
| Judul | EVALUASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAN PERBAIKAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARAT / Redi Herawan |
| Pengarang | Redi Herawan Lambelanova, Rossy |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 |
| Subjek | Teknik Jalan Raya |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Garut yang masih banyak mengalami kerusakan, meskipun telah menjadi prioritas kebijakan dengan dukungan anggaran dan perencanaan yang cukup besar, menunjukkan adanya kesenjangan antara perencanaan dan realisasi di lapangan yang berdampak pada terganggunya mobilitas, konektivitas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi lokal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta menelaah dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis evaluasi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta informan menggunakan teknik purposive sampling dari instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Garut, dan masyarakat dengan menggunakan teori evaluasi kebijakan yang dikemukakan oleh William N. Dunn (2003) dengan enam dimensi analisis: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peningkatan dalam kualitas jalan setiap tahunnya, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis yang sulit, serta koordinasi lintas sektor yang belum optimal. Kesimpulan: Pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut menunjukkan hasil yang belum optimal. Meskipun terdapat alokasi anggaran yang signifikan, banyak ruas jalan masih dalam kondisi kurang baik, terutama di daerah terpencil. Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Infrastruktur Jalan, Pembangunan Daerah |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24268 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07249/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192872 | ||
| 005 | 20260130020144 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001317 |
| 082 | # | # | $a 625.759 824 41 |
| 084 | # | # | $a 625.759 824 41 RED e |
| 100 | 0 | # | $a Redi Herawan |
| 245 | 1 | # | $a EVALUASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAN PERBAIKAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KABUPATEN GARUT PROVINSI JAWA BARAT /$c Redi Herawan |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Garut yang masih banyak mengalami kerusakan, meskipun telah menjadi prioritas kebijakan dengan dukungan anggaran dan perencanaan yang cukup besar, menunjukkan adanya kesenjangan antara perencanaan dan realisasi di lapangan yang berdampak pada terganggunya mobilitas, konektivitas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi lokal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta menelaah dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis evaluasi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta informan menggunakan teknik purposive sampling dari instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Garut, dan masyarakat dengan menggunakan teori evaluasi kebijakan yang dikemukakan oleh William N. Dunn (2003) dengan enam dimensi analisis: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peningkatan dalam kualitas jalan setiap tahunnya, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis yang sulit, serta koordinasi lintas sektor yang belum optimal. Kesimpulan: Pelaksanaan kebijakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut menunjukkan hasil yang belum optimal. Meskipun terdapat alokasi anggaran yang signifikan, banyak ruas jalan masih dalam kondisi kurang baik, terutama di daerah terpencil. Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Infrastruktur Jalan, Pembangunan Daerah |
| 650 | # | 4 | $a Teknik Jalan Raya |
| 700 | 3 | # | $a Lambelanova, Rossy |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24268 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :