Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG / Rangga Aditya
Pengarang Rangga Aditya
Dr. Jona Bungaran Basuki Sinaga, S.STP, S.AP, M.Si
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 15
Subjek Program bantuan sosial pemerintah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum optimalnya implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bangka. Meskipun PKH dirancang sebagai bantuan sosial bersyarat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin, pelaksanaannya di tingkat lokal masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan jumlah dan kapasitas pendamping sosial,ketidaksesuaian data penerima manfaat, hambatan geografis, serta rendahnya partisipasi aktif Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Selain itu, belum banyak kajian akademik yang mengupas proses implementasi PKH secara mendalam di wilayah ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bangka.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi.Informan terdiri dari pendamping sosial, aparat desa, dan KPM. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH telah meningkatkan akses keluarga miskin terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Namun,pelaksanaannya masih terkendala oleh beban kerja pendamping yang tinggi, data penerima yang tidak mutakhir, keterbatasan infrastruktur, serta belum optimalnya pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2). Kesimpulan: Program Keluarga Harapan memiliki kontribusi signifikan dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bangka. Namun, efektivitasnya perlu ditingkatkan melalui perbaikan kapasitas sumber daya manusia, validitas data, ketersediaan infrastruktur pendukung, dan peningkatan partisipasi aktif masyarakat serta kolaborasi lintas sektor. Kata kunci: Program Keluarga Harapan, kemiskinan, implementasi kebijakan, pendamping sosial, Kabupaten Bangka.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24681

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00107/IPDN/2026 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192046
005 20260120092249
035 # # $a 0010-0126000491
082 # # $a 361. 598 163 12
084 # # $a 361. 598 163 12 RAN i
100 0 # $a Rangga Aditya
245 1 # $a IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BANGKA PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG /$c Rangga Aditya
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 15
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum optimalnya implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bangka. Meskipun PKH dirancang sebagai bantuan sosial bersyarat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin, pelaksanaannya di tingkat lokal masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan jumlah dan kapasitas pendamping sosial,ketidaksesuaian data penerima manfaat, hambatan geografis, serta rendahnya partisipasi aktif Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Selain itu, belum banyak kajian akademik yang mengupas proses implementasi PKH secara mendalam di wilayah ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bangka.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi.Informan terdiri dari pendamping sosial, aparat desa, dan KPM. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH telah meningkatkan akses keluarga miskin terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Namun,pelaksanaannya masih terkendala oleh beban kerja pendamping yang tinggi, data penerima yang tidak mutakhir, keterbatasan infrastruktur, serta belum optimalnya pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2). Kesimpulan: Program Keluarga Harapan memiliki kontribusi signifikan dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bangka. Namun, efektivitasnya perlu ditingkatkan melalui perbaikan kapasitas sumber daya manusia, validitas data, ketersediaan infrastruktur pendukung, dan peningkatan partisipasi aktif masyarakat serta kolaborasi lintas sektor. Kata kunci: Program Keluarga Harapan, kemiskinan, implementasi kebijakan, pendamping sosial, Kabupaten Bangka.
650 # 4 $a Program bantuan sosial pemerintah
700 0 # $a Dr. Jona Bungaran Basuki Sinaga, S.STP, S.AP, M.Si
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24681
Content Unduh katalog