Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT / Lalang Pratama Akhmad Putra
Pengarang Lalang Pratama Akhmad Putra
Roslianah
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 19 :Ilus
Subjek Masalah Kurang Gizi
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting masih menjadi permasalahan serius di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, yang ditandai dengan masih tingginya prevalensi anak-anak dengan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis. Meskipun pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan program intervensi, pelaksanaan di tingkat lapangan belum sepenuhnya berjalan efektif. Hambatan implementasi kebijakan seperti keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta rendahnya kesadaran masyarakat menjadi tantangan yang belum terselesaikan secara tuntas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kebijakan Pemerintah Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Dalam Upaya Penurunan Stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena metode kualitatif dianggap mampu menjelaskan dengan rinci menganai topik utama penelitian yang dibahas, sehingga hasil akhirnya diperoleh temuan yang mengupas akar permasalahan hingga solusi pemecahannya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumen. dan observasi langsung. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis permasalahan stunting ini adalah teori implementasi kebijakan menurut Donald Van Meter dan Carl Van Horn (1975). Adapun Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 25 informan. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Adapun penelitian ini menggunakan instrumen penelitian Tunggal yaitu penulis itu sendiri. Hasil/Temuan: Temuan penelitian yang dianalisis menggunakan teori implementasi melalui beberapa dimensi antara lain pada dimensi Standar dan Tujuan Kebijakan sudah terdapat standar kerja yang jelas serta penetapan tujuan kebijakan berupa menekan prevalensi stunting, pada dimensi Sumber Daya mengungkapkan adanya keterbatasan sumber daya yang ada terutama sumber daya manusia yang masih kurang, pada dimensi Karakteristik Organisasi Pelaksana terlihat sudah terdapat tim yang dibentuk untuk penanganan stunting, pada dimensi Komunikasi Antar Organisasi sudah berjalan dengan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa Lembaga pemerintah yang belum berperan aktif dalam partisipasi langsung pada penanganan stunting, pada dimensi Kondisi Ekonomi,Sosial,dan Politik, terdapat kestabilan social namun kondisi ekonomi masih menjadi kendala mengingat taraf ekonomi Masyarakat sumbawa barat belum seluruhnya mencapai taraf Sejahtera, terakhir pada dimensi Kecendrungan Pelaksana pemerintah sudah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengatasi stunting di Kabupaten Sumbawa Barat. Kesimpulan: Secara keseluruhan, implementasi kebijakan penanganan stunting di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat sudah cukup baik, hal ini dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara karakteristik kebijakan, karakteristik pelaksana, komunikasi antar organisasi, kondisi lingkungan, dan disposisi pelaksana. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Penanganan Stunting, Kecamatan Taliwang, Peran Pemerintah.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24779

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07133/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192751
005 20260128023906
035 # # $a 0010-0126001196
082 # # $a 363.859 865 22
084 # # $a 363.859 865 22 LAL i
100 0 # $a Lalang Pratama Akhmad Putra
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENANGANAN STUNTING DI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT /$c Lalang Pratama Akhmad Putra
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 19 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Stunting masih menjadi permasalahan serius di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, yang ditandai dengan masih tingginya prevalensi anak-anak dengan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis. Meskipun pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan program intervensi, pelaksanaan di tingkat lapangan belum sepenuhnya berjalan efektif. Hambatan implementasi kebijakan seperti keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta rendahnya kesadaran masyarakat menjadi tantangan yang belum terselesaikan secara tuntas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kebijakan Pemerintah Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Dalam Upaya Penurunan Stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih karena metode kualitatif dianggap mampu menjelaskan dengan rinci menganai topik utama penelitian yang dibahas, sehingga hasil akhirnya diperoleh temuan yang mengupas akar permasalahan hingga solusi pemecahannya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumen. dan observasi langsung. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis permasalahan stunting ini adalah teori implementasi kebijakan menurut Donald Van Meter dan Carl Van Horn (1975). Adapun Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 25 informan. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Adapun penelitian ini menggunakan instrumen penelitian Tunggal yaitu penulis itu sendiri. Hasil/Temuan: Temuan penelitian yang dianalisis menggunakan teori implementasi melalui beberapa dimensi antara lain pada dimensi Standar dan Tujuan Kebijakan sudah terdapat standar kerja yang jelas serta penetapan tujuan kebijakan berupa menekan prevalensi stunting, pada dimensi Sumber Daya mengungkapkan adanya keterbatasan sumber daya yang ada terutama sumber daya manusia yang masih kurang, pada dimensi Karakteristik Organisasi Pelaksana terlihat sudah terdapat tim yang dibentuk untuk penanganan stunting, pada dimensi Komunikasi Antar Organisasi sudah berjalan dengan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa Lembaga pemerintah yang belum berperan aktif dalam partisipasi langsung pada penanganan stunting, pada dimensi Kondisi Ekonomi,Sosial,dan Politik, terdapat kestabilan social namun kondisi ekonomi masih menjadi kendala mengingat taraf ekonomi Masyarakat sumbawa barat belum seluruhnya mencapai taraf Sejahtera, terakhir pada dimensi Kecendrungan Pelaksana pemerintah sudah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengatasi stunting di Kabupaten Sumbawa Barat. Kesimpulan: Secara keseluruhan, implementasi kebijakan penanganan stunting di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat sudah cukup baik, hal ini dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara karakteristik kebijakan, karakteristik pelaksana, komunikasi antar organisasi, kondisi lingkungan, dan disposisi pelaksana. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Penanganan Stunting, Kecamatan Taliwang, Peran Pemerintah.
650 # 4 $a Masalah Kurang Gizi
700 0 # $a Roslianah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24779
Content Unduh katalog