Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN IZIN BELAJAR DAN TUGAS BELAJAR BAGI PNS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH / Cinda Nilam Baiduri
Pengarang Cinda Nilam Baiduri
Faria Ruhana
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 13
Subjek pegawai negri sipil
Abstrak Permasalahan (GAP) : Pemerintah Kota Palangka Raya berupaya untuk terus meningkatkan kualitas dan mengembangkan kompetensi dari sumber daya aparaturnya salah satunya melalui Peraturan Walikota Palangka Raya Nomor 49 Tahun 2015 tentang pedoman Pemberian Tugas Belajar. Izin Belajar, dan Beasiswa Bagi PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya namun terdapat beberapa faktor penghambat dalam pengimplementasiannya. Tujuan :untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana implementasi kebijakan pemberian izin belajar dan tugas belajar di Kota Palangka Raya, faktor penghambat serta upaya yang telah dilakukan oleh Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya dalam mengatasi hambatan yang terjadi. Metode : penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi bersama informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling dan quota sampling. Data tersebut dianalisis dengan teknik analisis data berupa data reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta triangulasi data. Analisis data menggunakan teori Edwards III (1980) tentang Implementasi Kebijakan. Hasil : pelaksanaan izin belajar yang mengganggu tugas dinas sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak maksima, kurangnya disiplin PNS, kurangnya staf sebagai asesor dalam kegiatan assessment, dan kurangnya respon dari Organisasi Perangkat Daerah(OPD) dalam melaporkan PNS yang ingin melanjutkan pendidikannya. kesimpulan : bahwa implementasi kebijakan izin belajar dan tugas belajar di lingkungan Pemerintah Kota Palangka raya masih belum berjalan dengan efektif dikarenakan hambatan yang terjadi di dalam implementasi kebijakannya.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17646

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05123/IPDN/2024 352.655 983 441 CIN i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195610
005 20260417115753
035 # # $a 0010-0426000755
082 # # $a 352.655 983 441
084 # # $a 352.655 983 441 CIN i
100 0 # $a Cinda Nilam Baiduri
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN IZIN BELAJAR DAN TUGAS BELAJAR BAGI PNS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c Cinda Nilam Baiduri
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 13
520 # # $a Permasalahan (GAP) : Pemerintah Kota Palangka Raya berupaya untuk terus meningkatkan kualitas dan mengembangkan kompetensi dari sumber daya aparaturnya salah satunya melalui Peraturan Walikota Palangka Raya Nomor 49 Tahun 2015 tentang pedoman Pemberian Tugas Belajar. Izin Belajar, dan Beasiswa Bagi PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya namun terdapat beberapa faktor penghambat dalam pengimplementasiannya. Tujuan :untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana implementasi kebijakan pemberian izin belajar dan tugas belajar di Kota Palangka Raya, faktor penghambat serta upaya yang telah dilakukan oleh Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya dalam mengatasi hambatan yang terjadi. Metode : penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi bersama informan yang ditentukan dengan teknik purposive sampling dan quota sampling. Data tersebut dianalisis dengan teknik analisis data berupa data reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta triangulasi data. Analisis data menggunakan teori Edwards III (1980) tentang Implementasi Kebijakan. Hasil : pelaksanaan izin belajar yang mengganggu tugas dinas sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak maksima, kurangnya disiplin PNS, kurangnya staf sebagai asesor dalam kegiatan assessment, dan kurangnya respon dari Organisasi Perangkat Daerah(OPD) dalam melaporkan PNS yang ingin melanjutkan pendidikannya. kesimpulan : bahwa implementasi kebijakan izin belajar dan tugas belajar di lingkungan Pemerintah Kota Palangka raya masih belum berjalan dengan efektif dikarenakan hambatan yang terjadi di dalam implementasi kebijakannya.
650 # 4 $a pegawai negri sipil
700 0 # $a Faria Ruhana
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17646
Content Unduh katalog