Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP DI KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT / Prabu Anom Maulana Sudiro Atmojo
Pengarang Prabu Anom Maulana Sudiro Atmojo
Serly Wulandari
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 14 :ilus
Subjek Manajemen Sampah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan sampah sangat penting untuk membantu pemerintah mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Termasuk halnya di Kota Bekasi dengan terbitnya Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 02 Tahun 2021 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Sampah. Namun dalam pelaksanaannya masih ada permasalahan seperti masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi, mengetahui faktor penghambat serta menganalisis upaya yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dalam mengoptimalkan Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara data reduction, data display dan verification. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling dan snowball sampling. Teori yang digunakan adalah Implementasi Kebijakan menurut Van Meter dan Van Horn (1975) dengan 6 (enam) dimensi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup di Kota Bekasi belum berjalan dengan optimal. Pada dimensi standar dan sasaran kebijakan, masih banyak masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti sosialisasi pengelolaan sampah. Dimensi Sumber Daya Manusia, belum ada insentif yang diberikan pemerintah sebagai reward guna memotivasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dimensi Karakteristik Organisasi Pelaksana, belum optimalnya pelaksanaan Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 65 Tahun 2018. Dimensi Sikap Pelaksana, komitmen Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi ditandai dengan sosialisasi yang dilakukan secara berkala pada seluruh wilayah Kota Bekasi. Dimensi Komunikasi Antar Organisasi, minim komunikasi dengan masyarakat yang lebih mementingkan aktivitas pribadi. Dimensi Kondisi Lingkungan Sosial, masih minimnya anggaran yang di sediakan oleh pemerintah dalam pengelolaan sampah di Kota Bekasi. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup di Kota Bekasi belum berjalan dengan optimal.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19004

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
05065/IPDN/2024 363.728 095 982 422 PRA i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193960
005 20260210021919
035 # # $a 0010-0226001044
082 # # $a 363.728 095 982 422
084 # # $a 363.728 095 982 422 PRA i
100 0 # $a Prabu Anom Maulana Sudiro Atmojo
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP DI KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT /$c Prabu Anom Maulana Sudiro Atmojo
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 14 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan sampah sangat penting untuk membantu pemerintah mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Termasuk halnya di Kota Bekasi dengan terbitnya Peraturan Daerah Kota Bekasi Nomor 02 Tahun 2021 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Sampah. Namun dalam pelaksanaannya masih ada permasalahan seperti masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi, mengetahui faktor penghambat serta menganalisis upaya yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dalam mengoptimalkan Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara data reduction, data display dan verification. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling dan snowball sampling. Teori yang digunakan adalah Implementasi Kebijakan menurut Van Meter dan Van Horn (1975) dengan 6 (enam) dimensi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup di Kota Bekasi belum berjalan dengan optimal. Pada dimensi standar dan sasaran kebijakan, masih banyak masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti sosialisasi pengelolaan sampah. Dimensi Sumber Daya Manusia, belum ada insentif yang diberikan pemerintah sebagai reward guna memotivasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dimensi Karakteristik Organisasi Pelaksana, belum optimalnya pelaksanaan Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 65 Tahun 2018. Dimensi Sikap Pelaksana, komitmen Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi ditandai dengan sosialisasi yang dilakukan secara berkala pada seluruh wilayah Kota Bekasi. Dimensi Komunikasi Antar Organisasi, minim komunikasi dengan masyarakat yang lebih mementingkan aktivitas pribadi. Dimensi Kondisi Lingkungan Sosial, masih minimnya anggaran yang di sediakan oleh pemerintah dalam pengelolaan sampah di Kota Bekasi. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Oleh Dinas Lingkungan Hidup di Kota Bekasi belum berjalan dengan optimal.
650 # 4 $a Manajemen Sampah
700 0 # $a Serly Wulandari
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19004
Content Unduh katalog