Cite This        Tampung        Export Record
Judul 1 EFEKTIVITAS APLIKASI SIPADAH DALAM MENINGKATKAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN SANGGAU / Al Abi Isna
Pengarang Al Abi Isna
Anindita Primastuti
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 15 :Ilus
Subjek Pajak Daerah Berbasis Sistem Informasi
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pajak Daerah (SiPADAH) di Kabupaten Sanggau merupakan bentuk digitalisasi pelayanan perpajakan daerah yang bertujuan mendukung efisiensi dan transparansi pengelolaan pajak. Namun, sejak penerapannya pada tahun 2021, capaian realisasi pajak menunjukkan fluktuasi. Dimana terjadi naik turun yang cukup drastis di tahun 2022 dan 2023. Dengan alasan ini penelitian ini dilakukan untuk melihat tingkat efektivitas dari SiPADAH ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi SiPADAH dalam meningkatkan pajak daerah di Kabupaten Sanggau. Metode: Penelitian menggunakan Metode Deskriptif dengan Pendekatan Kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan fleksibilitas tinggi dan juga mampu menarasikan sesuatu dengan lebih rinci. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah teori efektivitas DeLone dan McLean dalam (Urbach & Müller, 2012:4). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 14 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: hasil temuan mengenai tingkat efektivitas SiPADAH dalam meningkatkan pajak daerah Kabupaten Sanggau dianalisis melalui dimensi pada teoeri efektivitas DeLone dan McLean, pada dimensi kualitas sistem dinilai masih perlu peningkatan meskipun dalam pelaksanaanya sudah cukup baik, pada dimensi kualitas informasi sudah tercapi dengan cukup baik, pada dimensi kualitas layanan secara umum sudah berjalan ditandai dengan kemudahan aplikasi yang sangat membantu, kemudian pada dimensi kepuasan pengguna juga sejalan dengan kualitas layanan dimana pengguna merasa cukup puas namun masih perlu peningkatan, pada dimensi intensi memakai sudah cukup dipakai dengan sering meskipun belum sampai selalu dipakai, pada dimensi manfaat bersih terlihat bahwa aplikasi SiPADA Hini memiliki manfaat yang baik hanya saja tetap perlu pengembangan kearah yang lebih baik. Kesimpulan: Secara umum tingkat efektivitas penggunaan SiPADAH dalam meningkatkan Pajak Daerah Kabupaten Sanggau belum sepenuhnya efektif mengingat belum tercapainya faktor faktor keberhasilan yang dianalisis. Kata Kunci: Pajak Daerah, Efektivitas, SiPADAH, Digitalisasi.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22873

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00062/IPDN/2026 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001191932
005 20260117075935
035 # # $a 0010-0126000377
082 # # $a 336.200.959.832.51
084 # # $a 336.200.959.832.51 AL s
100 0 # $a Al Abi Isna
245 1 # $a 1 EFEKTIVITAS APLIKASI SIPADAH DALAM MENINGKATKAN PAJAK DAERAH DI KABUPATEN SANGGAU /$c Al Abi Isna
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 15 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pajak Daerah (SiPADAH) di Kabupaten Sanggau merupakan bentuk digitalisasi pelayanan perpajakan daerah yang bertujuan mendukung efisiensi dan transparansi pengelolaan pajak. Namun, sejak penerapannya pada tahun 2021, capaian realisasi pajak menunjukkan fluktuasi. Dimana terjadi naik turun yang cukup drastis di tahun 2022 dan 2023. Dengan alasan ini penelitian ini dilakukan untuk melihat tingkat efektivitas dari SiPADAH ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi SiPADAH dalam meningkatkan pajak daerah di Kabupaten Sanggau. Metode: Penelitian menggunakan Metode Deskriptif dengan Pendekatan Kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena model kualitatif memberikan fleksibilitas tinggi dan juga mampu menarasikan sesuatu dengan lebih rinci. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta triangulasi data. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah teori efektivitas DeLone dan McLean dalam (Urbach & Müller, 2012:4). Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 14 informan. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri. Hasil/Temuan: hasil temuan mengenai tingkat efektivitas SiPADAH dalam meningkatkan pajak daerah Kabupaten Sanggau dianalisis melalui dimensi pada teoeri efektivitas DeLone dan McLean, pada dimensi kualitas sistem dinilai masih perlu peningkatan meskipun dalam pelaksanaanya sudah cukup baik, pada dimensi kualitas informasi sudah tercapi dengan cukup baik, pada dimensi kualitas layanan secara umum sudah berjalan ditandai dengan kemudahan aplikasi yang sangat membantu, kemudian pada dimensi kepuasan pengguna juga sejalan dengan kualitas layanan dimana pengguna merasa cukup puas namun masih perlu peningkatan, pada dimensi intensi memakai sudah cukup dipakai dengan sering meskipun belum sampai selalu dipakai, pada dimensi manfaat bersih terlihat bahwa aplikasi SiPADA Hini memiliki manfaat yang baik hanya saja tetap perlu pengembangan kearah yang lebih baik. Kesimpulan: Secara umum tingkat efektivitas penggunaan SiPADAH dalam meningkatkan Pajak Daerah Kabupaten Sanggau belum sepenuhnya efektif mengingat belum tercapainya faktor faktor keberhasilan yang dianalisis. Kata Kunci: Pajak Daerah, Efektivitas, SiPADAH, Digitalisasi.
650 # 4 $a Pajak Daerah Berbasis Sistem Informasi
700 0 # $a Anindita Primastuti
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22873
Content Unduh katalog