Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN KRISTEN KECAMATAN SIANTAR SELATAN KOTA PEMATANGSIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA / Rangga Aditya
Pengarang Rangga Aditya
Roslianah
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 13 :ilus
Subjek Manajemen Sampah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Pematangsiantar kehilangan predikat adipura karena meningkatnya jumlah sampah setiap harinya, sehingga menyebabkan Tempat Pembuangan Akhir menjadi overload. Beranjak dari kelurahan terbaik yang menjadi perwakilan Kota Pematangsiantar dalam penilaian adipura yaitu Kelurahan Kristen, masih terdapat banyak hambatan di dalamnya sehingga membuat pelaksanaannya belum optimal, oleh karena itu Lurah Kristen mengambil langkah kebijakan pengelolaan sampah dengan membentuk kader lingkungan dengan berdasar kepada Peraturan Walikota Kota Pematangsiantar No.28 Tahun 2018 tentang Jakstrada pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenisnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana, faktor pendukung dan penghambat, strategi Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Di Kelurahan Kristen Kecamatan Siantar Selatan Kota Pematangsiantar. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kelurahan Kristen telah berjalan dengan baik meskipun belum optimal. Hambatan yang ada seperti halnya jarak TPA yang jauh, kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan sumber daya manusia di sektor pemerintah kelurahan, minimnya keinginan masyarakat terhadap inovasi kader lingkungan, terbatasnya sdm pada sektor pemerintah kelurahan, dan masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Kesimpulan: Implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kelurahan Kristen menunjukkan kemajuan meskipun belum optimal. Kendala utama meliputi jarak yang jauh ke TPA, kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan sumber daya manusia di pemerintah kelurahan, minimnya minat masyarakat terhadap inovasi kader lingkungan, serta rendahnya kesadaran akan kebersihan lingkungan. Perlu peningkatan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia untuk meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19023

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05063/IPDN/2024 363.728 095 981 231 RAN i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193957
005 20260210021105
035 # # $a 0010-0226001041
082 # # $a 363.728 095 981 231
084 # # $a 363.728 095 981 231 RAN i
100 0 # $a Rangga Aditya
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN KRISTEN KECAMATAN SIANTAR SELATAN KOTA PEMATANGSIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Rangga Aditya
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 13 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kota Pematangsiantar kehilangan predikat adipura karena meningkatnya jumlah sampah setiap harinya, sehingga menyebabkan Tempat Pembuangan Akhir menjadi overload. Beranjak dari kelurahan terbaik yang menjadi perwakilan Kota Pematangsiantar dalam penilaian adipura yaitu Kelurahan Kristen, masih terdapat banyak hambatan di dalamnya sehingga membuat pelaksanaannya belum optimal, oleh karena itu Lurah Kristen mengambil langkah kebijakan pengelolaan sampah dengan membentuk kader lingkungan dengan berdasar kepada Peraturan Walikota Kota Pematangsiantar No.28 Tahun 2018 tentang Jakstrada pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenisnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana, faktor pendukung dan penghambat, strategi Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Di Kelurahan Kristen Kecamatan Siantar Selatan Kota Pematangsiantar. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara, observasi, kemudian dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kelurahan Kristen telah berjalan dengan baik meskipun belum optimal. Hambatan yang ada seperti halnya jarak TPA yang jauh, kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan sumber daya manusia di sektor pemerintah kelurahan, minimnya keinginan masyarakat terhadap inovasi kader lingkungan, terbatasnya sdm pada sektor pemerintah kelurahan, dan masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Kesimpulan: Implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kelurahan Kristen menunjukkan kemajuan meskipun belum optimal. Kendala utama meliputi jarak yang jauh ke TPA, kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan sumber daya manusia di pemerintah kelurahan, minimnya minat masyarakat terhadap inovasi kader lingkungan, serta rendahnya kesadaran akan kebersihan lingkungan. Perlu peningkatan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia untuk meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan.
650 # 4 $a Manajemen Sampah
700 0 # $a Roslianah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19023
Content Unduh katalog