Cite This        Tampung        Export Record
Judul EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH / Alya Ayu Azaria
Pengarang Alya Ayu Azaria
Lambelanova, Rossy
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 13 :Ilus
Subjek Kebijakan Pengelolaan Sampah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan sampah di Kota Semarang masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan secara optimal. Meskipun kebijakan pengelolaan sampah telah dijalankan oleh pemerintah daerah, kenyataannya masih terjadi penumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap, mengganggu keindahan kota, merusak kelestarian lingkungan, serta membahayakan kesehatan masyarakat. Permasalahan ini diperparah oleh kurangnya pengelolaan yang baik dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan sampah di Kota Semarang dengan menilai implementasi kebijakan tersebut berdasarkan enam dimensi evaluasi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan enam dimensi evaluasi kebijakan menurut Dunn, hasil penelitian menunjukkan: (1) Efektivitas kebijakan cukup tercapai di tingkat pemerintah, namun kurangnya kesadaran masyarakat menghambat hasil yang optimal; (2) Efisiensi belum tercapai karena keterbatasan anggaran dan ketergantungan pada retribusi masyarakat; (3) Kecukupan belum memadai karena partisipasi aktif masyarakat masih rendah; (4) Responsivitas masyarakat masih beragam dan belum menunjukkan keterlibatan yang signifikan terhadap kebijakan yang diterapkan; (5) Ketepatan kebijakan sudah diarahkan melalui edukasi dan sosialisasi oleh DLH, namun implementasi di tingkat masyarakat masih lemah; (6) hanya pada dimensi pemerataan kebijakan dapat dikatakan berjalan cukup efektif. Kesimpulan: Pengelolaan sampah di Kota Semarang masih menghadapi tantangan signifikan dalam implementasinya. Diperlukan peningkatan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat serta optimalisasi sumber daya untuk menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan efektif. Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan; Pengelolaan Sampah; Partisipasi Masyarakat; Sosialisasi dan Edukasi; Kota Semarang.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24452

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00068/IPDN/2026 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001191938
005 20260117101549
035 # # $a 0010-0126000383
082 # # $a 363.728.598.26
084 # # $a 363.728.598.26 ALY e
100 0 # $a Alya Ayu Azaria
245 1 # $a EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH /$c Alya Ayu Azaria
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 13 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengelolaan sampah di Kota Semarang masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan secara optimal. Meskipun kebijakan pengelolaan sampah telah dijalankan oleh pemerintah daerah, kenyataannya masih terjadi penumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap, mengganggu keindahan kota, merusak kelestarian lingkungan, serta membahayakan kesehatan masyarakat. Permasalahan ini diperparah oleh kurangnya pengelolaan yang baik dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan sampah di Kota Semarang dengan menilai implementasi kebijakan tersebut berdasarkan enam dimensi evaluasi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan enam dimensi evaluasi kebijakan menurut Dunn, hasil penelitian menunjukkan: (1) Efektivitas kebijakan cukup tercapai di tingkat pemerintah, namun kurangnya kesadaran masyarakat menghambat hasil yang optimal; (2) Efisiensi belum tercapai karena keterbatasan anggaran dan ketergantungan pada retribusi masyarakat; (3) Kecukupan belum memadai karena partisipasi aktif masyarakat masih rendah; (4) Responsivitas masyarakat masih beragam dan belum menunjukkan keterlibatan yang signifikan terhadap kebijakan yang diterapkan; (5) Ketepatan kebijakan sudah diarahkan melalui edukasi dan sosialisasi oleh DLH, namun implementasi di tingkat masyarakat masih lemah; (6) hanya pada dimensi pemerataan kebijakan dapat dikatakan berjalan cukup efektif. Kesimpulan: Pengelolaan sampah di Kota Semarang masih menghadapi tantangan signifikan dalam implementasinya. Diperlukan peningkatan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat serta optimalisasi sumber daya untuk menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan efektif. Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan; Pengelolaan Sampah; Partisipasi Masyarakat; Sosialisasi dan Edukasi; Kota Semarang.
650 # 4 $a Kebijakan Pengelolaan Sampah
700 3 # $a Lambelanova, Rossy
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24452
Content Unduh katalog