Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA DI KOTA KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR / Ndoloe, Ardyantho Jozhua Anugerah
Pengarang Ndoloe, Ardyantho Jozhua Anugerah
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 19 :illus
Subjek Manajemen Sampah
Abstrak Permasalahan (GAP): Sampah adalah masalah lingkungan yang menjadi perhatian umum khususnya pemerintah dalam mengatasinya. Kota Kupang merupakan salah satu kota yang memiliki jumlah timbulan sampah paling tinggi jika dibandingkan dengan seluruh kota/kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sampah rumah tangga menjadi sumber sampah yang mendominasi di Kota Kupang, adapun Kota Kupang dinilai sebagai kota terkotor kategori kota sedang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sehingga hal ini menunjukan masih ada permasalahan dalam penanganan sampah khususnya sampah rumah tangga di Kota Kupang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan, serta kendala, dan upaya dalam mengatasi kendala pada kebijakan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di Kota Kupang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan pendekatan induktif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori utama implementasi kebijakan Thomas R. Dye yang dilihat dari 5 (lima) dimensi yang terbagi menjadi 12 indikator. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh yaitu belum berjalannya tahapan pengelolaan sampah karena tidak adanya fasilitas TPST; adanya pembentukan tim siaga dan tim pamungkas untuk penanganan sampah; anggaran yang diterima dinas belum mencukupi untuk memaksimalkan penanganan sampah; adanya SOP dalam penanganan sampah, diskresi, dan pemberian sanksi yang diberikan dinas; masih adanya kepentingan politik yang mempengaruhi proses rekrutmen khususnya pegawai PTT; belum adanya teknologi yang digunakan dalam penanganan sampah. Masih terdapat beberapa kendala yang menghambat dalam proses implementasi yaitu dari sisi internal dinas pada Sumber Daya Manusia, sarana prasarana, dan anggaran serta sisi eksternal dari rendahnya kesadaran masyarakat. Kesimpulan: Implementasi Kebijakan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di Kota Kupang belum berjalan sepenuhnya sesuai tahapan penanganan sampah karena tahapan pengelolaan sampah yang belum dilaksanakan dinas. Selanjutnya, masih ada kendala dalam implementasi kebijakan dari sisi internal maupun eksternal, adapun upaya-upaya telah dilaksanakan dinas untuk mengatasi kendala yang ada selanjutnya dapat dimaksimalkan berdasarkan saran yang diberikan oleh peneliti.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16614

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04680/IPDN/2024 363.728 095 986 863 NDO i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193322
005 20260205113233
035 # # $a 0010-0226000406
082 # # $a 363.728 095 986 863
084 # # $a 363.728 095 986 863 NDO i
100 0 # $a Ndoloe, Ardyantho Jozhua Anugerah
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN SAMPAH SEJENIS SAMPAH RUMAH TANGGA DI KOTA KUPANG PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /$c Ndoloe, Ardyantho Jozhua Anugerah
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 19 : $b illus
520 # # $a Permasalahan (GAP): Sampah adalah masalah lingkungan yang menjadi perhatian umum khususnya pemerintah dalam mengatasinya. Kota Kupang merupakan salah satu kota yang memiliki jumlah timbulan sampah paling tinggi jika dibandingkan dengan seluruh kota/kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sampah rumah tangga menjadi sumber sampah yang mendominasi di Kota Kupang, adapun Kota Kupang dinilai sebagai kota terkotor kategori kota sedang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sehingga hal ini menunjukan masih ada permasalahan dalam penanganan sampah khususnya sampah rumah tangga di Kota Kupang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan, serta kendala, dan upaya dalam mengatasi kendala pada kebijakan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di Kota Kupang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan pendekatan induktif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori utama implementasi kebijakan Thomas R. Dye yang dilihat dari 5 (lima) dimensi yang terbagi menjadi 12 indikator. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh yaitu belum berjalannya tahapan pengelolaan sampah karena tidak adanya fasilitas TPST; adanya pembentukan tim siaga dan tim pamungkas untuk penanganan sampah; anggaran yang diterima dinas belum mencukupi untuk memaksimalkan penanganan sampah; adanya SOP dalam penanganan sampah, diskresi, dan pemberian sanksi yang diberikan dinas; masih adanya kepentingan politik yang mempengaruhi proses rekrutmen khususnya pegawai PTT; belum adanya teknologi yang digunakan dalam penanganan sampah. Masih terdapat beberapa kendala yang menghambat dalam proses implementasi yaitu dari sisi internal dinas pada Sumber Daya Manusia, sarana prasarana, dan anggaran serta sisi eksternal dari rendahnya kesadaran masyarakat. Kesimpulan: Implementasi Kebijakan penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga di Kota Kupang belum berjalan sepenuhnya sesuai tahapan penanganan sampah karena tahapan pengelolaan sampah yang belum dilaksanakan dinas. Selanjutnya, masih ada kendala dalam implementasi kebijakan dari sisi internal maupun eksternal, adapun upaya-upaya telah dilaksanakan dinas untuk mengatasi kendala yang ada selanjutnya dapat dimaksimalkan berdasarkan saran yang diberikan oleh peneliti.
650 # 4 $a Manajemen Sampah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16614
Content Unduh katalog