Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENERAPAN PARIWISATA ESTATE DALAM PENGEMBANGAN PANTAI LIMAN DI KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR / Jhordan Alfa Samuel Ratudalkaty
Pengarang Jhordan Alfa Samuel Ratudalkaty
Eko Budi Santoso
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 9
Subjek pengembangan pariwisata
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki banyak atraksi yang menarik namun belum dikelola dengan baik padahal pariwisata memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah. Untuk menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan tujuh Kawasan Pariwisata Estate. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana penerapan Pariwisata Estate dalam pengembangan Pantai Liman, menganalisis apa saja faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pengembangan Pariwisata Estate Pantai Liman. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif. Informan pada penelitian ini berjumlah 30 orang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan pengembangan Pariwisata Estate Pantai Liman sudah cukup baik dengan melakukan penetapan kawasan, pengelola kawasan dan pemenuhan unsur 5A (atraksi, aksesibilitas, akomodasi, amenitas, awareness). Hambatan yang masih dihadapi antara lain, rendahnya kualitas SDM masyarakat lokal, kolaborasi pengelolaan kawasan, dan pemenuhan unsur 5A belum optimal. Kesimpulan: Rekomendasi dari penelitian ini adalah pemerintah diharapkan dapat memberikan pelatihan dan edukasi tentang pariwisata secara berkala kepada masyarakat, membangun dan memperbaiki fasilitas pendukung pariwisata serta mempromosikan Pantai Liman melalui perlombaan dan festival pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kawasan Pariwisata Estate Pantai Liman.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12863

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07191/IPDN/2023 338.479 159 868 JHO p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195538
005 20260417093100
035 # # $a 0010-0426000683
082 # # $a 338.479 159 868
084 # # $a 338.479 159 868 JHO p
100 0 # $a Jhordan Alfa Samuel Ratudalkaty
245 1 # $a PENERAPAN PARIWISATA ESTATE DALAM PENGEMBANGAN PANTAI LIMAN DI KABUPATEN KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /$c Jhordan Alfa Samuel Ratudalkaty
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 9
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki banyak atraksi yang menarik namun belum dikelola dengan baik padahal pariwisata memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah. Untuk menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan tujuh Kawasan Pariwisata Estate. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana penerapan Pariwisata Estate dalam pengembangan Pantai Liman, menganalisis apa saja faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pengembangan Pariwisata Estate Pantai Liman. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif. Informan pada penelitian ini berjumlah 30 orang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan pengembangan Pariwisata Estate Pantai Liman sudah cukup baik dengan melakukan penetapan kawasan, pengelola kawasan dan pemenuhan unsur 5A (atraksi, aksesibilitas, akomodasi, amenitas, awareness). Hambatan yang masih dihadapi antara lain, rendahnya kualitas SDM masyarakat lokal, kolaborasi pengelolaan kawasan, dan pemenuhan unsur 5A belum optimal. Kesimpulan: Rekomendasi dari penelitian ini adalah pemerintah diharapkan dapat memberikan pelatihan dan edukasi tentang pariwisata secara berkala kepada masyarakat, membangun dan memperbaiki fasilitas pendukung pariwisata serta mempromosikan Pantai Liman melalui perlombaan dan festival pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kawasan Pariwisata Estate Pantai Liman.
650 # 4 $a pengembangan pariwisata
700 0 # $a Eko Budi Santoso
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12863
Content Unduh katalog