengupdatean dan pemutakhiran informasi data penerima BST dan pelaporan ke pusat informasi dan data, peran aktif aktor terkait dan masyarakat dalam memberi dan mencari mengenai syarat dan prosedur untuk dapat menerima program bantuan sosial tunai, pelaksanaan evaluasi yang harus rutin dilaksanakan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14649

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07179/IPDN/2023 361.598 161 62 ANG i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195523
005 20260417090609
035 # # $a 0010-0426000668
082 # # $a 361.598 161 62
084 # # $a 361.598 161 62 ANG i
100 0 # $a Anggun Ria Andera
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN SOSIAL TUNAI (BST) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN KARYABARU KECAMATAN ALANG-ALANG LEBAR KOTA PALEMBANG PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Anggun Ria Andera
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 8
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Bantuan Sosial Tunai (BST) merupakan kebijakan program pemerintah untuk mendorong kemajuan sosial ekonomi serta mensejahterakan masyarakat Indonesia termasuk Kelurahan Karyabaru Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang Sumatera Selatan. Tujuan: Tujuan penulisan ini untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan program Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Karyabaru, faktor penghambat Implementasi Kebijakan Program Bantuan Sosial Tunai (BST) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, dan upaya untuk mengatasi faktor penghambat implementasi kebijakan program Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode: analisis kualitatif digunakan untuk kajian yang menggunakan data-data teks, persepsi, dan bahan-bahan tertulis lain untuk mengetahui hal-hal yang tidak terukur dengan pasti. Hasil/Temuan: Hasil Penulisan menunjukkan bahwa implementasi kebijakan program bantuan sosial tunai (BST) secara umum pelaksanaannya telah berjalan dengan baik namun belum sepenuhnya optimal sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan. Kesimpulan: Adapun faktor penghambat implementasi kebijakan program Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Karyabaru yaitu: tidak dilakukannya pengupdatean data sehingga data penerima tidak akurat dengan yang ada dilapangan, ketetapan aturan pelaksanaan yang belum dijalankan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan, evaluasi yang tidak rutin dilaksanakan. Upaya yang dilakukan yakni melakukan pengupdatean dan pemutakhiran informasi data penerima BST dan pelaporan ke pusat informasi dan data, peran aktif aktor terkait dan masyarakat dalam memberi dan mencari mengenai syarat dan prosedur untuk dapat menerima program bantuan sosial tunai, pelaksanaan evaluasi yang harus rutin dilaksanakan.
650 # 4 $a Kesejahteraan Sosial
700 0 # $a Cut Laila Karmila
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14649
Content Unduh katalog