
| Judul | STRATEGI MEMPERTAHANKAN OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN MERAUKE PROVINSI PAPUA SELATAN / SOVIA MARIA ZENKA |
| Pengarang | SOVIA MARIA ZENKA Dedeh Maryani |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 12 :Ilus |
| Subjek | Keuangan Pemerintah Daerah |
| Abstrak | Pernyataan Masalah/Latar Belakang (GAP): Meskipun Pemerintah Kabupaten Merauke telah secara konsisten menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian atas LaporanKeuangan Pemerintah Daerah selama sembilan tahun berturut-turut, masih terdapat berbagai kelemahan dalam Sistem Pengendalian Intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, seperti kesalahan penganggaran, perjalanan dinas yang tidak sesuai ketentuan, dan pengelolaan aset yang suboptimal. Kesenjangan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai efektivitas strategi yang diterapkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam menanggapi temuan audit dan mempertahankan opini WTP. Oleh karena itu, diperlukan penilaian strategis untuk merumuskan langkah-langkah yang tepat guna meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah agar pencapaian opini WTP dapat berlanjut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi strategi bagi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Merauke dalam menindaklanjuti temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategis internal dan eksternal, yang kemudian dilanjutkan dengan penerapan Litmus Test untuk menilai kelayakan, relevansi, dan efektivitas strategi yang diusulkan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPKAD telah menunjukkan kekuatan dalam penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan dan menjaga sistem pengendalian internal yang baik. Namun, masih terdapat kelemahan dalam tindak lanjut temuan audit BPK dan keterlambatan pengiriman laporan keuangan dari kantor-kantor tingkat distrik. Kesimpulan: Berdasarkan analisis SWOT dan Litmus Test, penelitian ini merekomendasikan strategi seperti penguatan mekanisme pengendalian internal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan platform komunikasi terintegrasi. Strategi-strategi ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan serta mendukung pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian yang berkelanjutan. Kata Kunci: Strategi, SWOT, Litmus Test, LKPD, WTP |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21652 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00053/IPDN/2026 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001191880 | ||
| 005 | 20260115110434 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000325 |
| 082 | # | # | $a 336.013.598.819.3 |
| 084 | # | # | $a 336.013.598.819.3 SOV s |
| 100 | 0 | # | $a SOVIA MARIA ZENKA |
| 245 | 1 | # | $a STRATEGI MEMPERTAHANKAN OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN MERAUKE PROVINSI PAPUA SELATAN /$c SOVIA MARIA ZENKA |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 12 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Pernyataan Masalah/Latar Belakang (GAP): Meskipun Pemerintah Kabupaten Merauke telah secara konsisten menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian atas LaporanKeuangan Pemerintah Daerah selama sembilan tahun berturut-turut, masih terdapat berbagai kelemahan dalam Sistem Pengendalian Intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, seperti kesalahan penganggaran, perjalanan dinas yang tidak sesuai ketentuan, dan pengelolaan aset yang suboptimal. Kesenjangan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai efektivitas strategi yang diterapkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam menanggapi temuan audit dan mempertahankan opini WTP. Oleh karena itu, diperlukan penilaian strategis untuk merumuskan langkah-langkah yang tepat guna meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah agar pencapaian opini WTP dapat berlanjut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi strategi bagi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Merauke dalam menindaklanjuti temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategis internal dan eksternal, yang kemudian dilanjutkan dengan penerapan Litmus Test untuk menilai kelayakan, relevansi, dan efektivitas strategi yang diusulkan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPKAD telah menunjukkan kekuatan dalam penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan dan menjaga sistem pengendalian internal yang baik. Namun, masih terdapat kelemahan dalam tindak lanjut temuan audit BPK dan keterlambatan pengiriman laporan keuangan dari kantor-kantor tingkat distrik. Kesimpulan: Berdasarkan analisis SWOT dan Litmus Test, penelitian ini merekomendasikan strategi seperti penguatan mekanisme pengendalian internal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengembangan platform komunikasi terintegrasi. Strategi-strategi ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan serta mendukung pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian yang berkelanjutan. Kata Kunci: Strategi, SWOT, Litmus Test, LKPD, WTP |
| 650 | # | 4 | $a Keuangan Pemerintah Daerah |
| 700 | 0 | # | $a Dedeh Maryani |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21652 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :