
| Judul | PENGEMBANGAN EKOWISATA NYARAI BERBASIS COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) OLEH DINAS PARIWISATA PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN PADANG PARIAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT : - / Muhammad Ivan Rifqoh Nashif |
| Pengarang | Muhammad Ivan Rifqoh Nashif Achmad Nur Sutikno |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 8 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Kepariwisataan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Potensi sumber daya alam yang melimpah harus dimanfaatkan dengan maksimal. Konsep ekowisata merupakan pemanfaatan alam sebagai objek untuk kunjungan wisatawan yang menitik beratkan pada pelestarian lingkungan. Permasalahan yang ditemukan adalah perihal kurangnya minat wisatawan berkunjung ke Ekowisata dibandingkan dengan jenis wisata lainnya yang terdapat di Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan: untuk meningkatkan potensial sumber daya serta memperbaiki situasi dan kondisi terkait kesejahteraan masyarakat Nagari Salibutan Kabupaten Padang Pariaman dengan melakukan pengembangan ekowisata yang dilakukan oleh pemerintah untuk membenah dan meningkatkan kualitas objek wisata tersebut. Metode: Teori yang digunakan yaitu Teori pengembangan Community Based Tourism (CBT) oleh Suansri (2003) sebagai dasar dalam pengembangan ekowisata Suansri menetapkan atas 5 aspek yaitu ekonomi, sosial, budaya, lingkungan dan politik namu dalam penelitian ini penulis hanya mengambil 4 aspek yang dirasa tepat dan cocok untuk Lokasi penelitian yaitu aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptifdan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawncara dan dokumentasi. Teknik menentukan informan menggunakan purposive sampling dan accidental sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan ekowisata yang dilakukan oleh pemerintah sudah berjalan dengan baik seperti membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakatn beberapa kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakatan sekitar lokasi wisata. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang terlah penulis lakukan di Dinas Pariwisat Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman dapat ditarik Kesimpulan bahwa pelaksanaan pengembangan ekowisata di ekowisata Nyarai sudah berjalan dengan cukup baik. dari 4 dimensi yang diamati yaitu aspek ekonomi, sosial, budaya dan politik sudah berjalan dengan cukup baik terlihat dari perubahan prilaku sosial dan ekonomi masyarakat yang dulunya berkebun dan bertani beralih menjadi pemandu wisata dan pengelola wisata. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19756 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04906/IPDN/2024 | 910.598 135 MUH p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193603 | ||
| 005 | 20260206123622 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000687 |
| 082 | # | # | $a 910.598 135 |
| 084 | # | # | $a 910.598 135 MUH p |
| 100 | 0 | # | $a Muhammad Ivan Rifqoh Nashif |
| 245 | 1 | # | $a PENGEMBANGAN EKOWISATA NYARAI BERBASIS COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) OLEH DINAS PARIWISATA PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN PADANG PARIAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT : $b - /$c Muhammad Ivan Rifqoh Nashif |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 8 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Potensi sumber daya alam yang melimpah harus dimanfaatkan dengan maksimal. Konsep ekowisata merupakan pemanfaatan alam sebagai objek untuk kunjungan wisatawan yang menitik beratkan pada pelestarian lingkungan. Permasalahan yang ditemukan adalah perihal kurangnya minat wisatawan berkunjung ke Ekowisata dibandingkan dengan jenis wisata lainnya yang terdapat di Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan: untuk meningkatkan potensial sumber daya serta memperbaiki situasi dan kondisi terkait kesejahteraan masyarakat Nagari Salibutan Kabupaten Padang Pariaman dengan melakukan pengembangan ekowisata yang dilakukan oleh pemerintah untuk membenah dan meningkatkan kualitas objek wisata tersebut. Metode: Teori yang digunakan yaitu Teori pengembangan Community Based Tourism (CBT) oleh Suansri (2003) sebagai dasar dalam pengembangan ekowisata Suansri menetapkan atas 5 aspek yaitu ekonomi, sosial, budaya, lingkungan dan politik namu dalam penelitian ini penulis hanya mengambil 4 aspek yang dirasa tepat dan cocok untuk Lokasi penelitian yaitu aspek ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptifdan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawncara dan dokumentasi. Teknik menentukan informan menggunakan purposive sampling dan accidental sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan ekowisata yang dilakukan oleh pemerintah sudah berjalan dengan baik seperti membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakatn beberapa kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakatan sekitar lokasi wisata. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang terlah penulis lakukan di Dinas Pariwisat Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman dapat ditarik Kesimpulan bahwa pelaksanaan pengembangan ekowisata di ekowisata Nyarai sudah berjalan dengan cukup baik. dari 4 dimensi yang diamati yaitu aspek ekonomi, sosial, budaya dan politik sudah berjalan dengan cukup baik terlihat dari perubahan prilaku sosial dan ekonomi masyarakat yang dulunya berkebun dan bertani beralih menjadi pemandu wisata dan pengelola wisata. |
| 600 | # | 4 | $a Kepariwisataan |
| 700 | 0 | # | $a Achmad Nur Sutikno |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19756 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :