Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BONO OLEH DINAS PARIWISATA, PEMUDA, DAN OLAHRAGA DI KABUPATEN PELALAWAN PROVINSI RIAU : - / Bayu Dzal Aidi
Pengarang Bayu Dzal Aidi
Tjut Syiariah
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 13 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek pariwisata kepariwisataan
Abstrak Permasalahan (GAP): Objek wisata bono memiliki fenomena alam yang sangat langka yaitu adanya gelombang bono di tengah sungai yang dapat dinikmati peselancar dan dapat dikembangkan untuk menarik banyak wisatawan, namun Objek Wisata Bono memiliki beberapa permasalahan yang harus diselesaikan seperti,akses jalan yang masih rusak, belum adanya transportasi umum, kurangnya pendanaan, dan kerap hancurnya bangunan akibat dari abrasi dan guncangan akibat gelombang Bono. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan objek wisata Bono oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pelalawan untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana pengembangan Objek Wisata Bono oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga di Kabupaten pelalawan, apa saja faktor pendukung dan penghambat pengembangan Objek Wisata Bono, serta apa upaya Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pelalawan dalam mengatasi hambatan yang ada. Metode: Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data dengan metode pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Pengembangan Objek Wisata Bono oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga di Kabupaten Pelalawan telah diimplementasikan dan mengalami beberapa hambatan yang signifikan mempengaruhi keberhasilan Pengembangan Objek Wisata Bono. Kesimpulan: Hambatan tersebut diatasi dengan upaya mendorong pembangunan infrastruktur jalan, mendorong peran swasta melalui investasi maupun usaha langsung, serta mendorong peran masyarakat dalam kegiatan pariwisata dan pembangunan.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19729

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04737/IPDN/2024 910.598 141 21 BAY p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193385
005 20260205021146
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000469
082 # # $a 910.598 141 21
084 # # $a 910.598 141 21 BAY p
100 0 # $a Bayu Dzal Aidi
245 1 # $a PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BONO OLEH DINAS PARIWISATA, PEMUDA, DAN OLAHRAGA DI KABUPATEN PELALAWAN PROVINSI RIAU : $b - /$c Bayu Dzal Aidi
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 13 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Permasalahan (GAP): Objek wisata bono memiliki fenomena alam yang sangat langka yaitu adanya gelombang bono di tengah sungai yang dapat dinikmati peselancar dan dapat dikembangkan untuk menarik banyak wisatawan, namun Objek Wisata Bono memiliki beberapa permasalahan yang harus diselesaikan seperti,akses jalan yang masih rusak, belum adanya transportasi umum, kurangnya pendanaan, dan kerap hancurnya bangunan akibat dari abrasi dan guncangan akibat gelombang Bono. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan objek wisata Bono oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pelalawan untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana pengembangan Objek Wisata Bono oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga di Kabupaten pelalawan, apa saja faktor pendukung dan penghambat pengembangan Objek Wisata Bono, serta apa upaya Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pelalawan dalam mengatasi hambatan yang ada. Metode: Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik analisis data dengan metode pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Pengembangan Objek Wisata Bono oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga di Kabupaten Pelalawan telah diimplementasikan dan mengalami beberapa hambatan yang signifikan mempengaruhi keberhasilan Pengembangan Objek Wisata Bono. Kesimpulan: Hambatan tersebut diatasi dengan upaya mendorong pembangunan infrastruktur jalan, mendorong peran swasta melalui investasi maupun usaha langsung, serta mendorong peran masyarakat dalam kegiatan pariwisata dan pembangunan.
650 # 4 $a pariwisata kepariwisataan
700 0 # $a Tjut Syiariah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19729
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
PARTISIPASI DAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) PUBLIK DI KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT : PENELITIAN KELOMPOK / JULIATINI PRIHATINI, M.Si PELAKSANAAN PELAYANAN PENERAPAN KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK (E-KTP) DALAM TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KECAMATAN WARUNG KONDANG KABUPATEN CIANJUR : PENELITIAN KELOMPOK / SYAHRUL JOHAN, M.Si SOCIAL STUDIES THE INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL SCIENCES January 2016 Volume 41 Number 1 / TIJOSS UPAYA DINAS SOSIAL DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA : - / Immanuel Hamonangan Marpaung PENGEMBANGAN DESAWISATA BERBASIS EKOWISATA DI DESA SANI SANI OLEH DINAS PARIWISATA KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA : - / Muhammad Nisham Ashar Show More