Cite This        Tampung        Export Record
Judul PERANAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN DALAM MENGATASI SAMPAH DI KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT / Muh. Shadiq Rif’at Sangkala
Pengarang Muh. Shadiq Rif’at Sangkala
Roslianah
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2023
Deskripsi Fisik 11
Subjek Pengelolaan sampah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Mamuju merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. Kabupaten Mamuju memiliki 11 kecamatan dengan beranekaragam suku. Pemerintah harus cepat tanggap dalam mengatasi persoalan yang timbul selama perkembangan Kabupaten Mamuju. Salah satunya adalah masalah lingkungan terkait masalah sampah. Undang – undang telah menetapkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Kebersihan Kabupaten Mamuju memiliki tanggungjawab untuk mengatasi masalah sampah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peranan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Kebersihan dalam mengatasi sampah di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi barat dan mengetahui hambatan dan dukungan serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaannya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Fokus dalam penelitian ini yaitu menggunakan teori Soerjono Soekanto dengan dimensi norma, konsep individu terhadap masyarakat sebagai organisasi, dan dimensi perilaku. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Peranan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Kebersihan Dalam Mengatasi Sampah belum sepenuhnya berjalan dengan baik, hal tersebut dalam prosesnya ditemukan hambatan yaitu sarana dan prasarana kurang memadai dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan meskipun ada faktor pendukungnya yaitu Kabupaten Mamuju merupakan daerah yang masih terbilang kecil, adapun upaya yang dilakukan yaitu dengan menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) pada tempat pembuangan sampah yang mendukung dan mendorong masyarakat memiliki disiplin yang tinggi untuk mengurangi masalah lingkungan serta mendukung proses penanganan sampah di Kabupaten Mamuju. Kesimpulan: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Kebersihan dalam menjalankan peranannya terhadap penanganan sampah belum maksimal, hal tersebut ditemukan beberapa kendala seperti kurang memadainya sarana dan prasarana dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan juga masih rendah
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14397

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06938/IPDN/2023 363.728 598 46 MUH p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001195240
005 20260413113233
035 # # $a 0010-0426000385
082 # # $a 363.728 598 46
084 # # $a 363.728 598 46 MUH p
100 0 # $a Muh. Shadiq Rif’at Sangkala
245 1 # $a PERANAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN DALAM MENGATASI SAMPAH DI KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT /$c Muh. Shadiq Rif’at Sangkala
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023
300 # # $a 11
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Mamuju merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. Kabupaten Mamuju memiliki 11 kecamatan dengan beranekaragam suku. Pemerintah harus cepat tanggap dalam mengatasi persoalan yang timbul selama perkembangan Kabupaten Mamuju. Salah satunya adalah masalah lingkungan terkait masalah sampah. Undang – undang telah menetapkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Kebersihan Kabupaten Mamuju memiliki tanggungjawab untuk mengatasi masalah sampah. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peranan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Kebersihan dalam mengatasi sampah di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi barat dan mengetahui hambatan dan dukungan serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaannya. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Fokus dalam penelitian ini yaitu menggunakan teori Soerjono Soekanto dengan dimensi norma, konsep individu terhadap masyarakat sebagai organisasi, dan dimensi perilaku. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Peranan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Kebersihan Dalam Mengatasi Sampah belum sepenuhnya berjalan dengan baik, hal tersebut dalam prosesnya ditemukan hambatan yaitu sarana dan prasarana kurang memadai dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan meskipun ada faktor pendukungnya yaitu Kabupaten Mamuju merupakan daerah yang masih terbilang kecil, adapun upaya yang dilakukan yaitu dengan menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) pada tempat pembuangan sampah yang mendukung dan mendorong masyarakat memiliki disiplin yang tinggi untuk mengurangi masalah lingkungan serta mendukung proses penanganan sampah di Kabupaten Mamuju. Kesimpulan: Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan dan Kebersihan dalam menjalankan peranannya terhadap penanganan sampah belum maksimal, hal tersebut ditemukan beberapa kendala seperti kurang memadainya sarana dan prasarana dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan juga masih rendah
650 # 4 $a Pengelolaan sampah
700 0 # $a Roslianah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14397
Content Unduh katalog