Cite This        Tampung        Export Record
Judul PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAPUR SEHAT ATASI STUNTING DALAM PEMENUHAN GIZI SEIMBANG DI KOTA PAGARALAM PROVINSI SUMATERA SELATAN / Azura Vajri Utami
Pengarang Azura Vajri Utami
Achmad Nur Sutikno
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 13
Subjek Masalah Kurang Gizi
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Salah satu tantangan dalam pembangunan manusia yang harus diselesaikan oleh pemerintah hingga saat ini adalah masalah stunting. Stunting memiliki keterkaitan yang erat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), karena dampaknya yang luas terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di Kota Pagaralam Provinsi Sumatera Selatan. Kenaikan drastis prevalensi stunting sebesar 100% menjadi acuan penulis dalam pelaksanaan penelitian ini. Dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan, penelitian ini dilakukan guna mencegah dan menangani stunting hingga saat ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) sebagai upaya pemenuhan gizi seimbang kepada Masyarakat di Kota Pagaralam. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih dengan alasan, metode kualitatif mampu menjelaskan dengan rinci menganai topik utama penelitian yang dibahas, sehingga hasil akhirnya dapat dimengerti oleh semua pihak sebagai bahan evaluasi dimasa yang akan datang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumen. dan observasi langsung. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah teori pemberdayaan masyarakat menurut Zubaedi tahun 2013. Adapun Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 15 informan. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Adapun penelitian ini menggunakan instrument penelitian Tunggal yaitu penulis itu sendiri. Hasil/Temuan: Temuan penelitian yang dianalisis menggunakan teori pemberdayaan ini menegaskan bahwa pada dimensi People centered diketahui bahwa pemerintah sudah berperan dengan baik melalui kegiatan pemberdayaan Masyarakat, pada dimensi participatory diketahui bahwa hasil penelitian menunjukkan adanya partisipasi Masyarakat secara aktif melalui program DASHAT dan juga pihak pemerintah dalam hal ini sebagai fasilitator aktif dalam membantu keberhasilan program ini, pada dimensi ketiga terkait dengan Empowering dan Sustainable diketahui bahwa program ini masih belum ada tanda tanda keberlanjutan artinya orientasi hasil hanya dilakukan satu waktu saja meskipun demikan terdapat perubahan ditengah Masyarakat meskipun perubahan tersebut masih bersifat minoritas artinya masih sedikit Masyarakat yang sadar untuk ikut terlibat dalam kegiatan ini. Kesimpulan: Secara umum Pemberdayaan masyarakat melalui program DASHAT di kota Pagaralam telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan konsep pemberdayaan oleh Zubaedi Kata Kunci: Stunting; DASHAT; Pemberdayaan Masyarakat.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24704

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07257/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192880
005 20260130031823
035 # # $a 0010-0126001325
082 # # $a 363.859 816 121
084 # # $a 363.859 816 121 AZU p
100 0 # $a Azura Vajri Utami
245 1 # $a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAPUR SEHAT ATASI STUNTING DALAM PEMENUHAN GIZI SEIMBANG DI KOTA PAGARALAM PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Azura Vajri Utami
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 13
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Salah satu tantangan dalam pembangunan manusia yang harus diselesaikan oleh pemerintah hingga saat ini adalah masalah stunting. Stunting memiliki keterkaitan yang erat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), karena dampaknya yang luas terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di Kota Pagaralam Provinsi Sumatera Selatan. Kenaikan drastis prevalensi stunting sebesar 100% menjadi acuan penulis dalam pelaksanaan penelitian ini. Dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan, penelitian ini dilakukan guna mencegah dan menangani stunting hingga saat ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) sebagai upaya pemenuhan gizi seimbang kepada Masyarakat di Kota Pagaralam. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode ini dipilih dengan alasan, metode kualitatif mampu menjelaskan dengan rinci menganai topik utama penelitian yang dibahas, sehingga hasil akhirnya dapat dimengerti oleh semua pihak sebagai bahan evaluasi dimasa yang akan datang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumen. dan observasi langsung. Teori utama yang dipakai untuk menganalisis topik ini adalah teori pemberdayaan masyarakat menurut Zubaedi tahun 2013. Adapun Infoman yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 15 informan. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan juga penarikan kesimpulan serta verifikasi. Adapun penelitian ini menggunakan instrument penelitian Tunggal yaitu penulis itu sendiri. Hasil/Temuan: Temuan penelitian yang dianalisis menggunakan teori pemberdayaan ini menegaskan bahwa pada dimensi People centered diketahui bahwa pemerintah sudah berperan dengan baik melalui kegiatan pemberdayaan Masyarakat, pada dimensi participatory diketahui bahwa hasil penelitian menunjukkan adanya partisipasi Masyarakat secara aktif melalui program DASHAT dan juga pihak pemerintah dalam hal ini sebagai fasilitator aktif dalam membantu keberhasilan program ini, pada dimensi ketiga terkait dengan Empowering dan Sustainable diketahui bahwa program ini masih belum ada tanda tanda keberlanjutan artinya orientasi hasil hanya dilakukan satu waktu saja meskipun demikan terdapat perubahan ditengah Masyarakat meskipun perubahan tersebut masih bersifat minoritas artinya masih sedikit Masyarakat yang sadar untuk ikut terlibat dalam kegiatan ini. Kesimpulan: Secara umum Pemberdayaan masyarakat melalui program DASHAT di kota Pagaralam telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan konsep pemberdayaan oleh Zubaedi Kata Kunci: Stunting; DASHAT; Pemberdayaan Masyarakat.
650 # 4 $a Masalah Kurang Gizi
700 0 # $a Achmad Nur Sutikno
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24704
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
PARTISIPASI DAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) PUBLIK DI KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT : PENELITIAN KELOMPOK / JULIATINI PRIHATINI, M.Si BUDIDAYA TERPADU PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN : MODUL PELATIHAN PERTANIAN / Ir. ACHMAD NUR SUTIKNO, M.Si EFEKTIVITAS PROGRAM RELOKASI PASAR DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEDAGANG DI PASAR BAUNTUNG KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / NOVIANA MADANI WIBOWO IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT DAYA / Tenau, Agnes Sisilia COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING DI DESA PACING KECAMATAN PADAS KABUPATEN NGAWI PROVINSI JAWA TIMUR / Daffa Fadila Satriatama Show More