Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGARUH DIGITALISASI PEMASARAN TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI KECAMATAN GADING CEMPAKA KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU / Muhammad Fahri
Pengarang Muhammad Fahri
Jojo Juhaeni
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 11 :Ilus
Subjek Digitalisasi pemasaran UMKM
Abstrak Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan besar dalam strategi pemasaran, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Di Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, UMKM menghadapi tantangan keterbatasan pasar dan infrastruktur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi pemasaran terhadap tingkat pendapatan UMKM di wilayah tersebut. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM), melibatkan 24 UMKM yang telah mengadopsi digitalisasi pemasaran. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan indikator digitalisasi pemasaran meliputi aksesibilitas, interaktivitas, hiburan, kredibilitas, dan informatif, serta indikator pendapatan seperti modal, lama usaha, jumlah tenaga kerja, dan jam kerja. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pemasaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien jalur sebesar 0,698, nilai t-statistik sebesar 9,653 (> 1,96), dan nilai P sebesar 0,000 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,487 mengindikasikan bahwa 48,7% variasi pendapatan UMKM dapat dijelaskan oleh digitalisasi pemasaran. Evaluasi model pengukuran menunjukkan validitas dan reliabilitas yang sangat baik, dengan seluruh indikator memenuhi standar statistik. Indikator interaktivitas dan hiburan memiliki kontribusi paling tinggi dalam memengaruhi pendapatan UMKM. Kesimpulan: Kesimpulannya, digitalisasi pemasaran berperan penting dalam meningkatkan pendapatan UMKM, khususnya melalui aspek interaktivitas dan hiburan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pelatihan dan kebijakan dari pemerintah yang difokuskan pada pemanfaatan media digital secara interaktif untuk mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan. Kata Kunci: Digitalisasi Pemasaran, UMKM, Pendapatan, PLS-SEM
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24112

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00091/IPDN/2026 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001191961
005 20260118022159
035 # # $a 0010-0126000406
082 # # $a 338.642.598.17
084 # # $a 338.642.598.17 MUH p
100 0 # $a Muhammad Fahri
245 1 # $a PENGARUH DIGITALISASI PEMASARAN TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI KECAMATAN GADING CEMPAKA KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU /$c Muhammad Fahri
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 11 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan besar dalam strategi pemasaran, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Di Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, UMKM menghadapi tantangan keterbatasan pasar dan infrastruktur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi pemasaran terhadap tingkat pendapatan UMKM di wilayah tersebut. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM), melibatkan 24 UMKM yang telah mengadopsi digitalisasi pemasaran. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan indikator digitalisasi pemasaran meliputi aksesibilitas, interaktivitas, hiburan, kredibilitas, dan informatif, serta indikator pendapatan seperti modal, lama usaha, jumlah tenaga kerja, dan jam kerja. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pemasaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien jalur sebesar 0,698, nilai t-statistik sebesar 9,653 (> 1,96), dan nilai P sebesar 0,000 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,487 mengindikasikan bahwa 48,7% variasi pendapatan UMKM dapat dijelaskan oleh digitalisasi pemasaran. Evaluasi model pengukuran menunjukkan validitas dan reliabilitas yang sangat baik, dengan seluruh indikator memenuhi standar statistik. Indikator interaktivitas dan hiburan memiliki kontribusi paling tinggi dalam memengaruhi pendapatan UMKM. Kesimpulan: Kesimpulannya, digitalisasi pemasaran berperan penting dalam meningkatkan pendapatan UMKM, khususnya melalui aspek interaktivitas dan hiburan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pelatihan dan kebijakan dari pemerintah yang difokuskan pada pemanfaatan media digital secara interaktif untuk mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan. Kata Kunci: Digitalisasi Pemasaran, UMKM, Pendapatan, PLS-SEM
650 # 4 $a Digitalisasi pemasaran UMKM
700 0 # $a Jojo Juhaeni
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24112
Content Unduh katalog